SURABAYATODAY. ID, BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah meresmikan gedung baru Bojonegoro Creative Hub di Jalan Pemuda 34. Dengan arsitektur kekinian dan beragam fasilitas, BCH bakal menjadi pusat kreativitas warga Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dalam arahannya mengatakan, ini adalah rumah bagi seluruh para pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) Bojonegoro. Selain itu, juga merupakan rumah untuk bertukar pikiran, menuangkan ide, rumah kongkow ataupun hangout.
“Orang seni itu akan keluar ide seninya biasanya pada saat malam (suasana sunyi) “dan benar ini nanti akan terbuka dan bagi pelaku Ekraf selama 25 jam,” kata Bupati Anna.
Lebih lanjut, Bupati Anna sangat bahagia, karena bisa meresmikan gedung BCH kedua kalinya. Karena gedung yang dulu dianggap kurang representatif, maka diubah lagi agar lebih representatif.
Ia pun mengajak untuk saling berkolaborasi antara kreator, pelaku seni dan generasi milenial. “Mudah-mudahan dengan adanya sarana yang baru ini bisa menjadi motivasi para pelaku Ekraf untuk terus berkreasi, dan berkarya. Berkolaborasi bersama elemen-elemen/stakeholder yang ada di Bojonegoro,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Budiyanto mengungkapkan, arsitektur dan design interior gedung BCH merupakan karya asli anak-anak Bojonegoro, dengan gaya model Scandinavian. Bangunan yang minimalis namun tetap kelihatan megah dan nyaman untuk berkreasi.
Gedung baru BCH memang disengaja didesign tanpa kamar tidur. “Karena gedung ini memang ditujukan untuk berkarya dan berkreasi, bukan istirahat atau tidur,” ungkapnya.
Untuk diketahui, gedung baru BCH ini memiliki dua lantai, pada lantai satu terdiri dari, minibar, basement, mini kitchen, gudang, ruang tamu, musala beserta tempat wudhu dan tempat parkir. Sementara di lantai dua terdapat, auditorium, monitoring room dan balkon. Sedangkan, di ruang belakang tempat studio musik, radio dan televisi.
Dia menambahkan, dalam peresmian ini mengundang sejumlah 150 orang pelaku Ekraf) yang terdiri dari, 17 sub-sektor Ekraf, Komite Ekraf, Hipmi, artis, pelaku seni, pelaku musik dan radio di Bojonegoro, BEM, Osis SMA, Kange Yune Bojonegoro, dan generasi milenial Bojonegoro. (ST10)





