• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 15 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Ke Mojokerto, Cicipi Legitnya Onde-Onde Legend

by Redaksi
Minggu, 11 September 2022
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melihat proses penggorengan Onde-Onde Bo Liem di Mojokerto.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melihat proses penggorengan Onde-Onde Bo Liem di Mojokerto.

SURABAYATODAY.ID, MOJOKERTO  – Tak afdol rasanya berkunjung ke Mojokerto tanpa mencicipi jajanan legendaris khas daerah ini, yakni  Onde-onde. Jajanan berbentuk bulat berbalut wijen dengan isian kacang hijau itu memang memiliki rasa yang begitu nikmat.

Saat berkunjung ke Mojokerto, Minggu(11/9), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri menikmati dan menyaksikan langsung proses pembuatan Onde-Onde Bo Liem yang berdiri sejak tahun 1929. Berada di Jalan Empunala nomor 43, onde-onde kondang ini memiliki beberapa varian yang lezatnya sudah diakui hampir 100 tahun.

“Saya rasa brand Onde-Onde Bo Liem ini sangat legendaris. Karena kalau orang-orang sebut Onde-Onde ya di sini (Mojokerto) pusatnya,” ucap Gubernur Khofifah.

BACA JUGA:  4 Tahun Pimpin Jatim, Gubernur Khofifah Tiga Kali Ucapkan Terima Kasih

Meski mudah direplikasi, Khofifah menyebut produk Onde-onde Bo Liem ini memiliki kekhasannya tersendiri. Sebab, ragam isian , kenyal dan legitnya onde-onde ini sudah terkenal di penjuru nusantara.

“Sekali lagi produk onde onde Bo Liem  ini sangat legend. Tidak hanya di Mojokerto saja, tapi di seluruh Indonesia pasti mengenalnya,” tegasnya.

Onde-onde ini memiliki beberapa varian isian yakni kacang hijau, cokelat atau keju yang pulen renyah dan legit. Selain isiannya yang lezat, onde-onde buatan generasi ketiga keluarga Bo Liem ini mempunyai kulit yang lembut pulen dan gurih bertaburkan wijen. Sebab adonannya menggunakan tepung ketan berkualitas dicampur gula pasir dan garam. Wijen yang digunakan pun diimpor dari India sehingga wangi semerbak.

BACA JUGA:  Realisasi Penanaman Modal Triwulan II Provinsi Jatim Naik 69,2 Persen

“Meski banyak variannya, yang klasik (isian kacang hijau) tetap yang paling asyik menurut saya,” ungkap Gubernur Khofifah.

Khofifah juga berkesempatan melihat secara dekat proses penggorengan Onde-Onde Bo Liem ini. Proses penggorengan onde-onde juga menggunakan prosedur yang ketat dan bisa disaksikan langsung oleh pembeli. Memakai minyak goreng berkualitas, pembatasan maksimal 250 onde-onde sekali goreng agar matangnya merata hingga penggorengan pada suhu 150 derajat celcius selama 15 menit.

Alat penggorenggannya pun juga khusus, karena berukuran jumbo. Wajan ini mampu langsung menampung 54 liter minyak goreng.

“Pemilik toko pun menjamin onde-onde Bo Liem buatannya masih segar karena ia melakukan beberapa kali penggorengan setiap harinya,” tuturnga

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf

Mantan Menteri Sosial RI ini kemudian mengatakan, bahwa harus ada inovasi pada teknologi pangan yang memungkinkan kudapan legit ini mampu bertahan lebih lama. Sebab, onde-onde ini sengaja dibuat tanpa bahan pengawet bertahan sampai tiga hari.

“Ini hanya mampu bertahan 3 hari. Karenanya jika dibawa sebagai oleh-oleh relatif harus cepat dikonsumsi. Mungkin teknologi pangan bisa memberikan inovasi agar produk ini bisa bertahan lebih lama meski tanpa bahan pengawet didalmnya,” jelasnya.

“Reseller di berbagai titik juga perlu dijajaki untuk membuka kesempatan kerja UMKM  lebih banyak lagi karena potensinya besar. Karena ini sangat legend bagi Mojokerto dan Jawa Timur pada umumnya,” tambahnya. (ST02)

Tags: Gubernur KhofifahMojokertoOnde-Onde
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Penertiban bangunan yang dijadikan tempat pengumpulan barang bekas di sepanjang kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo.

Pemkot Surabaya Tertibkan Puluhan Gudang Sampah di Kawasan TPA Benowo

Minggu, 15 Maret 2026

PS Mitra Gelar Buka Puasa dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 15 Maret 2026

Gubernur Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman untuk Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026

Wagub Emil Dampingi Kapolri Safari Ramadan di Jatim, Perkuat Silaturahmi dengan Berbagai Lapisan Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026

Berita Terkini

Penertiban bangunan yang dijadikan tempat pengumpulan barang bekas di sepanjang kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo.

Pemkot Surabaya Tertibkan Puluhan Gudang Sampah di Kawasan TPA Benowo

Minggu, 15 Maret 2026

PS Mitra Gelar Buka Puasa dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 15 Maret 2026

Gubernur Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman untuk Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026

Wagub Emil Dampingi Kapolri Safari Ramadan di Jatim, Perkuat Silaturahmi dengan Berbagai Lapisan Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau banjir yang merendam ruas Jalan Raya Simo–Sungelebak di Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

Wagub Emil Tinjau Banjir di Jalan Raya Simo–Sungelebak Lamongan

Minggu, 15 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In