• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

KKN ITS Rancang Alat Dewatering, Tingkatkan Kualitas UMKM Madu

by Redaksi
Selasa, 25 Oktober 2022
Tim Kuliah Kerja Nyata Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) mahasiswa Institut Teknologi ITS menggagas pembuatan mesin dewatering madu untuk UMKM.

Tim Kuliah Kerja Nyata Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) mahasiswa Institut Teknologi ITS menggagas pembuatan mesin dewatering madu untuk UMKM.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Kuliah Kerja Nyata Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas pembuatan mesin dewatering madu guna memajukan bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Mesin pengurang kadar air pada madu tersebut diserahkan langsung kepada perwakilan mitra, Sabtu (15/10) lalu.

Kegiatan KKN Abmas ini pun telah dilaksanakan untuk membantu UMKM peternak lebah madu di Desa Kauman, Kauman, Tulungagung. Ketua Tim KKN Abmas ITS Rafif Wirareswara mengatakan bahwa tingginya kadar air pada madu yang dihasilkan oleh peternak lebah madu setempat menjadi salah satu kendala yang membuatnya tidak dapat bertahan lama setelah dikemas.

Selama ini, kebanyakan hasil panen madu dari peternak setempat diberikan ke industri yang lebih besar untuk diolah agar menjadi lebih tahan lama. “Hal ini tentu mengurangi keuntungan yang dapat diperoleh peternak pada akhirnya,” ungkap mahasiswa Departemen Teknik Mesin ini.

BACA JUGA:  Implementasikan AI, ITS Ciptakan Aplikasi Pembelajaran Huruf Hijaiyah

Rafif melanjutkan, timnya pun merancang alat dewatering untuk mengurangi kadar air dengan cepat dan meningkatkan kualitas madu. Menariknya, alat dewatering ini dilengkapi dengan Sistem Mikrokontroler Arduino yang mempermudah proses otomatisasi mesin.

“Penggunaan alat menjadi lebih mudah karena hanya dengan beberapa klik saja madu sudah dapat diproses,” jelasnya.

Alat rancangan tim ini memiliki dua mode penggunaan, yaitu mode pengurangan kadar air atau dehidrasi dan mode perawatan. Pada mode pengurangan kadar air, pertama-tama pengguna perlu mengukur kadar air madu sebelum dimasukkan ke dalam alat dewatering. Setelah madu dimasukkan ke dalam mesin, madu akan diukur volumenya menggunakan sensor ultrasonik kemudian diukur suhunya menggunakan termokopel.

BACA JUGA:  Serahkan Bantuan di Tuban, Mensos Risma Minta Masyarakat Putus Mata Rantai Covid-19

Setelah mengalami proses dehidrasi dalam waktu yang relatif singkat, alat ini mampu menghasilkan madu dengan kadar air yang lebih sedikit. Bahkan Rafif menuturkan, alat yang dijalankan dengan listrik ini mampu mengurangi kadar air hingga 17 persen. Setelah alat selesai digunakan, pengguna dapat menjalankan mode perawatan untuk membersihkan mesin.

Mendapat respons positif dari peternak lebah madu setempat, mahasiswa angkatan 2019 tersebut sangat bersyukur karena alat yang telah dipersiapkan sejak awal tahun ini layak digunakan para peternak lebah madu dalam proses produksi. Meski begitu, ia mengungkapkan bahwa timnya masih terus meningkatkan kualitas mesin, terutama dari segi keamanan dan pemeliharaan sehingga alat dewatering dapat bertahan lama.

BACA JUGA:  Prestasi Akselerasi, Jejak Davina dan Sabrina jadi Wisudawan Termuda ITS

Nantinya, tim KKN Abmas yang berada di bawah bimbingan dosen Dinny Harnany ST MSc, M Khoirul Effendi dan enam dosen lainnya ini juga akan memantau penggunaan mesin oleh para peternak lebah madu di desa tersebut. “Kami sangat terbuka untuk melaksanakan pemeliharaan mesin bila nantinya diperlukan oleh mitra,” ujar mahasiswa asal Jakarta tersebut.

Mewakili 11 rekan timnya, Rafif berharap pengadaan alat dewatering madu ini ke depannya mampu membuka peluang untuk pengembangan teknologi lebih lanjut di sektor industri madu Indonesia. “Semoga dengan kemampuan untuk mengolah madu sendiri, UMKM para peternak lebah madu pun dapat lebih berkembang,” pungkasnya optimistis. (ST05)

Tags: Alat DewateringITSKKNTingkatkanUMKM
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In