SURABAYATODAY. ID, BOJONEGORO – Pemerintah Desa Sumberoto, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro melakukan pembenahan infrastuktur, berupa perbaikan jalan poros antar desa. Perbaikan dengan cara pengaspalan ini diharapkan untuk lebih bisa menunjang transportasi warga.
Kepala Desa Sumberoto Dadang Andrik Kuswono mengatakan, bahwa pembenahan infrastruktur jalan berupa aspal hot mix kali ini menggunakan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun 2021. Pengaspalan tersebut dengan panjang 900 meter dan lebar 3,5 meter di Dusun Sumberoto meliputi RT 2, 3, 4, 6 dan 7.
“Kami sudah menyelesaikan pengaspalan jalan poros antar desa untuk tahap pertama tahun 2021 dan tahap kedua di bulan September tahun 2022. Saat ini manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat karena jalannya sudah nglenyer,” ungkapnya.
Menurut dia, pengaspalan jalan poros desa cukup penting, untuk menunjang transportasi, meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga. Namun ia menjelaskan sebelum melakukan perbaikan, Pemdes Sumberoto melaksanakan musyawarah dengan masyarakat terlebih dulu.
“Untuk jalan poros antar Desa Pohwates, Balongdowo serta Turigede sudah diajukan peningkatan rigit beton dan semoga segera di realisasikan oleh Pemkab. Jadi kesepakatan bersama pada musyawarah dengan warga, lokasi pengaspalan mulai dari perbatasan Desa Karangdinoyo menuju ke Desa Ngemplak,” ujarnya.
Kades tiga periode itu menuturkan, pengaspalan jalan yang anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten Bojonegoro ini dirasa sangat penting, karena merupakan kebutuhan orang banyak. Dirinya berharap bisa melanjutkan pengaspalan karena masih ada sekitar 1,5 kiloeter lagi jalan poros yang perlu diperbaiki.
“Semoga nanti bisa dapat BKKD lagi sehingga bisa melanjutkan pengaspalan sampai ke Desa Ngemplak yang saat ini masih berupa paving,” pintanya.
Warga Desa Sumberoto, Achmad merasakan dari tahun ke tahun, desanya mengalami peningkatan sarana dan prasarana. Seperti jalan yang dulunya berlubang dan banyak genangan di saat musim hujan kini sudah mulus.
“Saat ini lalu lintas untuk pertanian warga sudah lancar,” katanya. (ST10)





