• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Harsiarnas ke-90, Khofifah Ajak Insan Penyiaran Berikan Informasi Berkualitas untuk Jaga Kondusifitas di Tahun Politik

by Redaksi
Sabtu, 1 April 2023
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong seluruh insan industri penyiaran untuk bersatu padu memberikan informasi yang berkualitas, valid, serta menyejukkan guna menjaga suasana kondusif dan damai jelang penyelenggaraan Pemilu 2024. Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah di Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-90 yang diperingati setiap 1 April.

Pesan yang disampaikan Gubernur Khofifah juga sejalan dengan tema Harsiarnas tahun ini yaitu “Siaran Sehat Pemilu Bermartabat”. “Di tahun politik jelang Pemilu 2024, mari kita menjaga suasana yang kondusif dengan menyiarkan informasi berkualitas, menyejukkan dan menghindarkan potensi terjadinya konflik dan perpecahan. Sebab Pemilu yang bermartabat sangat dipengaruhi oleh kualitas siaran dan informasi yang sehat,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Realisasi Investasi Jatim Triwulan I/2023 Capai Rp 30 Trilliun

Lebih lanjut mantan Menteri Sosial ini menyebutkan bahwa Harsiarnas menjadi sebuah momen penting untuk mengenang peran penting penyiaran dalam kehidupan sosial, budaya, dan politik di Indonesia.

Melalui penyiaran, masyarakat mendapatkan informasi, hiburan, dan edukasi yang penting dan berkualitas untuk membangun negara yang lebih baik. Terlebih saat ini media penyiaran sudah sangat bervariatif. Tidak hanya lewat radio tapi juga televisi bahkan lewat media digital yang bermacam-macam dan lebih canggih.

“Artinya akses informasi sudah semakin mudah dijangkau oleh masyarakat dengan media yang bervariasi. Setiap orang dapat dengan cepat memperoleh informasi. Bahkan setiap orang kini juga mudah memproduksi informasi dan menyebarluaskannya,” katanya.

Khofifah menambahkan, hal ini lantas juga membuat masyarakat kelimpahan informasi. Untuk itu ia mengajak semua insan penyiaran menjaga kualitas dan substansi informasi yang diberikan sekaligus untuk memerangi hoax. Ini penting, sebab dengan adanya media sosial, masyarakat  mudah terprovokasi berita hoax. Untuk itu, para pelaku industri penyiaran harus menjadi rujukan yang benar dan mencerahkan bagi masyarakat di tahun politik jelang Pemilu 2024.

BACA JUGA:  Tiga Inovasi Pemkot Surabaya Raih Penghargaan di Ajang Inotek Award Jawa Timur 2024

“Berikan informasi yang bukan hanya terbuka, transparan san akuntabel. Tapi juga bertanggung jawab. Sehingga situasi kondusif dan terukur bisa kita jaga bersama,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, penetapan Harsiarnas dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9 Tahun 2019 tentang Hari Penyiaran Nasional. Deklarasi pertama Harsiarnas dilakukan pada tanggal 1 April 2010 di Surakarta, Jawa Tengah.

Dipilihnya tanggal 1 April karena pada 1 April 1933 berdiri Lembaga Penyiaran Radio milik pribumi pertama (bangsa Indonesia) di Solo yaitu Solosche Radio Vereeniging (SRV) yang diprakasai oleh KGPAA Mangkunegoro VII.

BACA JUGA:  Pertumbuhan Ekonomi Surabaya Luar Biasa, 12 Koperasi Dapat Penghargaan

Awalnya, sejarah penyiaran di Indonesia dimulai pada pada tahun 1927. Yaitu sejak Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Sri Mangkoenegoro VII yang menerima hadiah dari seorang Belanda berupa pesawat radio penerima.

Kemudian pada 1 April 1933 berdiri sebuah lembaga penyiaran radio pertama milik Indonesia di Kota Solo bernama Solosche Radio Vereeniging (SRV) yang didirikan Sri Mangkoenegoro VII. Tanggal berdirinya SRV ini kemudian dijadikan oleh para pencentus Harsiarnas sebagai hari lahirnya penyiaran nasional. (ST02)

Tags: Gubernur KhofifahHarsiarnasPemilu 2024Tahun Politik
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In