• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Kukuhkan Paguyuban Masyarakat Jawa Timur di Sumatera Selatan, Khofifah Semai Semangat Guyub dan Rukun

by Redaksi
Minggu, 8 Januari 2023
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di sela pengukuhan Paguyuban Masyarakat Jatim Provinsi Sumatera Selatan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di sela pengukuhan Paguyuban Masyarakat Jatim Provinsi Sumatera Selatan.

SURABAYATODAY.ID, PALEMBANG – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan 60 orang yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat (Pama) Jatim Provinsi Sumatera Selatan masa bakti 2022-2026 di kantor Gubernur Griya Agung, Kota Palembang, pada Sabtu, (7/1) malam.

Berdasarkan pada Surat Keterangan Nomor: 001/SKEP/Pama Jatim/VIII/2022 yang dikeluarkan pada Agustus 2022, secara khusus Gubernur Khofifah melantik KH Amiruddin Nahrawi sebagai Ketua Umum paguyuban Jawa Timur di Provinsi Sumatera Selatan.

Khofifah menyampaikan  pelantikan pengurus paguyuban  ini merupakan pertemuan antara Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya yang menjadi kekuatan besar untuk membangun Nusantara.

“Nusa itu artinya pulau dan antara adalah pulau bagian terluar. Maka Mahapatih Gajah Mada bertekad dan menguatkan untuk mempersatukan pulau-pulau terluar hingga disebutlah nusantara,” ujarnya.

BACA JUGA:  Berkedok Kos, Ada Prostitusi Online Libatkan Cewek SMP dan SMA di Mojokerto

Ia melanjutkan , tekad Gajah Mada hingga bersatunya pulau-pulau  terluar terwujud setelah beliau berpuasa (Amukti Palapa). Melihat hal tersebut, Khofifah mengingatkan ada sisi spiritual di dalam sejarah kebangsaan Indonesia yang kuat sekali dan itu ada di dalam  Pancasila khususnya pada  sila pertama.

“Maka ruh spritualitas masyarakat Jatim yang berkumpul di dalam  paguyuban ekawangi, Ronggolawe, masyarakat pecel lele, ikama dan sebagainya  menjadi perekat dan kekuatan kita bersama hidup di Nusantara,” ungkapnya.

Menurut dia, pertemuan kekuatan besar Majapahit dan Sriwijaya dalam  paguyuban masyarakat Jatim di Sumsel bisa menjadi penguat pilar NKRI . Ada kesamaan  tekad membangun persaudaraan dan  persatuan di Nusantara.

“Ini menjadi referensi kita semua apakah 9 suku besar di Sumsel  atau 51 suku di Sumsel ditambah berapa banyak suku dari beragam daerah salah satunya dari Jatim, maka inilah   Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda tapi tetap satu ,  belumlah cukup dan bisa terpecah kalau tidak diikat dengan  Pancasila,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kaleidoskop 2024: Pemkot Surabaya Integrasikan Layanan Kesehatan Menyeluruh

Lebih lanjut, untuk menguatkan Bhinneka Tunggal Ika yang diikat Pancasila, Gubernur Khofifah meminta paguyuban masyarakat Jatim di Sumsel bisa menjadi penguatan untuk membangun partnership dan kolaborasi.

“Jadi bukan saya dan Anda, melainkan kami. Jadi bagaimana kemudian kekamian itu menjadi kekuatan bagi Sumatera Selatan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Khofifah menegaskan bahwa keberadaan masyarakat asal  Jatim di Sumsel juga harus diakui menjadi bagian dari kekuatan Sumatera Selatan. Mereka melakukan sesuatu yang produktif baik di sektor ekonomi, memberikan kontribusi yang kuat di sektor pendidikan terutama Pesantren, serta membangun solidaritas sosial.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Sapa Pilar Sosial Se-Wilayah Bakorwil Madiun

Maka, lanjut Khofifah, menjaga kearifan  bermasyarakat, kearifan berbangsa dan bernegara menjadi sangat penting untuk menjaga kekompakan, keguyuban dan kerukunan.

“Jadi tagline Jatim adalah guyub rukun. Ya guyub ya rukun. Kalau ini dijadikan tagline warga Jatim di Sumsel bagus juga. Ya guyub  ya rukun. Maka di dalam paguyuban ada kerukunan yang selalu disemai dan dihidupkan,” tuturnya.

“Maka kalau ini sebuah paguyuban , pesan saya, tolong guyub rukun. Ya guyub  ya rukun. Kerukunan itu akan berseiring dengan harapan Pak Gubernur Sumsel bahwa zero conflict yang diharapkan bisa diwujudkan di Sumatera Selatan,” imbuhnya. (ST02)

Tags: Gubernur KhofifahPaguyuban Masyarakat Jawa TimurSumatera Selatan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In