• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wagub Emil Sebut Kota Sebagai Katalis Pertumbuhan Ekonomi

by Redaksi
Selasa, 31 Oktober 2023
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menjadi pembicara pada talkshow acara Puncak Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menjadi pembicara pada talkshow acara Puncak Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia.

SURABAYATODAY.ID, JAKARTA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menjadi pembicara pada talkshow acara puncak Hari Habitat Dunia (HHD) dan Hari Kota Dunia (HKD) tahun 2023 di Auditorium Kementerian PUPR Jakarta, Senin (30/10) malam.

Pada Talkshow tersebut, Wagub Emil selaku Presiden The Eastern Regional Organisation for Planning and Housing (EAROPH) bersama pakar ekonomi Gita Wirjawan dan Plt. Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Tri Dewi Virgiyanti mewakili Menteri PPN/Bappenas membahas tema ‘Ekonomi Perkotaan Yang Tangguh Menuju Pemukiman Berkelanjutan Untuk Semua’.

Menurut Emil, narasi kota yang dibangun akan menjadi sebuah pemicu pertumbuhan ekonominya. Dimana kota harus menjadi suatu katalis yang mampu memberikan pertumbuhan ekonomi.
“Jadi memang narasi dari kota itu apa, itu yang akan menentukan dan memicu pertumbuhan ekonomi atau tidak. Kota seyogyanya itu bisa menjadi katalis dari inovasi, katalis dari value added. Tapi sebaliknya kota bisa menjadi sumber kemiskinan kalau narasinya salah,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Surabaya Punya Tugu Lansia di Balongsari

Ia juga menjelaskan adanya aglomerasi dan multiplier effect dalam konsep Kota, dimana ketahanan sebuah kota ditentukan oleh pertumbuhan ekonominya. “Selalu ada kegiatan yang menjadi jangkar, bagaimana kota itu survive, maka ada kota-kota kemudian mati, saat jangkarnya juga mati,” katanya.

Selain itu, Emil juga mengatakan bagaimana terjadinya migrasi dari pedesaan ke keperkotaan tanpa disertai kemampuan yang cukup dan peluang pekerjaan yang sedikit, akan berakibat stagnasi perekonomian sebuah kota. “Banyak sekali terjadi dari desa langsung ke kota dengan harapan mencari pekerjaan. Kalau misalnya dia datang tidak dengan skill yang memadai, kemudian dia tidak mendapatkan pekerjaan yang layak, dia kemudian tidak bisa mendongkrak peluang ekonomi di kota itu,” tuturnya.

BACA JUGA:  Pertumbuhan Ekonomi Surabaya Tembus 5,24 Persen

Mantan bupati Trenggalek ini berharap ke depan akan ada perubahan pola pikir yang harus dibenahi dalam berperilaku pada kehidupan sehari-hari. Karena menurutnya itu akan berdampak pada rencana sukses yang telah diprogramkan.

Sementara itu, dari sisi pakar ekonomi Gita Wirjawan berkaitan dengan mimpi kota tangguh tersebut. Ia mengatakan satu hal yang menurutnya paling penting adalah berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM) dan kepastian hukum.

“Untuk membuahkan kota tangguh kedepan, ya kita harus bulat, mengenai penyikapan terkait human capital atau SDM kita. Kalau kita tidak menyikapi ini, sulit bagi kita mengaktualisasikan mimpi untuk membuahkan kota tangguh dan yang tidak kalah penting juga adalah kepastian hukum,” terangnya.

BACA JUGA:  Emil Dilantik dan Dikukuhkan sebagai Ketum MES PW Jatim

Sedangkan dari sisi perencanaan sendiri, Tri Dewi Virgiyanti mengatakan pembangunan infrastruktur menjadi sesuatu yang mendasar dalam menjadikan perekonomian kota menjadi tangguh.

“Hal mendasar dari sebuah kota agar functional dengan baik, layak huni, menyenangkan, nyaman dan orang bisa berproduktivitas dengan tinggi adalah infrastruktur dasar, dan itu menjadi kebutuhan dasar,” tandasnya. (ST01)

Tags: Hari Habitat DuniaHari Kota DuniaPertumbuhan EkonomiWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In