• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Tingkat Kegemaran Membaca di Surabaya Tertinggi Se-Jawa Timur

by Redaksi
Jumat, 19 Januari 2024
Salah satu perpustakaan yang dikelola Pemkot Surabaya. Tingkat Kegemaran Membaca warga Surabaya di tahun 2023 sebesar 80,3 poin dan merupakan yang tertinggi dibanding kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Salah satu perpustakaan yang dikelola Pemkot Surabaya. Tingkat Kegemaran Membaca warga Surabaya di tahun 2023 sebesar 80,3 poin dan merupakan yang tertinggi dibanding kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kegemaran membaca atau minat baca bagi warga Kota Pahlawan. Alhasil, Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) tahun 2023 di Surabaya tertinggi se-kabupaten/kota di Jawa Timur.

 

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Kepala Dispusip Surabaya Mia Santi Dewi menjelaskan berdasarkan survei yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur, Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) warga Surabaya di tahun 2023 tertinggi dibanding kabupaten dan kota di Jawa Timur. Nilai TGM Surabaya tahun 2023 sebesar 80,3 poin, satu-satunya kota yang dinilai masuk kategori TGM “Sangat Tinggi”.

“Ini menunjukkan bahwa berbagai upaya yang sudah kita lakukan untuk terus meningkatkan minat baca dan kegemaran membaca warga berhasil,” kata Mia di Balai Kota Surabaya, Kamis (18/1/2024).

Selain itu, survei dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur itu juga menunjukkan bahwa durasi membaca atau lama waktu yang dihabiskan untuk membaca setiap harinya, Surabaya lagi-lagi berada pada level “sangat tinggi”, yaitu kurang lebih 3 jam. Padahal, rata-rata membaca warga Jawa Timur hanya di kisaran 1 jam hingga 1 jam 59 menit.

BACA JUGA:  Usai Libur Lebaran, Dinkes Surabaya Gencarkan Swab dan Vaksin Hunter

“Artinya di sini, tingkat durasi membaca warga Surabaya sudah di atas rata-rata,” kata dia.

Minat baca warga Surabaya di perpustakaan masuk kategori sangat tinggi. Dalam sekali kedatangan, pengunjung bisa menghabiskan waktu di ruang baca sampai tiga jam.

Menurut Mia, sejumlah fasilitas yang biasanya dimanfaatkan warga Surabaya untuk membaca adalah perpustakaan, Taman Baca Masyarakat (TBM) dan mobil keliling atau perpustakaan keliling. Tak heran jika tingkat kunjungan ke perpustakaan dan TBM itu selalu tinggi setiap bulannya.

“Kunjungan tertinggi pada tahun 2023 pada bulan Maret, angkanya mencapai 84.882 pengunjung. Sedangkan total pengunjung selama tahun 2023 sebanyak 824.790 pengunjung. Angka ini tentunya sesuai dengan TGM dan durasi membaca yang tertinggi di Jawa Timur,” tegasnya.

Mia juga menjelaskan berbagai strategi untuk meningkatkan minat baca masyarakat yang dilakukan sejak anak usia dini. Salah satunya adalah dengan Wisata Buku. Program ini mengenalkan perpustakaan ke anak-anak dengan image baru.

Lewat dua perpustakaan yang dikelola pemkot, yaitu Perpustakaan di Balai Pemuda dan Perpustakaan di Rungkut Asri Tengah, anak-anak bisa mengakses berbagai kegiatan menarik, mulai dari mendapatkan informasi, pendidikan, hingga wisata ini sekaligus. “Kalau ngomong perpustakaan, nggak hanya membayangkan rak buku. Namun kita juga kemas dalam Edutainment,” kata Mia.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Jadi Pionir Dekarbonisasi Bangunan Bersama Proyek SETI
Perpustakaan di Surabaya dikonsep tidak sekadar mengisi waktu luang, namun juga menarik, sehingga perpustakaan memiliki daya tarik bagi pengunjung.

Dengan berkonsep menarik, aktivitas di perpustakaan bukan sekadar mengisi waktu luang, namun menjadi tujuan utama anak-anak. Misalnya ketika pulang sekolah, anak-anak punya tujuan utama ke perpustakaan.

“Mengajak datang ke perpustakaan menjadi bagian awal untuk mengenalkan buku kepada anak. Kalau anak-anak sudah menjadikan perpustakaan sebagai tujuannya, baru setelah itu kita upayakan mereka semakin gemar membaca,” ujarnya.

Layaknya tempat wisata, pada siswa usia dini diajak untuk bermain sambil belajar. Misalnya anak TK, dibuatkan kartu perpustakaan. “Jadi, mereka datang, tap kartu. Di perpustakaan, mereka juga kami belajar sambil ice breaking,” katanya.

Selain Perpustakaan, masyarakat Surabaya juga bisa mengakses buku di Taman Baca Masyarakat (TBM) dan pojok baca yang ada di balai RW, kelurahan, dan spot lainnya. Di Surabaya, sudah ada sekitar 500 TBM dan 400 pojok baca yang juga bisa menjadi jujugan mencari buku menarik.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Gandeng Perguruan Tinggi Deteksi Pohon Rawan Tumbang

“Jenis buku yang paling banyak diminati adalah buku cerita hingga informatika sederhana. Bukunya dari kita (Pemkot). Setiap 3 bulan, ada sirkulasi buku. Kita sesuaikan dengan buku yang paling diminati,” katanya.

Saat ini, Dispusip ingin meningkatkan minat baca buku di TBM. Strateginya, menyiapkan berbagai kegiatan di TBM. “Tidak hanya menjadi tempat buku. Ini sudah kami lakukan,” katanya.

Bukan sekadar membaca, anak juga diajak belajar menulis. Artinya, ini tingkatkan pelayanannya. Di sana ada kelas numerik, membantu membahas PR, kelas fotografi, hingga belajar mendongeng. “Bahkan, beberapa ada yang belajar menulis buku,” kata Mia.

Dari hasil tulisan para anak, dikumpulkan dalam satu buku. Ada beberapa antologi cerpen yang dihasilkan dari anak di TBM. Juga ada kompetensi mendongeng. “Mereka bisa tampil mendongeng dan lomba antar kecamatan, sehingga semakin menarik minat mereka untuk terus gemar membaca,” pungkasnya. (ADV-ST01)

Tags: Dinas Perpustakaan dan KearsipanPemkot SurabayaPerpustakaanTingkat Kegemaran Membaca
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono

Komisi B DPRD Surabaya Dukung Satpol PP Tindak Tegas RHU Bandel Jual Mihol Saat Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In