• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 1 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Arumi Bachsin Ajak Masyarakat Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting

by Redaksi
Jumat, 24 November 2023
Arumi Bachsin di sela sosialisasi Gemarikan Untuk Anak-anak Usia Sekolah dan Sosialisasi Pengembangan Produk Bernilai Tambah Untuk Peningkatan Gizi Keluarga di Pendopo Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan.

Arumi Bachsin di sela sosialisasi Gemarikan Untuk Anak-anak Usia Sekolah dan Sosialisasi Pengembangan Produk Bernilai Tambah Untuk Peningkatan Gizi Keluarga di Pendopo Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan.

SURABAYATODAY.ID, PASURUAN – Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Elestianto Dardak mengajak masyarakat agar memperbanyak mengkonsumsi ikan. Sebab ikan mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan untuk mencegah terjadinya stunting.

“Dengan konsumsi pangan yang berkualitas diharapkan mampu menjawab permasalahan gizi yang menjadi perhatian pemerintah saat ini yakni stunting. Yang mana merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita atau anak-anak akibat kekurangan gizi kronis,” katanya , Kamis (23/11).

Hal ini disampaikannya saat membuka secara resmi sosialisasi Gemarikan Untuk Anak-anak Usia Sekolah dan Sosialisasi Pengembangan Produk Bernilai Tambah Untuk Peningkatan Gizi Keluarga di Pendopo Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan.

Terkait dengan stunting tersebut, Arumi menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan prevalensi (jumlah keseluruhan) stunting turun 14 persen pada tahun 2024. Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2014 berada pada angka 37 persen dan berhasil di tekan hingga mencapai angka 27,6 persen di tahun 2019.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Segera Terbitkan Perwali Pembatasan Kantong Plastik di Pasar

Karena itu, menurutnya perlu upaya perubahan perilaku konsumsi masyarakat agar mengkonsumsi sumber makanan yang beragam dan kaya akan kandungan gizi. Salah satunya mengkonsumsi ikan.

“Melalui perbaikan pola konsumsi pangan masyarakat menjadi lebih beragam, bergizi, seimbang dan aman baik jenis pangan sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang menjadikan kualitas gizi lebih,” ungkapnya.

“Penelitian membuktikan bahwa satu minggu minimal empat kali mengkonsumsi ikan, dimana ikan merupakan salah satu protein hewani untuk melengkapi protein hewani yang lainnya, kalau anak ingin punya pertumbuhan yang bagus dan lengkap kandungan gizinya harus dikombinasi dengan protein ikan,” imbuhnya.

BACA JUGA:  BMKG Keluarkan Peringatan Banjir Rob, Pemkot Surabaya Sudah Siapkan Langkah Ini

Selain itu, Arumi yang juga sebagai ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur ini mengatakan penganekaragaman konsumsi pangan merupakan salah satu upaya yang terus dilakukan untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

“Perlu dilakukan sosialisasi ragam produk dan pola konsumsi pangan sehat kepada masyarakat, menumbuhkan kesadaran terhadap pengan beragam, bergizi, seimbang dan aman,” tuturnya.

“Serta mendorong kreativitas masyarakat dalam memilih, menentukan, menyusun dan menciptakan menu beragam sesuai potensi sumberdaya lokal yang ada,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Forikan Kabupaten Pasuruan yang sekaligus Pj Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Luhur Ngudi Setyaningrum Andriyanto berharap kegiatan yang dilaksanakan ini bisa meningkatkan program kegiatan Forikan khususnya di Kabupaten Pasuruan.

BACA JUGA:  Cegah Kanker Payudara Melalui Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat

“Semoga kegiatan ini menjadi sarana komunikasi dan silaturahim dalam rangka meningkatkan program kegiatan Forikan di Kabupaten Pasuruan,” katanya.

“Angka konsumsi ikan Kabupaten Pasuruan terjadi peningkatan, dimana di tahun 2021 sebesar 47,75 kg per kapita/per tahun, dan meningkat tajam di tahun 2022 yaitu sebesar 56,4 kg per kapita/per tahun,” imbuhnya.

Diakhir, Arumi dan luhur andriyanto beserta seluruh peserta melihat secara langsung prosesi olahan ikan nila yang diolah menjadi olahan bakso ikan dan steak ikan. (ST02)

Tags: Arumi BachsinForikan JatimStunting
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Keliling Kota Pakai Motor, Wali Kota Eri dan Forkopimda Pastikan Malam Tahun Baru 2026 di Surabaya Kondusif

Kamis, 1 Januari 2026

Ratusan Proyek Drainase Rampung di 2025

Rabu, 31 Desember 2025

Pemkot Surabaya Hadirkan Ragam Pertunjukan Seni Budaya Gratis untuk Warga

Rabu, 31 Desember 2025

Tidak Ada Kembang Api di Pergantian Tahun 2026

Rabu, 31 Desember 2025

Berita Terkini

Keliling Kota Pakai Motor, Wali Kota Eri dan Forkopimda Pastikan Malam Tahun Baru 2026 di Surabaya Kondusif

Kamis, 1 Januari 2026

Ratusan Proyek Drainase Rampung di 2025

Rabu, 31 Desember 2025

Pemkot Surabaya Hadirkan Ragam Pertunjukan Seni Budaya Gratis untuk Warga

Rabu, 31 Desember 2025

Tidak Ada Kembang Api di Pergantian Tahun 2026

Rabu, 31 Desember 2025

Gubernur Khofifah, Wagub Emil Dardak dan Habib Syech serta Ribuan Masyarakat Larut dalam Sholawat dan Do’a Bersama di Penghujung 2025, Sambut Tahun 2026

Rabu, 31 Desember 2025
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In