• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Perkuat Ekonomi UMKM di Madura Lebih Kompetitif dengan Sertifikasi Halal

by Redaksi
Senin, 22 Agustus 2022

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dalam rangka membumikan 1.000 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pulau Madura, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Forum Akbar dan Pengabdian Masyarakat (Abmas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berkontribusi untuk melakukan sosialisasi sekaligus pendampingan sertifikasi halal untuk produk UMKM di Labang, Kabupaten Bangkalan, Kamis (18/8) lalu.

Ketua tim KKN Abmas ITS Ardy Maulidy Navastara mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh Undang-Undang mengenai sertifikat halal yang mewajibkan setiap makanan dan minuman harus memiliki sertifikasi halal.

“Hal tersebut mendorong kami untuk bersinergi guna mengabdi kepada masyarakat, terutama pada target sasaran yang berlokasi di Labang, Kabupaten Bangkalan ini,” terangnya.

BACA JUGA:  Hidup Sebatang Kara, Nenek Kartiyem Diboyong ke Griya Werdha

KKN Abmas ini bekerja sama dengan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Addimyathy Nurul Iman sebagai UMKM yang didampingi. Koperasi yang didampingi membawahi total empat UMKM yang bergerak di bidang makanan. Tiga di antaranya berupa produk roti dan kue kering, serta satu produk lainnya adalah petis. Karena keempatnya bergerak di bidang makanan, maka sangat penting sertifikasi halal agar produk tersebut lebih diterima masyarakat.

Untuk memperoleh sertifikat halal, lanjut Ardy, para pelaku UMKM harus memenuhi sejumlah syarat. Pertama, pastikan seluruh bahan baku yang digunakan halal. Tidak hanya bahan baku, alat-alat yang digunakan untuk mengolah bahan baku harus terjaga kebersihannya.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Penuhi Undangan Menteri Luar Negeri Singapura, Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi, Investasi, SDM serta Pendidikan

“Selain itu, proses pengolahannya pun harus dipastikan steril agar produknya layak dikonsumsi,” imbuh dosen Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) itu.

Salah satu pelaku UMKM, Imamatul Munfaridah, mengatakan bahwa proses perolehan sertifikasi halal telah melalui berbagai proses. Proses tersebut tidak lepas dari kontribusi tim KKN Abmas ITS yang telah membantu pelaku UMKM untuk memperoleh sertifikat halal.

“Dengan adanya sertifikat halal, produk kami bisa lebih diterima oleh masyarakat karena memiliki logo halal,” ucapnya.

Dalam hal ini, Ardy menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Addimyathy Nurul Iman memiliki koperasi, membawahi beberapa UMKM, serta telah membantu 80 UMKM untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB). Berangkat dari hal tersebut, Pondok Pesantren Addimyathy Nurul Iman dipilih sebagai tempat tim KKN Abmas ITS ini.

BACA JUGA:  ITS Menambah Jumlah Peneliti yang Masuk Daftar World Top 2 Persen Scientist

“Kebetulan, Bu Imamah selaku ketua Kopontren turut proaktif terhadap peningkatan ekonomi di lingkungan sekitarnya,” tuturnya.

Dengan pendampingan ini, Ardy berharap UMKM di sekitarnya turut menyadari pentingnya sertifikasi halal untuk memperluas pemasaran produk sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk mengkonsumsi produk tersebut.

“Seribu memang angka yang besar, tetapi bukan tidak mungkin untuk mewujudkan seribu UMKM untuk memperoleh sertifikat halal agar dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (ST05)

Tags: EkonomiITSMaduraSertifikasi HalalUMKM
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Eri Cahyadi mengunjungi pasar murah di balai RW 5 Lempung

Wali Kota Eri Kembali Bagikan Paket Sembako di Balai RW 5 Lempung

Jumat, 13 Maret 2026
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani

TP PKK Surabaya Edukasi 2.400 RW soal Bahaya Judol dan Pinjol

Jumat, 13 Maret 2026

Inflasi Year to Date 0,83 Persen, Pemkot Surabaya Perkuat Stabilitas Harga

Jumat, 13 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sidak dua titik lokasi pasar murah, mulai dari Kantor Kelurahan Simomulyo Baru hingga di Balai RW 1 Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. 

Wali Kota Eri Cahyadi Sidak Pasar Murah, Pastikan Program Berjalan di 31 Kecamatan

Jumat, 13 Maret 2026

Berita Terkini

Wali Kota Eri Cahyadi mengunjungi pasar murah di balai RW 5 Lempung

Wali Kota Eri Kembali Bagikan Paket Sembako di Balai RW 5 Lempung

Jumat, 13 Maret 2026
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani

TP PKK Surabaya Edukasi 2.400 RW soal Bahaya Judol dan Pinjol

Jumat, 13 Maret 2026

Inflasi Year to Date 0,83 Persen, Pemkot Surabaya Perkuat Stabilitas Harga

Jumat, 13 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sidak dua titik lokasi pasar murah, mulai dari Kantor Kelurahan Simomulyo Baru hingga di Balai RW 1 Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. 

Wali Kota Eri Cahyadi Sidak Pasar Murah, Pastikan Program Berjalan di 31 Kecamatan

Jumat, 13 Maret 2026

Mudik Tenang, Pemkot Surabaya Buka Layanan Titip Hewan Peliharaan di Puskeswan

Kamis, 12 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In