• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

KKN Abmas ITS Kembangkan Modul Sociopreneur Pengusaha di Malang

by Redaksi
Senin, 1 Agustus 2022
Para mahasiswa yang terlibat dalam KKN Abmas terdiri dari Departemen Manajemen Bisnis, Departemen Biologi, serta Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS.

Para mahasiswa yang terlibat dalam KKN Abmas terdiri dari Departemen Manajemen Bisnis, Departemen Biologi, serta Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS.

SURABAYATODAY.ID, MALANG – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus gencarkan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Masyarakat (KKN Abmas) sebagai wadah untuk mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja. Kali ini, ITS bekerja sama dengan para pengusaha dari Malang untuk membuat modul panduan kewirausahaan bagi para mahasiswa.

Ketua Pusat Kajian Kebijakan Publik Bisnis dan Industri ITS Dr Ir Arman Hakim Nasution menuturkan, KKN Abmas ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan dan sociopreneur para mahasiswa melalui mentoring bersama para pengusaha. Adapun para pengusaha yang menjadi mitra dalam KKN ini antara lain pengusaha budidaya cacing, pengusaha beras organik, pengusaha konveksi dan apparel, serta pengusaha ternak.

Dilakukan diskusi dengan para pengusaha di Malang, yang diawali oleh pengusaha budidaya cacing Abdul Aziz Adam Maulida ST. Lelaki yang akrab disapa Adam ini menjelaskan bahwa cacing merupakan hewan yang tinggi kadar asam amino. Yakni suplemen alami yang berguna untuk membantu pertumbuhan hewan dan tumbuhan.

BACA JUGA:  DPRD Bojonegoro Apresiasi Kinerja Bupati

“Saat ini cacing tidak hanya digunakan sebagai pakan burung dan umpan untuk memancing,” terangnya.

Terdapat berbagai produk yang bisa dihasilkan melalui cacing seperti pupuk cair dan suplemen untuk hewan ternak. Asam amino dalam cacing juga sangat membantu untuk pertumbuhan tanaman.

Salah satu contohnya, asam amino tersebut dapat digunakan pada tanaman ubi jalar. Asam amino yang didapat pada cacing dapat bekerja untuk menggemukan tanaman dan membantu mencegahnya dari hama.

Lebih lanjut, diskusi dilanjutkan oleh Faris Anggara Putra, salah satu pemilik konveksi dan apparel di Malang. Faris menyampaikan bahwa bisnis yang kali pertama digelutinya adalah bisnis konveksi. Konveksi ini bergerak di bidang produksi yang nantinya akan dijual langsung melalui bisnis apparel-nya.

BACA JUGA:  Di Hari Kartini, Eri Cahyadi Ungkap Peran Perempuan Bangun Ekonomi Kerakyatan

“Kami memberanikan diri untuk membuat apparel oleh produksi konveksi yang sama,” tuturnya.

Meskipun sudah berada di bagian produksi cukup lama, namun kendala yang dihadapi dalam bisnisnya adalah pemasaran yang kurang maksimal. Faris menjelaskan bahwa melalui KKN ini diharapkan dapat membantu pemasaran konveksi dan apparel yang dimilikinya. Nantinya, peran mahasiswa dapat membantu bidang pemasaran dengan mengolaborasikan ilmu yang didapat melalui perkuliahan dengan di lapangan.

Dalam kegiatan KKN Leadership dan Bisnis Mentoring ITS yang secara resmi dibuka, Kamis (28/7) lalu, ini melibatkan delapan mahasiswa. Yakni Syabella Rachmadiaocta Tataksmara, Fauziah Izzatun Nisa, Astra Savero Qomara, Agiga Zulfa Nadira, Hifzhanisya Dhia Hadyan, Hapsari Kinanthi Waluyo, Synthia Marshita, Rr Aulia Yasmine Puspa Hapsari. Rencananya, KKN ini akan dilaksanakan hingga bulan November mendatang.

BACA JUGA:  Kompak! Si Kembar Rasyid dan Risyad Diwisuda Bareng

Arman berharap melalui KKN ini bisa menjadi sarana bagi mahasiswa untuk dapat mengembangkan relasi dalam bekerja sama membuat kelompok usaha. Selain itu, dari para pengusaha menjadi terbantu di bidang pemasaran dari masing-masing produknya.

“Harapannya, KKN ini dapat mempersiapkan diri mahasiswa untuk masuk dunia kerja,” tutupnya. (ST05)

Tags: ITSKKNMalangModul Sociopreneur PengusahaTim Abmas
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In