• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Dinkes Surabaya Waspadai Virus Cacar Monyet

by Redaksi
Jumat, 26 Agustus 2022
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus cacar monyet atau monkeypox di Kota Pahlawan. Karenanya, seluruh masyarakat Kota Surabaya diminta untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap seluruh warga Kota Pahlawan untuk lebih berhati-hati dengan tidak perlu merasa takut secara berlebihan. Ia meminta warga tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Meskipun Bu Gubernur Jawa Timur Khofifah mengatakan kalau Jatim masih nol, tapi kita harus tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan,” kata Eri Cahyadi, Jumat (26/8).

Ia menyatakan di Surabaya belum mencatat adanya penemuan kasus terinfeksi monkeypox. Namun ia menerangkan Pemkot Surabaya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Bahkan, pemkot telah menyiapkan lokasi isolasi/karantina bagi pasien di RSUD dr Soewandhie. “Surabaya masih nol, kalau ditemukan kita langsung lakukan isolasi dan kita sudah siapkan juga lokasinya, kita juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jatim,” terang dia.

BACA JUGA:  PIN Polio Putaran Kedua, di Surabaya Targetkan 100 Ribu Imunisasi per Hari

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina menjelaskan langkah-langkah pencegahan monkeypox. Warga Kota Surabaya diminta menerapkan PHBS, yaitu dengan rajin mencuci tangan dengan air dan sabun atau menggunakan handsanitizer, serta memakai masker pada waktu bepergian di tempat umum.

“Untuk menghindari terjangkitnya paparan virus tersebut, sebaiknya memasak daging dengan sempurna, menghindari kontak fisik/menjaga jarak dengan orang yang sedang sakit, terutama yang mempunyai gejala menyerupai cacar monyet,” jelas Nanik.

Selanjutnya, bagi warga yang sedang dalam kondisi kurang sehat/sakit, bisa menjaga jarak dengan masyarakat, serta memakai masker, dan tidak bepergian ke tempat umum.

BACA JUGA:  PKS Surabaya Dukung Pemkot Capai Target Herd Immunity 

“Cara mendeteksi penyakit cacar monyet adalah dengan mengenali tanda dan gejalanya. Di antaranya demam tiba-tiba 38,5 derajat celcius, nyeri otot, sakit kepala, lemas, pembengkakkan kelenjar getah bening terutama pada daerah leher dan ketiak, dan ruam pada kulit terutama pada lipatan kulit,” terang dia.

Nanik mengaku bahwa upaya promosi kesehatan melalui sosialisasi tentang kewaspadaan terhadap penyakit monkeypox sudah dilakukan oleh Dinkes Kota Surabaya. Sosialisasi kepada masyarakat, rumah sakit, perawat klinik Kota Pahlawan, serta melalui media sosial milik Dinkes Kota Surabaya.

“Untuk penanganannya, apabila virus tersebut menjangkit warga Kota Surabaya akan dilakukan pelacakan kasus beserta kontak eratnya, serta dilakukan pengambilan sampel bagi kasus untuk dikirim dan diperiksakan ke Laboratorium Rujukan Nasional BKPK Kemenkes RI dan Laboratorium Institut Pertanian Bogor (IPB),” ungkap dia.

BACA JUGA:  Labkesda Surabaya Buka Layanan Laboratorium Klinik hingga Kesehatan Lingkungan

Lebih lanjut, apabila ditemukan kasus yang diduga cacar monyet, maka pasien tersebut akan dirujuk ke rumah sakit rujukan yang memiliki ruang isolasi khusus. “Namun saat ini belum ditemukan kasus cacar monyet di Kota Surabaya,” ujar dia.

Ia kembali mengimbau masyarakat untuk memakai masker jika bepergian atau berada di tempat-tempat umum. Rajin mencuci tangan setelah kontak langsung dengan orang yang sakit. Serta, segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala mirip penyakit cacar monyet atau pernah melakukan kontak dengan pasien cacar monyet.

“Serta melaporkan ke Puskesmas terdekat apabila ditemukan seseorang yang mengalami gejala seperti penyakit cacar monyet,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Cacar MonyetDinkes SurabayaMonkeypox
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In