• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Posyandu Prima Dijadikan Percontohan Nasional

by Redaksi
Kamis, 16 Februari 2023

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Kota Surabaya menjadi pilot projek percontohan nasional dalam percepatan penurunan stunting. Wilayah yang dijadikan percontohan adalah, Kelurahan Pagesangan, Jambangan dan Kebonsari di Kecamatan Jambangan.

Camat Jambangan, Ahmad Yardo Wifaqo mengatakan, wilayahnya kali ini kedatangan tamu dari World Bank, Asisten Deputi Penanggulangan Kemiskinan Sekretariat Wakil Presiden RI, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Yardo mengungkapkan, yang akan dijadikan percontohan adalah program Posyandu Prima. Program posyandu prima yang digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya itu, diharapkan ke depannya bisa dijadikan motivasi dalam pengentasan balita stunting.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua unsur yang terlibat di wilayah Kecamatan Jambangan. Kami harapkan (Posyandu Prima) ini tidak hanya dilakukan di Kota Surabaya, tapi juga di daerah lain,” kata Yardo, Kamis (16/2).

BACA JUGA:  Risma: Hargai Perbedaan, Mari Lawan Kemiskinan

Ia menyatakan, di akhir tahun 2021 menjelang awal 2022 terdapat 23 balita stunting di wilayah Kecamatan Jambangan. Namun, jumlah itu tak bertahan lama, pada Februari 2023 hanya tersisa 10 balita stunting di wilayah kerjanya.

Agar 10 balita tersebut segera lolos stunting, strategi yang dilakukan antara lain, melakukan pembibitan ikan lele dan penanaman sayur. Sesuai arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, ia bersama jajarannya juga melakukan kerjasama dengan berbagai instansi, dalam percepatan penurunan balita stunting.

“Alhamdulilah ada beberapa CSR dari perusahaan yang memberikan bantuan berupa barang maupun uang, kemudian diberikan langsung kepada penerima manfaat. Selain itu, kami juga menerima bantuan berupa bibit ikan lele, yang diolah oleh ibu-ibu, untuk dijadikan abon, dan disalurkan kepada balita stunting,” papar Yardo.

Sementara itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Kebonsari, Reyner Meilaksana Sumbung menerangkan, salah satu strategi dalam penanganan stunting di wilayah Kecamatan Jambangan, bukan hanya Posyandu Prima, namun juga ada inovasi Posyandu Asik.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Salurkan BLT DBHCT kepada 3.745 Buruh Pabrik Rokok

Di dalam Posyandu Asik, terdapat komunitas ibu-ibu yang anaknya mengalami stunting. Menurut Reyner, di dalam komunitas itu ibu-ibu tersebut, pemkot melalui puskesmas memberikan penyuluhan serta motivasi terkait penanganan stunting.

“Karena penanganan stunting bukan proses mudah, sehingga kami juga harus memberikan motivasi agar orang tua semangat memberikan asupan makanan kepada anaknya. Sehingga bisa terbebas dari stunting,” ujarnya.

Asisten Deputi Penanggulangan Kemiskinan Sekretariat Wapres, Abdul Muis dalam kunjungannya menyampaikan, program inovasi Posyandu Prima adalah layanan konvergensi dan intervensi stunting terbaik. Muis berharap, program inovasi Pemkot Surabaya itu, dapat diterapkan di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Muis, program yang dijalan oleh Pemkot Surabaya sejalan dengan perintah Presiden RI Joko Widodo. Seperti halnya pendidikan anak usia dini, penyediaan air minum, penambahan fasilitas kesehatan, dan sebagainya.

BACA JUGA:  Kapan Revitalisasi Taman Remaja Surabaya? Ini Jawabannya

“Layanan terpadu di Posyandu Prima inilah yang dijadikan contoh dan sekarang dikembangakn oleh Kemenkes. Karena komitmen, perencanaan, dan anggarannya ada, bahkan dengan sistem pemerintahanya yang sudah elektronik, ini sesuai perintah Pak Presiden. Dan itu sudah diterapkan di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Jambangan,” ungkap Muis.

Ke depannya, imbuh Muis, Posyandu Prima akan dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Bappenas dan didukung oleh World Bank. Tujuannya, adalah untuk percepatan penurunan angka stunting di Indonesia, khususnya Kota Surabaya.

“Ini merupakan sebuah potensi untuk percepatan stunting. Kita saat ini bersama Kemenkes sedang merancang, bagaimana Posyandu Prima bisa diterapkan di lapangan, dan diperkuat secara elektronik untuk percepatan stunting,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Pemkot SurabayaPercontohan NasionalPosyandu Prima
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Respon Cepat Video Perundungan Viral, Pemkot Surabaya Berikan Pendampingan Psikologis Intensif Bagi Korban dan Terduga Pelaku

Sabtu, 31 Januari 2026
Peluncuran Program Talenta Digital Jatim Mendunia dalam Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Bersama Menkomdigi Meutya Hafid Luncurkan Program Talenta Digital Jatim Mendunia

Sabtu, 31 Januari 2026
Foto dokumentasi proses daftar ulang beasiswa mahasiswa tangguh.

Penataan Kebijakan Beasiswa Pemuda Tangguh Tuai Apresiasi dari Kalangan Mahasiswa

Jumat, 30 Januari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Perbaiki Sistem Parkir, Wali Kota Eri: Untuk Transparansi dan Kenyamanan Pengguna Jasa Parkir

Jumat, 30 Januari 2026

Berita Terkini

Respon Cepat Video Perundungan Viral, Pemkot Surabaya Berikan Pendampingan Psikologis Intensif Bagi Korban dan Terduga Pelaku

Sabtu, 31 Januari 2026
Peluncuran Program Talenta Digital Jatim Mendunia dalam Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Bersama Menkomdigi Meutya Hafid Luncurkan Program Talenta Digital Jatim Mendunia

Sabtu, 31 Januari 2026
Foto dokumentasi proses daftar ulang beasiswa mahasiswa tangguh.

Penataan Kebijakan Beasiswa Pemuda Tangguh Tuai Apresiasi dari Kalangan Mahasiswa

Jumat, 30 Januari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Perbaiki Sistem Parkir, Wali Kota Eri: Untuk Transparansi dan Kenyamanan Pengguna Jasa Parkir

Jumat, 30 Januari 2026
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Wibowo

Lebih dari 500 Petugas Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Jumat, 30 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In