• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Raih Penghargaan di International Ocean Arts Festival, Karya Mahasiswa ITS Ditampilkan pada Pameran Internasional di Korea

by Redaksi
Kamis, 5 Januari 2023
(dari kiri) Aqila Ramadhani dan Dima Noor Virgiani, dua mahasiswa DKV ITS menunjukkan karyanya yang berhasil dipamerkan di Jeju, Korea.

(dari kiri) Aqila Ramadhani dan Dima Noor Virgiani, dua mahasiswa DKV ITS menunjukkan karyanya yang berhasil dipamerkan di Jeju, Korea.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Berkuliah di kampus yang berbasis sains dan teknologi tidak berarti menyurutkan langkah mahasiswa untuk menyalurkan jiwa kreativitasnya di bidang seni. Seperti yang ditunjukkan dua mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang berhasil memboyong penghargaan pada International Ocean Arts Festival (IOAF) 2022 dan memamerkan karyanya di perhelatan pameran berskala internasional di Jeju, Korea, beberapa waktu lalu.

Keduanya adalah Aqila Ramadhani dan Dima Noor Virgiani. Kedua mahasiswi dari Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) tersebut memboyong penghargaan pada kategori International College Students Starfish Award. Aqila Ramadhani dengan perolehan Silver Award dan Dima Noor Virgiani dengan perolehan Bronze Award.

Dima berhasil menarik perhatian juri dengan karyanya yang bertajuk To Be Honest, To Be Yourself. Berbeda dari yang lain, Dima menggunakan vektor pada karya yang dibuatnya. “Karena vektor saat ini sudah mulai ditinggalkan oleh para penggiat desain,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Mahasiswa ITS Bikin Inovasi Jam Tangan Daur Ulang

Meskipun penggunaan vektor membuatnya harus bekerja dengan proses yang cukup lama dan kompleks, mahasiswi berkacamata itu percaya diri dengan karya buatannya. Ia menambahkan, selain karena penggunaan vektor, ide yang ia tuangkan pada karyanya juga layak diacungi jempol.

Pada karya digitalnya tersebut, mahasiswi angkatan 2020 ini menjabarkan terkait filosofi yang dikisahkan melalui guratan vektor pada karyanya. Melalui karyanya itu, Dima mengutarakan keinginannya mengajak orang-orang untuk menjadi dirinya sendiri.

“Saya ingin orang lain menerima dirinya sendiri, terlepas dari apapun yang mereka miliki dengan jujur,” terangnya.

Dima juga menambahkan, selain mengajak orang lain untuk menerima dirinya sendiri, proses penerimaan itu juga harus disertai dengan kesadaran mengenai alam dan lingkungan sekitar. Karena, apapun yang dilakukan manusia pasti akan berdampak pada lingkungan sekitar.

BACA JUGA:  Inilah 5 Besar Kabupaten/Kota yang Menyumbangkan Investasi Tertinggi di Jatim

“Untuk itu, saya harap karya ini bisa membujuk orang-orang untuk lebih menghargai lingkungan,” tuturnya.

Karena itu, Dima menambahkan banyak elemen sebagai pesan tersirat pada karyanya. Ia memaparkan, objek manusia pada karyanya menggambarkan tentang manusia yang tengah berproses untuk menerima dirinya sendiri.

Lalu, berbagai ornamen yang tertuang pada karyanya seperti ikan, gelembung, dan gelombang air untuk menggambarkan bahwa manusia dan makhluk hidup lainnya selalu hidup beriringan.

Berbeda dengan Dima, Aqila membuat karyanya secara manual. Karyanya yang bertajuk Not Born to Perform tersebut memadukan teknik realis dengan guratan pensil dan ide cemerlangnya tentang eksploitasi hewan laut sebagai urgensi bersama.

BACA JUGA:  Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

“Karya saya menggambarkan ironi atas eksploitasi paus orca yang sering dipekerjakan di taman hiburan,” ungkapnya.

Ia menuturkan, paus orca ditangkap, dibunuh, dan dipisahkan dari habitatnya untuk dijadikan “boneka pertunjukan” oleh manusia. Ironisnya lagi, penangkapan paus orca ini biasanya menargetkan paus yang masih muda. “Paus orca dilahirkan bukan untuk menjadi penghibur manusia, tetapi untuk menikmati kehidupan di alam bebas,” tandasnya mengingatkan.

Untuk menggambarkan kekhawatirannya terhadap tindak eksploitasi tersebut, Aqila menggambarkan sebuah paus yang terlilit benang dari tangan manusia. Benang tersebut digambarkan seolah mengikat dan menjebak sang paus akibat keserakahan dari manusia.

“Meskipun teknik yang saya gunakan sederhana, saya percaya pesan inilah yang berhasil mengantarkan saya hingga bisa meraih penghargaan,” pungkasnya percaya diri. (ST05)

Tags: Bronze AwardInternational College Students Starfish AwardInternational Ocean Arts FestivalITS
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In