• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Tampil di Ajang Indonesia International Modest Fashion Festival, Batik Surabaya Makin Mendunia

by Redaksi
Senin, 30 Oktober 2023
Batik Surabaya yang diperagakan model ditampilkan dalam ajang Indonesia International Modest Fashion Festival di Jakarta.

Batik Surabaya yang diperagakan model ditampilkan dalam ajang Indonesia International Modest Fashion Festival di Jakarta.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Enam motif batik Kota Surabaya sukses dibawakan dalam Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) yang dihelat di Jakarta Convention Center (JCC). Keenam motif batik tersebut, dibawakan oleh 10 model dalam runway IN2MF yang dihelat pada Sabtu (28/10) malam.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya, Rini Indriyani bersama desainer Gita Orlin, hadir langsung dalam IN2MF di Jakarta ini. Keduanya juga turut tampil di atas runway bersama dengan 10 model yang memakai desain baju batik Surabaya.

“Alhamdulillah acara IN2MF berjalan lancar. Desain-desain dari Mbak Gita menggunakan batik Surabaya luar biasa, keren banget. Dan ternyata banyak yang suka dengan desainnya, suka dengan batiknya, sehingga batik Surabaya menjadi naik kelas,” kata Rini Indriyani, Senin (30/10).

BACA JUGA:  Enam Motif Batik Khas Surabaya Dipamerkan dalam Spontanz Festival in Collaboration with Batik Surabaya

Rini mengajak seluruh pembatik dan para desainer Surabaya untuk terus membangkitkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Termasuk pula mengenalkan batik khas Kota Pahlawan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

“Ayo kita bangkitkan UMKM Surabaya, kita bangkitkan batik Surabaya, kita kenalkan batik Surabaya kepada seluruh dunia, kepada seluruh Indonesia, bahwa batik Surabaya adalah batik yang keren,” kata Bunda Rini, panggilan lekatnya.

Melalui ajang IN2MF tersebut, ia juga berharap dapat menjadi awal yang baik untuk mengangkat batik Surabaya lebih naik kelas. Bahkan, kata dia, beberapa desainer nasional dan internasional juga mengakui jika batik Surabaya tidak kalah menarik dengan yang lain.

BACA JUGA:  Libatkan 154 UMKM, Dekranasda Surabaya Siap Gelar Pameran Virtual

“Ternyata batik Surabaya itu ketika dikemas oleh desainer yang luar biasa, menjadi lebih berkelas. Jadi batik Surabaya bisa naik kelas,” katanya.

Selain itu, Rini juga mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dekranasda akan terus berkomitmen mempromosikan batik Kota Pahlawan. Salah satu upaya tersebut yakni dengan berencana mengadakan event fashion seperti IN2MF pada tahun 2024.

Karenanya, Bunda Rini juga mendorong para pembatik di Kota Surabaya agar bisa lebih berinovasi dan mengembangkan desain batik. Dengan demikian, model batik Surabaya ini diharapkan lebih bervariasi dan tentu akan memiliki daya jual yang tinggi.

BACA JUGA:  Wapres Ma'ruf Amin Inginkan Pengembangan Ekonomi Biru Libatkan  Pelaku Usaha dan Akademisi

Sementara itu, Gita Orlin menilai bahwa enam batik khas Surabaya memiliki motif yang unik. Keenam batik itu adalah Abhi Boyo, Gembili Wonokromo, Remo Suroboyoan, Sparkling, Kembang Bungur dan Kintir-kintiran.

“Itu semua yang membikin saya termotivasi untuk bikin bagaimana caranya motif-motif batik Surabaya yang unik-unik itu bisa menjadi lebih fashionable,” katanya.

Ia mengaku ingin mendesain batik Surabaya agar bisa dipakai semua kalangan, baik muda maupun tua. Karenanya, dalam IN2MF kali ini, ia mendesain batik Surabaya dengan konsep yang berbeda. “Jadi batik itu bisa lebih modis, jadinya lebih keren dan juga elegant dan makin glamour tentunya,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Batik SurabayaDekranasdaIndonesia International Modest Fashion Festival
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In