• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Bagikan Bantuan untuk 77 Ibu Hamil di Sidoarjo, Gubernur Khofifah: Upaya Pencegahan Stunting Sejak Bayi dalam Kandungan

by Redaksi
Minggu, 30 Oktober 2022
Para ibu hamil di Pendopo Kabuoaten Sidoarjo yang menerima bantuan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Para ibu hamil di Pendopo Kabuoaten Sidoarjo yang menerima bantuan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYATODAY.ID, SIDOARJO  – Upaya pencegahan stunting terus dilakukan Pemprov Jawa Timur bersama Pemkab,- Pemkot Se Jawa Timur. Tidak hanya melalui pemberian bantuan untuk bayi dan balita, namun juga kepada ibu hamil. Hal ini menjadi upaya pencegahan stunting yang dimulai sejak bayi masih dalam kandungan.

Untuk itu, di sela-sela kegiatan East Java VW & Vespa Festival 2022 di Pendopo Kab. Sidoarjo, Sabtu (29/10), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan bantuan paket pencegahan stunting kepada 77 ibu hamil. Jumlah tersebut selaras dengan peringatan HUT Provinsi Jatim ke-77.

Khofifah memberikan paket bantuan berupa uang tunai dari Baznas Jatim sebesar Rp 250.000 sebagai bagian dari upaya penanggulangan stunting, paket perlengkapan bayi, dan paket sembako. Selanjutnya pencegahan harus dilakukan oleh masing masing ibu hamil dan keluarga bersangkutan. Momentum ini sebagai penanda bahwa kita harus membangun komitmen cegah dan turunkan stunting.

Ia mengatakan, pemberian bantuan kepada ibu hamil ini menjadi upaya pencegahan stunting yang dimulai sejak bayi masih dalam kandungan. Sebab pencegahan stunting tidak cukup dilakukan ketika anak sudah lahir, namun juga sejak dalam kandungan.

BACA JUGA:  Tahun Ini Ada 439.974 Hewan Kurban yang Disembelih

“Pemberian bantuan kepada ibu hamil ini diharapkan menjadi bagian pencegahan stunting yang dimulai sejak bayi dalam kandungan. Dimana pemenuhan gizi selama masa kehamilan ini menjadi sangat penting,” katanya.

Sebab, ia melanjutkan 1000 hari pertama kehidupan adalah masa-masa yang penting dalam tumbuh kembang seorang anak. Dimulai sejak masih dalam kandungan, 1000 hari pertama menjadi periode emas dalam pembentukan baik organ tubuh sampai dengan kecerdasan seorang anak.

Lebih lanjut Khofifah mengatakan, upaya penanggulangan stunting pada ibu hamil di Jatim dilakukan dengan memberikan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) bagi ibu hamil dan pemenuhan gizi selama kehamilan.

Serta dilakukan melalui upaya memenuhi kecukupan zat besi dan folat selama kehamilan dengan memberikan Suplementasi  TTD (Tablet Tambah  Darah) sebanyak 90 tablet pada seluruh ibu hamil.

BACA JUGA:  Siap Diterapkan Lebih Luas, ITS Serahkan iStow kepada KNKT

“Jadi ibu-ibu hamil tadi sebagian besar usia kandungannya sudah sekitar 7 bulan. Artinya sudah di trimester ketiga. Kami berharap gizinya tercukupi dengan baik, sehingga ibunya sehat, bayinya sehat dan diberi kemudahan kelancaran sampai dengan proses kelahiran semua sehat selamat,” urainya.

Menurut Khofifah , upaya pencegahan stunting ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak, termasuk koordinasi lintas program dan lintas sektor terkait Tim Percepatan Penurunan Stunting secara rutin. Selain itu koordinasi kegiatan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting harus dimulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota dan Provinsi.

“Peran serta organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, organisasi profesi dalam penanganan stunting sangat  penting. Termasuk juga pemantauan tumbuh kembang balita secara rutin setiap bulan, pemberian imunisasi dasar lengkap bagi bayi, dan pemberian suplemen bagi balita,” katanya.

Secara khusus Khofifah  berpesan bahwa setelah bayi lahir, pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai usia 6 bulan juga sangat penting. Yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) sejak usia anak 6 bulan juga menjadi upaya penting.

BACA JUGA:  Khofifah Berangkatkan Parade Defile Dies Natalis ke-71 UNAIR dan 112 Tahun Pendidikan Dokter

“Kami juga terus melakukan edukasi dan konseling termasuk bila ada balita dengan status gizi buruk akan mendapatkan penanganan tata laksana  penanganan gizi buruk dengan baik,” katanya.

Penyebab stunting ini sendiri, lanjut Khofifah  karena Asupan menu gizi seimbang belum terpenuhi dan penyakit infeksi berulang. Untuk itu, dalam menangani masalah stunting ini, Pemberian asupan menu gizi seimbang dan memberikan stimulasi tumbuh kembang pada balita menjadi salah satu hal yang penting.

“Tentunya dengan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita secara rutin dan berkala. Untuk itu, masyarakat juga diminta untuk melakukan deteksi dini melalui pemantauan tumbuh kembang secara rutin di posyandu. Karena masyarakat juga punya peran penting untuk merespon kemudahan akses dalam  partipasi kehadiran dan memanfaatkan fasilitas pelayanan di posyandu,” katanya. (ST02)

Tags: Bayi Dalam KandunganGubernur KhofifahIbu HamilStunting
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In