• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Pemkot Surabaya Gandeng Alumni Senior Kedokteran Unair Bahas Target Zero Stunting

by Redaksi
Sabtu, 28 Oktober 2023
Temu Wicara yang digelar ASFKUA di Puskesmas Sawah Pulo, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir Surabaya.

Temu Wicara yang digelar ASFKUA di Puskesmas Sawah Pulo, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan berbagai upaya untuk mencapai target zero stunting. Upaya tersebut salah satunya dilakukan dengan menggandeng berbagai instansi, stakeholder, maupun para akademisi.

Salah satu upaya itu seperti yang telah ditunjukkan oleh Kecamatan Semampir Surabaya. Kecamatan yang berada wilayah Surabaya utara ini, menggandeng Alumni Senior Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (ASFKUA) dalam upaya penanganan stunting.

Hal tersebut diimplementasi dalam acara bertajuk Temu Wicara yang digelar ASFKUA di Puskesmas Sawah Pulo, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir Surabaya. Sabtu (28/10). Temu Wicara tersebut sekaligus menjadi forum diskusi dan evaluasi terkait penanganan stunting di wilayah Semampir.

Camat Semampir Kota Surabaya, M Yunus menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap kegiatan Temu Wicara yang diinisiasi ASFKUA. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ajang diskusi positif dalam upaya penanganan stunting.

“Di saat usia tidak muda lagi, tapi beliau-beliau mengambil peran aktif untuk bersama-sama memikirkan masalah-masalah masyarakat terkait stunting ini,” kata M Yunus di sela kegiatan Temu Wicara.

BACA JUGA:  Kinerja Camat-Lurah Dipantau Lewat CCTV

Yunus memandang bahwa berbagai masukan dari para Alumni Senior Kedokteran Unair ini sangat luar biasa. Khususnya masukan-masukan terkait dengan upaya penanganan stunting. Terlebih, kata dia, ASFKUA sendiri terdiri dari berbagai dokter dan profesor yang sarat akan pengalaman.

“Tadi disampaikan yang hadir di sini rata-rata pernah menjadi Kepala Puskesmas di Semampir. Sehingga saya yakin nantinya dari diskusi ini pasti akan ada hal-hal positif yang kita bisa ambil, sehingga target zero stunting dengan waktu relatif singkat ini mudah-mudahan bisa kita wujudkan,” ujarnya.

Mantan Camat Sawahan Kota Surabaya ini juga memaparkan kondisi stunting di wilayah Kecamatan Semampir. Ia menyebut, bahwa sejak awal memimpin pada Oktober 2022, stunting di Semampir mencapai 87 anak. Kasus stunting tersebut terus ditekan hingga turun menjadi 77 anak pada awal tahun 2023.

“Saya Oktober 2022 masuk sini (Semampir) ada 87 kasus stunting. Kemudian awal tahun 2023 turun menjadi 77 stunting. Kita terus bergerak bersama stakeholder yang ada di lapangan dan alhamdulillah setiap bulan ada penurunan, sehingga sekarang tinggal 35 kasus,” paparnya.

BACA JUGA:  Jelang Idul Adha 1443 H, Pemkot Surabaya Intens Monitoring Hewan Ternak di Perbatasan Kota

Ia juga menjabarkan bahwa dari 35 kasus stunting tersebut, 11 di antaranya merupakan penyakit bawaan. Karenanya, target zero stunting tentu tidak bisa sepenuhnya dilakukan. “Karena yang 11 anak ini memiliki penyakit bawaan. Namun yang sisanya ini kami pastikan terus berupaya untuk menekan agar Desember 2023 bisa zero stunting,” jelasnya.

Di samping itu, Yunus menyatakan bahwa setiap bulan pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap penanganan stunting. Evaluasi ini sekaligus untuk menyempurnakan kekurangan terhadap upaya penanganan stunting di wilayah Semampir.

“Setiap bulan kita terus kumpul, mengevaluasi apa yang mesti kita lakukan. Kemudian kekurangan apa saja yang harus kita lakukan dan kita perkuat. Tadi juga disampaikan bahwa yang paling penting adalah pendampingan, karena stunting ini ada beberapa faktor dan salah satunya ekonomi,” bebernya.

BACA JUGA:  Lima Kepala Daerah Fashion Show Batik di Karnaval Nang Tunjungan Surabaya

Berkaitan dengan faktor ekonomi, Yunus menyampaikan, bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terus berupaya melalui program padat karya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Upaya tersebut diiringi dengan pola asuh dan program penanganan stunting lainnya seperti Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan pemberian makanan tambahan.

“Jadi semua cara terus kami lakukan di lapangan agar supaya zero stunting di Semampir khususnya, dan di Surabaya ini bisa terwujud dengan cepat,” kata Yunus.

Meski demikian, Yunus mengakui bahwa upaya pemkot dalam mencapai target zero stunting tidak mungkin bisa dilakukan tanpa ada keterlibatan stakeholder dan masyarakat. Makanya, ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat langsung maupun tidak dalam upaya penanganan stunting di Surabaya.

“Kalau kita tidak bersama-sama tidak mungkin bisa kita wujudkan zero stunting itu. Tapi ketika kita bisa bersama-sama, dengan niat bulat, ikhlas, saya yakin Allah kasih jalan dan kita bisa selesaikan semuanya,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Fakultas KedokteranPemkot SurabayaUnairZero Stunting
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In