SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –– Sebagai upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya kesehatan tulang agar terhindar dari osteoporosis, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama dengan Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin mengikuti senam gerakan Jawa Timur melawan osteoporosis.
Gerakan yang diikuti oleh ratusan perwakilan PKK dan PERWATUSI (Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia) se-Jawa Timur ini, dilaksanakan di Dinas Kesehatan Jawa Timur, Jl A Yani Surabaya, Rabu (5/10).
Pada kesempatan tersebut, Wagub Emil mengapresiasi kegiatan pencegahan terhadap osteoporosis ini. Mantan Bupati Trenggalek tersebut menyampaikan, menurut data dari WHO (World Health Organization) jika sebanyak 50 persen kejadian patah tulang disebabkan karena osteoporosis.
“Osteoporosis dapat menyebabkan tulang patah. Oleh karena itu, saya mendengar acara ini sangat bersemangat sebagai bentuk preventif terhadap osteoporosis. Ibu Gubernur menitipkan salam,” kata Emil.
Lebih lanjut Emil menambahkan, upaya pencegahan segini mungkin menjadi salah satu cara untuk menurunkan angka osteoporosis. Selain itu, kegiatan olah raga juga lebih disarankan agar melatih kekuatan pada tulang.
“Jangan mager, apalagi saat ini apa- apa sudah bisa dilakukan menggunakan handphone. Jangan hanya jadi kaum rebahan,” pesan Emil.
Untuk mengimbangi olah raga, Wagub Emil juga memberikan tips untuk memelihara kesehatan tulang agar diimbangi dengan asupan nutrisi yang pas dan cukup. Menurutnya, masih banyak ditemukan fenomena di masyarakat, konsumsi makanan yang dilakukan tidak memiliki kontribusi bagi kesehatan tubuh.
“Kadang kita merasa kenyang, apa yang masuk kedalam tubuh alangkah baiknya juga harus bermanfaat bagi kesehatan. Kita jaga pola hidup bersih pula sehingga dijauhkan dari osteoporosis,” ucap Emil.
Senada dengan Wagub Jatim, Ketua TP PKK Jatim Arumi menambahkan, PKK Jatim juga memiliki program untuk mensejahterakan para lansia dengan kegiatan sekolah lansia dan pemberian keterampilan.
“Apalagi lansia-lansia yang fasenya anak-anaknya sudah mandiri. Dengan adanya keterampilan untuk lansia mereka memiliki kesibukan, berdampak pada tidak mudah pikun sehingga kualiatas hidup mereka meningkat,” jelas Arumi.
“Tidak hanya itu, mereka juga makin produktid dengan dapat membantu menambah ekonomi keluarga,” imbuh istri Emil Dardak tersebut.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Arumi berpesan agar para lansia juga harus tetap sehat dan gizi mereka pun haruslah tercukupi. Karena menurutnya, hal tersebut berdampak pada produktifitas yang dilakukan.
“Ibu-ibu adalah tiang keluarga. Maka dari itu, penting seorang ibu sehat dan keluarga juga pasti akan bahagia. Jaga kesehatan sedini mungkin, harus semangat dan kuat,” pesan Arumi. (ST02





