• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Miliki HKI, Oklik Resmi Jadi Karya dan Kerajinan Asli Bojonegoro

by Redaksi
Jumat, 14 Oktober 2022
Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyapa anak-anak yang memainkan kesenian dalam acara lunching HKI Oklik Bojonegoro di lapangan Desa Sobontoro, Kecamatan Balen.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyapa anak-anak yang memainkan kesenian dalam acara lunching HKI Oklik Bojonegoro di lapangan Desa Sobontoro, Kecamatan Balen.

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata, Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Bojonegoro menambah deretan karya dan kerajinan yang terdaftar Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Terbaru adalah kesenian Oklik.

Launching HKI Oklik Bojonegoro telah dilaksanakan di lapangan Desa Sobontoro, Kecamatan Balen, Rabu (13/10) lalu. Launching ini dihadiri Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pertamina EP Cepu Zona 12, Pertamina EP Sukowati Field Zona 11, PPKD Kabupaten Bojonegoro, Forkopimcam, Pemerintah Desa Sobontoro, serta pegiat seniman daerah lainnya.

Masuknya kesenian tradisional asli Kecamatan Balen tersebut, menambah deretan karya dan kerajinan di Bojonegoro yang diakui HKI. Oklik diakui hak ciptanya sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional (EBT), sejak Agustus 2022 oleh Kemenkumham.

BACA JUGA:  Jelang Peringatan Nyepi, Ada Ogoh-Ogoh dan Dekorasi Pura di Balai Kota dan Balai Pemuda

Sebagai seni tradisional yang tumbuh dan berkembang ditengah-tengah masyarakat, dengan bunyi khasnya “klik, klok, klik, klik, klok, klik” yang dihasilkan dari alat sederhana berupa kentongan bambu, menjadi alasan dinamainya kesenian tersebut sebagai kesenian oklik.

Berlatar belakang sebuah usaha untuk mengusir pagebluk di masa penjajahan Belanda, kegiatan memainkan Oklik terus dilakukan masyarakat dengan peralatan, musik, teatrikal hingga fungsi yang berkembang juga. Dengan perkembangannya, Oklik juga menjadi tontonan rakyat dalam pagelaran rakyat.

BACA JUGA:  Bupati Anna Minta Sapi PMK Tidak Dijual

Ketua PPKD Bojonegoro Didik Wahyudi menjelaskan bahwa sejak 2021 timnya telah melakukan riset mendalam terkait kesenian Oklik. Mulai dari sejarah, alat yang digunakan hingga fungsinya. Didik juga mengucapkan bahwa launching malam hari ini adalah langkah awal untuk kesenian Oklik dapat lebih dikenal masyarakat.

“Harapan kita, malam ini adalah langkah awal untuk dapat mengenalkan Oklik pada nasional dan internasional,” ungkapnya.

Sedangkan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengucapkan terimakasih atas upaya yang dilakukan pegiat dan pelaku kesenian Oklik yang telah menjaga dan melestarikan kesenian tersebut. Setelah ini tugas barunya adalah mengenalkan Oklik kepada Indonesia, kita mulai dengan menampilkan Oklik pada kegiatan-kegiatan pemerintahan maupun masyarakat pada umumnya.

BACA JUGA:  Di Kabupaten Keerom, Bupati Anna Sapa Warga Bojonegoro di Bumi Cendrawasih

“Saya mengimbau untuk kegiatan peringatan hari besar maupun kegiatan besar kemasyarakatan, untuk menampilkan kesenian Oklik,” kata Bupati Anna.

Selain itu ia berpesan bahwa dunia pendidikan memiliki peran untuk mengenalkan Oklik ini. Caranya, menyediakan ekstrakulikuler kesenian Oklik.

“Hal ini penting agar generasi muda lebih mengenal dan menggemari kesenian Oklik,” lanjutnya. (ST10)

Tags: Bupati Anna Mu'awanahHak Kekayaan IntelektualHKIKesenian OKlik
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In