SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menutup rangkaian Safari Ramadan 1444 H dengan menyantuni 500 anak yatim dan menyalurkan zakat produktif untuk 50 pelaku usaha ultra mikro di Ponpes At Tanwir Bojonegoro, Kamis (20/4). Safari yang dilaksanakan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim tersebut merupakan rangkaian yang ke-13.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dan Forkopimda Bojonegoro. Dalam kesempatan tersebut juga turut dilakukan penyerahan zakat produktif berupa bantuan usaha senilai Rp 500 ribu dan paket sembako bagi pelaku usaha ultra mikro.
“Sebulan penuh kami rutin berkeliling di Jatim memberikan santunan anak yatim dan mengunjungi nasjid yang memiliki sejarah perjuangan dakwah Islam. Termasuk bersapa melalui penyaluran zakat produktif bagi pelaku usaha ultra mikro,” kata Khofifah.
“Kita membawa pesan bahwa zakat yang disampaikan kepada seseorang yang membayar zakat (Muzzaki) bisa diterima dengan baik oleh para golongan yang berhak menerima zakat (Mustahik) lewat zakat produktif ini,” imbuhnya.
Di hadapan para anak yatim piatu dan para pelaku usaha ultra mikro di Kabupaten Bojonegoro ini, Gubernur Khofifah menutup kegiatan Safari Ramadan dengan mengajak segenap hadirin melantunkan bersalawat.
“Salawat ini menjadi bentuk syukur kita kepada Allah SWT. Mugi-mugi salawat ini mengantarkan kita menuju syafaat Rasulullah SAW dan mengantarkan kita menuju surganya Allah SWT,” katanya.
Kepada para anak yatim dan piatu, secara khusus Khofifah berpesan untuk tidak takut memiliki cita-cita yang tinggi. Tidak hanya itu, kepada para penerima Zakat produktif, Gubernur Khofifah berharap agar zakat produktif ini bisa membawa manfaat barokah dan menjadi tambahan modal usaha. Selain itu, ia juga berharap para pelaku usaha ultra mikro dapat terjerat dari bujuk rayu rentenir. (ST02)





