SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Di wilayah Kabupaten Bojonegoro sudah memasuki musim hujan. Pemerintah pusat sudah meminta pemerintah daerah untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi.
Pada beberapa kejadian, telah ada orang tenggelam di sungai, waduk atau pun embung yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto pun memberikan imbauannya.
Ia meminta masyarakat yang bertempat di bantaran sungai, sekitaran waduk atau embung agar berhati-hati beraktivitas di perairan. Sedangkan untuk pihak sekolah diharapakannya memberikan pemahaman dan edukasi kepada seluruh siswa terkait risiko dan bahaya berkegiatan di perairan.
Demikian juga kepada para orang tua agar memantau kegiatan anaknya.
“Selalu pantau dan batasi kegiatan putra putri yang bersinggungan langsung dengan perairan,” ungkap Adriyanto, Selasa (23/1).
Ia pun mengimbau bagi pengelola penyeberangan sungai Bengawan Solo agar menyediakan pelampung. Sedangkan bagi masyarakat yang mengetahui atau melihat bencana diminta segera menginformasikan ke BPBD Kabupaten Bojonegoro melalui nomor (0353) 887811 atau 08113356444.
“Mari bersama sama menjaga kesehatan serta keselamatan pribadi, keluarga dan lingkungan,” pintanya. (ST10)





