• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pernikahan Dini Merenggut Hak Anak, Arumi Nyatakan Pemprov Jatim Sudah Siapkan Program Pencegahan

by Redaksi
Senin, 14 November 2022
Ketua PKK Jatim Arumi Bachsin

Ketua PKK Jatim Arumi Bachsin

SURABAYATODAY.ID, PAMEKASAN – Pernikahan dini merupakan gerbang berbagai macam permasalahan yang terjadi di Indonesia. Mulai dari kekerasan perempuan hingga tingginya angka prevalensi stunting.

Karenanya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin menyebut bahwa Pemerintah Provinsi Jatim sudah mencanangkan program-program untuk menyelesaikan masalah pernikahan dini. Salah satunya adalah dengan membuat buku saku Cegah Perkawinan Anak (Cepak).

“Saya ingin ini simpel, gak njelimet. Yang penting esensinya dapat biar kader-kader kita bisa ngikutin dengan gampang. Selain itu, kader-kader ini juga harus didampingi di lapangan dan dibekali dengan ilmu yang cukup terkait masalah perempuan dan anak,” ujarnya saat menghadiri Fasilitasi Bimbingan, Pengembangan dan Penguatan, Serta Penyiapan Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan Dalam Pencegahan Stunting di Hotel Azana Style, Kab. Pamekasan, Senin (14/11).

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Warning Oknum Pegawai Kelurahan Terbukti Lakukan Pungli Adminduk

Selain itu, Arumi menjelaskan, permasalahan pernikahan dini harus diatasi dengan edukasi dan sinergitas semua pihak. Yang paling penting, jelasnya, adapah peran dan fungsi keluarga yang merupakan orang-orang terdekat yang mampu memengaruhi pengambilan keputusan.

“Jadi keluarga dan peran pengasuhan sangat penting. Suami saya itu bagi saya cowok paling sabar, baik, dan ganteng _dhewe_. Saya terima kasihnya bukan ke dia, tapi ke orang tuanya. Karena saya yang menikmati hasil dari pengasuhan mereka,” tuturnya.

“Dari sini bisa dilihat, kalau pola pengasuhan sangat menentukan karakter. Jadi nanti kalaupun harus menikah muda kayak saya dulu, seenggaknya salah satu pengantin bisa bersikap dewasa agar masalah rumah tangga bisa dihadapi bersama,” tambah Arumi.

BACA JUGA:  BPK RI Lakukan Pemeriksaan LKPD Unaudited Selama 60 Hari

Permasalahan yang timbul dari tingginya angka pernikahan dini ini dibuktikan dengan laporan oleh Pengadilan Tinggi Agama Jawa Timur. Di mana, pada 2021, angka dispensasi perkawinan mencapai 17.151 dan lebih banyak dilakukan oleh perempuan.

Lebih jauh, istri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak itu mengatakan, pernikahan dini merampas hak anak untuk belajar dan bermain. Untuk itu, pernikahan dini bukan hanya harus sekedar dicegah namun juga diperangi.

“Pernikahan dini, entah dilandasi cinta atau paksaan, sudah pasti merenggut hak anak terutama bagi anak perempuan. Jika sudah menikah, pasti akan terbebani peran istri baik untuk masalah dapur, sumur, ataupun kasur. Ini yang harus kita perangi,” ucapnya.

BACA JUGA:  Gratis! Arumi Siap Fasilitasi Perajin Batik Miliki Standar dan Kualitas yang Sama

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Kependudukan Prov. Jatim Restu Novi Widiani menghimbau agar seluruh kabupaten/kota membentuk Satgas Masalah Perempuan dan Anak. Tak hanya itu, ia juga berharap agar di setiap sekolah, pondok pesantren, serta kecamatan memiliki Pos Sayang Perempuan dan Anak (Pos Sapa).

“Untuk Satgas, nanti ada empat tahapan. Yakni pencegahan, pemulihan, penanganan, serta pemberdayaan. Kalau Pos Sapa, kita harus melatih tenaga dengan ilmu psikologi sosial dasar. Insya Allah, dengan ini, masalah akan lebih ringan digotong bersama,” terangnya. (ST02)

Tags: Arumi BachsinHak AnakPemprov JatimPernikahan DiniPKK Jatim
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In