• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wagub Emil Minta Penanganan Climate Change Dimulai Sejak Dini

by Redaksi
Kamis, 2 Maret 2023
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Masyarakat akan menjadi yang paling terdampak saat membicarakan isu perubahan iklim atau climate change. Jika selama ini banyak pihak berpikir bahwa perubahan iklim hanya sekadar isu yang didiskusikan kaum intelektual. Padahal, perubahan iklim membawa efek langsung bagi kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Di masyarakat kita, masih banyak yang mengira kalau climate change itu isu akademis, isu internasional. Mereka tidak sadar kalau sebenarnya merekalah yang paling terdampak climate change,” ujar Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak.

Hal itu disampaikannya saat membuka Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) Panel Discussion di Hotel Grand Dafam, Surabaya, Kamis (2/3).

Emil menyebut, banyak sekali aspek yang akan langsung mengubah kualitas hidup warga jika perubahan iklim terus terjadi secara signifikan. Seperti kontaminasi air akibat bercampur air laut di kawasan pesisir ataupun maraknya hunian yang rawan terkena bencana.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Lepas Ekspor Senilai USD 1,46 Juta ke Empat Negara

“Selain itu, hujan sekarang ini turun untuk jangka waktu yang pendek namun dengan debit air yang lebih tinggi. Untuk daerah dengan daya serap kecil seperti perkotaan yang trennya adalah pembetonan, peluang banjir jadi lebih tinggi,” jelasnya.

Untuk itu, Emil mengapresiasi diskusi panel Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) Panel Discussion yang diadakan oleh United Cities and Local Government Asia Pacific (UCLG Aspac) dan didukung oleh Uni Eropa. Diskusi tersebut diharapkan dapatmenghasilkan solusi dan sumbangsih pemikiran terhadap isu yang ada, utamanya climate change.

“Saya juga berharap diskusi dengan pakar-pakar luar negeri ini bisa melihat dari berbagai macam perspektif. Termasuk dari kacamata kepala daerah atau politisi. Ini penting untuk menentukan kenapa secara akademis suatu gagasan itu bagus, tapi tidak bisa dijalankan,” lanjut Emil.

BACA JUGA:  Tanam 5.750 Bibit Mangrove dan 50 Bibit Cemara Udang, Gubernur Khofifah Terus Gaungkan Sedekah Oksigen

Lebih jauh, mantan bupati Trenggalek itu menyarankan, gerakan penanganan climate change ini harus dimulai sejak dini. Itu artinya, intervensi sebaiknya dilakukan pada anak-anak usia sekolah.

“Salah satu yang bisa dipertimbangkan adalah kurikulum pendidikan yang ada di depan mata. Kaitannya bukan hanya bagaimana kita menyikapi climate change, tapi juga bagaimana kita bertahan atau mencegah,” imbuhnya.

“Jadi apa yang diajarkan di sekolah, diharapkan dapat berdampak ke rumah. Seperti mematikan listrik di ruangan yang sedang tidak dipakai, hal-hal sederhana semacam itu. Kalau 13,5 juta rumah di Jawa Timur punya pandangan yang sama, bayangkan dampaknya pada penghematan listrik,” tutup Emil.

BACA JUGA:  Tekan Angka Pernikahan Dini? Ini Strategi Preventif Gubernur Khofifah

Sementara itu, Sekretaris Jenderal UCLG Aspac Bernadia Irawati Tjandradewi mengatakan, isu iklim ini merupakan isu yang sudah sangat mendesak. Di mana, Indonesia sebagai negara kepulauan, memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap krisis iklim.

“Di setiap tempat, ada perubahan iklim yang kita rasakan. Mulai dari tingginya air laut dan curah hujan yang menyebabkan banjir. Bahkan, data dari BMKG tahun 2022 menyebutkan, bencana hidrometeorologi lain akibat perubahan iklim di Indonesia mencapai hampir lebih dari 95 persen,” ujarnya.

Dirinya menerangkan, perkotaan menyumbang hampir 2/3 polutan energi dunia yang menjadi sumber dari 70 persen emisi. “Itulah mengapa, kota-kota di Indonesia dan seluruh dunia perlu melakukan aksi yang nyata,” tuturnya. (ST02)

Tags: Climate ChangeClimate Resilient and Inclusive CitiesDiskusi PanelWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In