• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Tandur Race, Cara ITS Kenalkan Desa di Kampus

by Redaksi
Jumat, 30 Desember 2022
Unit ITS Smart Eco Campus mengajak sivitas akademika ITS dan masyarakat umum berlomba menanam tanaman organik di acara bertajuk Tandur Race.

Unit ITS Smart Eco Campus mengajak sivitas akademika ITS dan masyarakat umum berlomba menanam tanaman organik di acara bertajuk Tandur Race.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA -Memanfaatkan greenhouse di area Urban Farming Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Unit ITS Smart Eco Campus mengajak sivitas akademika ITS dan masyarakat umum untuk berlomba menanam tanaman organik di acara bertajuk Tandur Race. Tidak hanya menanam, para peserta juga ditantang untuk bisa memanen hasil tanaman yang ditanam selama tiga bulan sebelumnya pada babak final Tandur Race, Kamis (29/12).

Ketua Pelaksana Tandur Race Ars Iwan Adi Indrawan mengungkapkan, kegiatan ini ditujukan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan menanam, tetapi juga dapat melestarikan lingkungan. Hal tersebut dikarenakan proses menanam yang dilakukan peserta tanpa pupuk sintetis.

BACA JUGA:  Masjid Al-Kautsar Digadang Jadi Masjid Pertama yang Terapkan Kampung Madani

“Jadi kami mendorong peserta dapat menanam dengan hasil panen yang sepenuhnya organik,” sebut Iwan.

Pada Tandur Race ini, para peserta hadir dari berbagai daerah. Sebab peserta juga dapat mengikuti kegiatan ini secara daring, tetapi tetap harus meng-update perkembangan dan kegiatan menanamnya melalui media sosial. Dengan begitu, para peserta secara tidak langsung juga mempromosikan aksi tanam-menanam yang dilakukan ke kerabat-kerabatnya.

Sesuai tema Tandur Race kali ini, Hot and Spicy, para peserta diminta untuk menanam tomat, lombok, terong, dan kemangi. Iwan menjelaskan tema bahan baku makanan pedas ini dipilih untuk mendorong ketahanan pangan masyarakat pada median menu Indonesia.

BACA JUGA:  ITS dan Dinas Pendidikan Jatim Teken Kerja Sama

“Selera rasa pedas selalu menjadi favorit masyarakat dan menu wajib di Indonesia, di sini kami berniat agar peserta dapat mahir menanam tanaman tersebut,” ungkap Iwan.

Setelah tiga bulan menumbuhkan tanaman-tanaman tersebut, para peserta diajak mengikuti klinik Tandur Race. Dipimpin oleh dosen Departemen Biologi ITS Dini Ermavitalini, klinik Tandur Race ini menjadi media tanya jawab para peserta setelah secara mandiri memanen tanamannya.

“Dengan demikian, para peserta diharapkan mendapatkan insight baru dalam memanen tanaman mereka ke depannya,” tutur Iwan.

Pada final Tandur Race kali ini turut dimeriahkan dengan pemberian penghargaan kepada pemenang yang paling aktif dan semangat menanam tanamannya. Bahkan, menurut Iwan, terdapat tanaman yang sudah tiga kali panen. Di akhir rangkaian final Tandur Race, para peserta juga diajak mempraktikkan menguleg sambal dari hasil panenan peserta bersama-sama.

BACA JUGA:  Dukung Ekosistem Halal, ITS Teken MoU Deklarasi Situbondo

Iwan menganggap bahwa Urban Farming ITS ini seperti wujud sebuah desa di dalam kampus teknologi. Masih banyak yang perlu dikembangkan, tetapi dengan ilmu dan lahan hijau yang luas di ITS, Urban Farming mempunyai potensi yang besar juga.

“Ini masih langkah kecil untuk memajukan Smart Eco Campus ITS, tetapi masterplan-nya sudah ada dan akan dibuat,” tandas Iwan meyakinkan. (ST05)

Tags: ITSKampusSmart Eco CampusTandur Race
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In