• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Di Peringatan Hari Santri 2023, Wali Kota Eri Cahyadi Berkomitmen Kembangkan Pondok Pesantren di Surabaya

by Redaksi
Minggu, 22 Oktober 2023

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama istrinya Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani, menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2023 di Tugu Pahlawan, Minggu (22/10). Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi bersama istrinya Rini Indriyani tampak serasi mengenakan busana muslim serba putih.

Upacara Peringatan Hari Santri 2023 yang pertama kali digelar di Kota Surabaya ini, juga dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo bersama Ibu Negara Indonesia Iriana Joko Widodo. Tak hanya Presiden Joko Widodo beserta istri, ada pula Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf, dan para kyai serta ulama di seluruh Indonesia, khususnya Jatim.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Jadi Pionir Dekarbonisasi Bangunan Bersama Proyek SETI

Eri Cahyadi mengatakan, Kota Surabaya dan santri tak bisa dilepaskan satu sama lain. Karena dalam pembangunan kota ini, sejak zaman dahulu juga melibatkan santri yang ada di Kota Surabaya.

“Jiwa Surabaya itu adalah jiwa santri. Karena itu lah selalu saya katakan dimana-mana, kalau Surabaya itu tidak bisa dilepaskan dari kata santri. Hari ini kita lihat sudah mulai terasa keguyubannya, ketenangannya, karena itu kita bangun terus,” katanya.

Wali Kota Eri sedikit menceritakan sejarah perjuangan para kyai dan santri di Kota Pahlawan. Kala itu, kantor PBNU pertama kali ada di Jalan Bubutan Gang VI, yang sekarang menjadi kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU). Pada saat itu, para kyai dan santri berkumpul di kantor tersebut untuk merencanakan strategi perlawanan kepada penjajah.

BACA JUGA:  Industri Mobil Listrik Jadi Peluang Baru Berdayakan Talenta Jatim

Dia menjelaskan, kala itu negara sedang genting mempertahankan kemerdekaan dari serbuan penjajah, “Resolusi Jihad” pun dicetuskan oleh kya Hasyim Asy’ari bersama para kyai dan santri pada 22 Oktober 1945 di Kota Surabaya. Berawal dari itulah, sehingga pada hari ini diperingati sebagai Hari Santri Nasional.

“Itu kantor PBNU pertama kali, berarti kyaine kumpul nang endi (kyainya berkumpul di mana), pada waktu perang? Ya di kantor PCNU itu. Maka, waktunya kita mengembalikan Kota Surabaya sebagai kota santri, tidak dilihat dari jumlah pondoknya akan tetapi dilihat dari jumlah umatnya, setiap manusia memiliki jiwa santri di Surabaya,” paparnya.

BACA JUGA:  Bersalawat Bersama Habib Syech, Gubernur Khofifah Optimis Jatim Bangkit

Di peringatan Hari Santri Nasional 2023, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Surabaya akan memberikan beasiswa kepada para santri yang ada di pondok maupun sekolah-sekolah. Dia menerangkan, pemkot bersama Baznas Kota Surabaya nantinya juga akan membantu untuk pengembangan pondok pesantren di Kota Surabaya.

“Kota ini tidak bisa lepas dari digitalisasi dan modernisasi. Akan tetapi, nanti bagaimana digitalisasi dan modernisasi ini digerakkan namun tetap ada batasan, kaidah, dan jiwa-jiwa santri,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Eri CahyadiHari SantriPondok Pesantren
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Berita Terkini

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In