• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 14 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Proyeksi BIAN di Surabaya 175.384 Sasaran Padahal Data Dinkes 145 Ribu, Kok Bisa?

by Redaksi
Sabtu, 10 September 2022
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina.

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) mempertanyakan target proyeksi cakupan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kota Pahlawan. Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan proyeksi BIAN di Kota Surabaya yang mencapai 175.384 sasaran. Padahal, data riil Dinkes Surabaya di lapangan, jumlahnya sekitar 145 ribu sasaran.

Namun demikian, ia tetap memastikan bakal terus berupaya mencapai target proyeksi hingga tanggal 13 September 2022. “Kita berusaha cari data anak itu sampai dengan sweeping door to door,” katanya.

BACA JUGA:  Herd Immunity Tercapai, Surabaya Raih Penghargaan Kemenkes RI

“Ada beberapa orang tua yang tidak mau anaknya diimunisasi, tapi kita pelan-pelan tetap memberikan pengertian bahwa imunisasi ini aman untuk anak,” tutur dia.

Menurut dia, ada sejumlah kendala yang membuat target proyeksi BIAN di Kota Pahlawan belum tercapai. Di antaranya adalah masih adanya orang tua yang takut anaknya divaksin. Juga, kendala soal warga yang domisilinya tidak sesuai dengan identitas pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Domisilinya sudah kita datangi wilayah tersebut, memang anaknya tidak ada. Jadi banyak kasus seperti itu, karena ini kan proyeksi yang menentukan dari Kemenkes,” katanya.

BACA JUGA:  Inovasi DAHANA, Wujud Komitmen ITS terhadap Pertahanan Negara

Meski begitu, Nanik memastikan, pihaknya akan terus berusaha mensinkronisasi proyeksi data 175.384 sasaran dari Pusdatin Kemenkes. Termasuk pula mencari data riil di lapangan jumlah balita di Kota Pahlawan. Bahkan pula, pihaknya juga melakukan door to door ke lapangan untuk menggeber imunisasi BIAN.

Tak hanya itu, Nanik menyatakan, bahwa untuk mencapai target proyeksi BIAN, Dinkes Surabaya telah menerapkan sejumlah strategi percepatan. Salah satunya melakukan penjaringan sasaran yang belum imunisasi melalui jejaring layanan kesehatan, seperti Palang Merah Indonesia (PMI) Dokter Praktik Mandiri (DPM), Klinik dan Rumah Sakit.

BACA JUGA:  Pj Bupati Bojonegoro: Idul Adha Jadi Momen Tumbuhkan Solidaritas dan Kepekaan Sosial

Selain itu, Nanik juga mengungkapkan, bahwa pihaknya telah berkolaborasi dengan civitas akademika dalam menggerakkan dan mobilisasi sasaran ke layanan BIAN.

“Kita juga melibatkan peran aktif mitra swasta dalam support imunisasi BIAN melalui dukungan promosi, fasilitas, dan pemberian stimulus berupa bingkisan bagi sasaran pada layanan BIAN di Surabaya,” pungkasnya. (ST01)

Tags: BIANBulan Imunisasi Anak NasionalDinas Kesehatan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert

Ketemu Gubernur Khofifah, Begini Kata Dubes Swedia

Jumat, 13 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert.

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Swedia, Perkuat Kerjasama Bidang Transportasi Hingga Pendidikan

Jumat, 13 Februari 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menghadiri seminar Entrepreneur Day di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga.

Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Mahasiswa jadi Pengusaha untuk Gerakkan Perekonomian Lokal

Jumat, 13 Februari 2026

Pendaftaran Paskibraka Surabaya 2026 Resmi Dibuka

Jumat, 13 Februari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert

Ketemu Gubernur Khofifah, Begini Kata Dubes Swedia

Jumat, 13 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert.

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Swedia, Perkuat Kerjasama Bidang Transportasi Hingga Pendidikan

Jumat, 13 Februari 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menghadiri seminar Entrepreneur Day di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga.

Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Mahasiswa jadi Pengusaha untuk Gerakkan Perekonomian Lokal

Jumat, 13 Februari 2026

Pendaftaran Paskibraka Surabaya 2026 Resmi Dibuka

Jumat, 13 Februari 2026

Pemkot Surabaya, Waron Hospital, dan Rotary Luncurkan Mobile Clinic untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 13 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In