• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Safari Kebhinekaan, Desa Kolong Dijadikan Desa Kerukunan

by Redaksi
Selasa, 30 Agustus 2022
Safari Kebhinekaan yang dilaksanakan di balai Desa Kolong, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.

Safari Kebhinekaan yang dilaksanakan di balai Desa Kolong, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, terdiri dari berbagai suku, agama dan ras. Tetapi Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah dan toleran, termasuk dalam hal kehidupan beragama. Sehingga, dengan adanya kemajemukan tersebut, stabilitas keamanan negara Indonesia ini tetap terjaga.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Arm Arif Yudo Purwanto pada kegiatan Safari Kebhinekaan, Selasa (30/8). Safari Kebhinekaan ini digelar sebagai wujud syukur atas 77 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Kolong, Kecamatan Ngasem. Melalui kegiatan ini sekaligus pula sebagai penetapan Desa Kolong sebagai desa kerukunan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro.

BACA JUGA:  Pemkot Dipinjami Gedung untuk Tempat Isoman

Arif Yudo Purwanto mengatakan Desa Kolong ini merupakan desa percontohan sebagai desa kerukunan antar umat beragama. Kerukunan umat beragama di Desa Kolong, sebagai wujud kestabilan keamanan negara.

“Ciptakan Desa Kolong ini sebagai desa kerukunan, sehingga menjadikan contoh desa yang lain agar terciptanya kerukunan antar umat beragama,” katanya.

Kepala Desa Kolong, Harto, mengatakan bahwa Desa Kolong merupakan desa yang selalu guyub rukun berdampingan walaupun berbeda agama. “Hidup rukun berdampingan adalah wujud kondusifitas, kestabilan keamanan di wilayah,” ujarnya.

BACA JUGA:  DPRD Jatim Bentuk Pansus Raperda RPJMD 2025-2030

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro, KH Alamul Huda Masyhur menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri yang selalu mendukung kestabilan keamanan dan kerukunan umat beragama di Bojonegoro. Menurutnya, Desa Kolong sebagai gambaran atau miniatur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang terdiri dari berbagai agama namun hidup rukun. Sehingga, Paguyuban Umat Beragama Forum Kerukunan Umat Beragama menetapkan Desa Kolong sebagai desa kerukunan.

“Kerukunan antar umat beragama merupakan kekuatan NKRI demi keamanan bangsa dan negara. Kedamaian, hidup rukun merupakan bagian dari saling menghargai dan menghormati antar umat beragama,” ujarnya.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah:  Pemprov Jatim Buka Stan Layanan Perizinan Usaha Gratis Bagi UMKM di Pameran Kampoeng Kreasi

Di sisi lain, Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad, menyampaikan bahwa para pejuang telah rela berkorban berjuang merebut kemerdekaan. Karena itu sebagai generasi penerus harus mempertahankan kemerdekaan ini melalui kerukunan antar umat beragama.

“Polres bersama Kodim 0813 Bojonegoro mendukung penuh kerukunan antar umat beragama demi keamanan stabilitas negara, hindari segala bentuk anarkisme,” ungkapnya. (ST10)

Tags: Desa KerukunanDesa KolongKabupaten BojonegoroSafari Kebhinekaan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In