• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Kepala BRIN Sebut Kebun Raya Mangrove Surabaya Paling Unik dan Terbaik Se-Indonesia

by Redaksi
Rabu, 26 Juli 2023
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Kebun Raya Mangrove Surabaya telah diresmikan Rabu 26 Juli 2023 atau bertepatan pada Peringatan Hari Raya Mangrove Internasional. Kebun raya yang memiliki luas total 34 hektar tersebut, diresmikan oleh Megawati Soekarnoputri, Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI).

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko, mengatakan bahwa Kebun Raya Mangrove Surabaya bisa dibilang terunik di antara 45 kebun raya yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

“Ini salah satu yang menurut saya dikelola dengan sangat-sangat baik dan konsisten. Karena tidak semua pemerintah daerah berhasil mengelola secara konsisten,” kata Laksana Tri Handoko.

Ia juga menjelaskan, bahwa sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2019, BRIN berkewajiban untuk membina dan membuat penetapan status kebun raya yang telah diusulkan oleh pemerintah daerah.

“Ini (Kebun Raya Mangrove Surabaya) salah satu yang bisa saya sampaikan yang terbaik. Jadi selamat untuk warga Surabaya, kita ikut bangga,” ujar Handoko, sapaan lekatnya.

BACA JUGA:  Pj Gubernur Jatim Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Peduli Penyiaran

Menurutnya, penetapan Kebun Raya Mangrove Surabaya ini telah melalui sejumlah tahapan panjang. Yakni, sejak dimulai pada tahun 2017 atau ketika masih dipimpin Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

“Singkatnya kami menerima surat Bu Risma yang pertama 2017 itu dan baru 2018 ada surat penetapan lokasi. Kemudian ini berlanjut sampai setelah pandemi itu, baru sekarang akhirnya kami dapat mengeluarkan penetapan,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Kebun Raya Mangrove Surabaya memiliki 57 koleksi yang sudah diidentifikasi. Namun dari 57 koleksi itu, yang sudah diregistrasi secara resmi jumlahnya ada 17 spesies.

“Jadi kita masih ada PR (pekerjaan rumah) Pak Wali. Jadi kami akan terus siap untuk membina dan mendampingi Kebun Raya Mangrove ini,” jelasnya.

Sebagaimana yang sudah diamanatkan dalam Perpres, Handoko menyatakan, bahwa kebun raya menjadi pusat konservasi eksitu atau pelestarian di luar habitat aslinya. Selain itu juga sebagai konservasi insitu untuk berbagai biodiversitas atau keanekaragaman hayati.

BACA JUGA:  Hari Mangrove Sedunia, Ayo Masifkan Tanam dan Lestarikan Mangrove

“Jadi kebun raya ini merupakan satu-satunya, kalau bisa dibilang tools (alat) kita untuk menjaga biodiversitas kita. Karena Indonesia itu pemilik biodiversitas terbesar di dunia, kalau darat dan laut. Kalau darat saja itu nomor dua setelah Brasil,” sebutnya.

Di samping itu, ia menuturkan, bahwa BRIN tidak hanya sekadar melakukan konservasi. Namun saat ini pihaknya juga sudah menyiapkan untuk bagaimana memanfaatkan biodiversitas itu menjadi obat, pangan hingga berbagai teknologi canggih.

“Itu yang sudah kami siapkan, dan waktu itu sudah dikunjungi juga oleh Ibu Megawati bulan lalu di Cibinong. Jadi itu akan menjadi sentra pusat-pusat bagaimana kita bisa memanfaatkan biodiversitas yang ada, termasuk nanti yang dari mangrove ini dengan segala macam biota flora dan fauna yang ada di dalamnya,” tuturnya.

BACA JUGA:  Megawati Resmikan Kebun Raya Mangrove Surabaya

Bahkan, Handoko menyatakan, jika tidak menutup kemungkinan Kebun Raya Mangrove Surabaya terdapat mikroba yang dapat menjadi obat cancer. Pasalnya, kata dia, tim riset dari BRIN sebelumnya juga pernah menemukan mikroba di teluk Jakarta.

“Itu berpotensi menjadi obat cancer colon, misalnya. Jadi hal-hal seperti ini yang tidak boleh kita lupakan. Jadi kebun raya tidak hanya untuk mengkonservasi, tapi akan menjadi soko guru perekonomian berbasis ekonomi kreatif, berbasis riset Indonesia ke depan,” tegasnya.

Ia memastikan bahwa BRIN berkomitmen untuk terus mendampingi kebun raya di seluruh Indonesia. Baik itu kebun raya yang dikelola langsung oleh BRIN, maupun pemerintah daerah.

“Semoga ke depan Kota Surabaya dan arek-arek Surabaya dapat terus konsisten melakukan pemeliharaan dan terus mengupgrade kebun raya mangrove ini. Sehingga bisa kemudian disinergikan dengan BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) yang sekarang sedang berproses dan insyaallah akan segera terbentuk,” pungkasnya. (ST01)

Tags: BRINHari Mangrove SeduniaKebun Raya Mangrove Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In