• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wisuda Perdana Joint Degree, Tujuh Mahasiswa ITS Direkrut Shipbuilder Korsel

by Redaksi
Jumat, 19 Agustus 2022
Sebanyak 27 mahasiswa program joint degree Departemen Teknik Perkapalan ITS yang berhasil lulus perdana pada wisuda di Mokpo National University, Korea Selatan.

Sebanyak 27 mahasiswa program joint degree Departemen Teknik Perkapalan ITS yang berhasil lulus perdana pada wisuda di Mokpo National University, Korea Selatan.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Departemen Teknik Perkapalan ITS berhasil meluluskan 27 wisudawan pertama hasil program joint degree di Mokpo National University (MNU) Korea Selatan, Jumat (19/8). Berkolaborasi sejak 2017 lalu, Dekan Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS Dr Eng Trika Pitana menyampaikan, program joint degree antara ITS dengan MNU ini merupakan gagasan dari Departemen Teknik Perkapalan bersama mantan Presiden ke-6 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Gotong Royong Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS.

Menyambut hangat kelulusan wisudawan, Trika menjelaskan bahwa program joint degree tersebut baru resmi dibuka pada 2018 lalu. Oleh karena itu, upacara kelulusan ini merupakan kali pertama bagi Departemen Teknik Perkapalan ITS. “Bahkan ada tujuh wisudawan yang langsung diterima di perusahaan shipbuilding Korea Selatan dan tiga wisudawan mendapat beasiswa magister di MNU,” ungkap Trika.

Adapun ketujuh lulusan yang mendapat pekerjaan di perusahaan shipbuilding Korea Selatan tersebut adalah Muhammad Raihan Septianto, Daffa Athallah Putra, Adinda Zelbie Nabilla, dan Afanin Tahany yang diterima di BOWON M&P Co Ltd. Sedangkan Meidi Azzahra Utoyo diterima di KR Engineering Co Ltd, Anggie Usman Fernandes diterima di YUIL Co Ltd, dan Oliver Khrisna Ramadhany di KHAN.

BACA JUGA:  Cegah Pernikahan dan Perceraian Dini, Begini yang Dilakukan Pemkot Surabaya

Alumnus Kobe University Jepang tersebut lantas menyebut tiga orang wisudawan lainnya yang berhasil mendapatkan beasiswa magister di MNU. Ketiganya yakni Adrian Rahmanto Putra, Trinita Laras Puspita Dewandari, dan Mutiara Setyaning Dwityas.

“Kesempatan tersebut memperbesar peluang bagi ITS dan departemen untuk semakin meningkatkan internasionalisasi,” tandas dosen Departemen Teknik Sistem Perkapalan itu yang turut mendampingi prosesi wisuda bersama Wakil Rektor IV ITS Bambang Pramujati di Korea Selatan.

Selama mengantar mahasiswa menuju toga kelulusan, Trika bercerita salah satu kendala terbesar yang dihadapi adalah ketika ada proses karantina mahasiswa akibat pandemi Covid-19 dan kendala bahasa. Ke depannya, Trika menginginkan agar mahasiswa yang bergabung dengan program joint degree tersebut juga dapat mempelajari bahasa Korea agar mempermudah proses pendidikan mereka nantinya.

BACA JUGA:  Arumi: Menjadi Puteri Indonesia Jatim Tidak Hanya Cantik, tapi Harus Punya Value

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Departemen Teknik Perkapalan ITS Ir Wasis Dwi Aryawan, menjelaskan terkait kerja sama ITS dengan MNU. MNU sendiri merupakan salah satu universitas ternama di Korea Selatan yang memiliki peran besar dalam produksi kapal. Karena itu, kerja sama ini menjadi langkah departemen untuk membawa Indonesia menjadi salah satu negara pembuat kapal terbesar di dunia.

Empat wisudawan program joint degree ITS – MNU yang diterima di BOWON M&P Co Ltd, Korea Selatan.

Lelaki berkacamata itu juga berkata, ITS dan MNU berfokus pada bidang maritim dan memajukan teknologi kemaritiman. Selain itu, kedua perguruan tinggi tersebut juga menyediakan laboratorium modern sebagai penunjang pendidikan. “Kami juga menyediakan ruang terbuka hijau yang luas untuk mendukung proses pembelajaran secara berkelanjutan,” papar Wasis.

BACA JUGA:  Kasus HIV Terbanyak di Surabaya Ada di 5 Kecamatan Ini

Ia pun menjelaskan skema program joint degree, di mana mahasiswa akan mendapatkan dua gelar sekaligus yakni Sarjana Teknik (ST) dari ITS dan Bachelor of Engineering (BEng) dari MNU. Sementara itu, kurikulum yang dilaksanakan berupa tiga tahun berkuliah di ITS dan satu tahun menuntaskan pendidikan di MNU dengan 145 satuan kredit semester (SKS).

“Porsinya adalah 83 SKS di ITS dan 62 SKS di MNU,” sambung alumnus Newcastle University, Inggris itu.

Melihat peluang yang besar, Wasis pun berharap agar lulusan nantinya bisa memberikan warna di industri perkapalan nasional dan menerapkan ilmu yang mereka pelajari selama di Korea Selatan. Lebih jauh, Departemen Teknik Perkapalan ITS juga akan mengembangkan program yang lebih luas seperti joint degree untuk program magister. Tidak hanya itu, departemen turut mendukung welding training center untuk menghasilkan juru las atau welder berkualitas internasional nantinya. (ST05)

Tags: ITSJoint DegreeShipbuilder KorselWisuda
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In