• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Pesan Eri Cahyadi di HAN: Sekolah Sing Pinter, Ojo Ono Sing Kawin Sak Durunge Mari Sekolah

by Redaksi
Rabu, 27 Juli 2022
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam talkshow di Gedung Balai Budaya bertajuk ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam talkshow di Gedung Balai Budaya bertajuk ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2022, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati, menggelar talkshow di Gedung Balai Budaya, Rabu (27/7). Di talkshow bertajuk ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’ itu Eri dan Rita membahas berbagai permasalahan soal anak.

Di antaranya adalah langkah Pemkot Surabaya menangani pendidikan, perlindungan, pencegahan pernikahan dini, bullying dan pemenuhan hak- hak terhadap anak.

Eri Cahyadi menegaskan, sebagai ‘Arek Suroboyo’, sebaiknya fokus dengan pendidikan dan meningkatkan skill kompetensi agar kedepannya menjadi pemimpin yang hebat. Supaya anak – anak menjadi hebat, Pemkot Surabaya memberikan berbagai fasilitas, mulai dari pendidikan hingga perlindungan.

BACA JUGA:  Provinsi Jatim Paling Aman Se-Pulau Jawa dan Teraman Kelima Se-Indonesia

“Arek Suroboyo harus sekolah sing pinter, ojo ono sing kawin sak durunge mari sekolah (anak Surabaya harus sekolah yang pinter, jangan ada yang menikah dini sebelum selesai sekolah,” tegasnya.

Ia menjelaskan Pemkot Surabaya berkomitmen memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik untuk anak. Salah satunya, yaitu layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan tempat belajar bersama di setiap RW.

Ayahe Arek-Arek Suroboyo itu mengatakan, dalam waktu dekat akan ada peraturan wali kota (perwali) yang mengatur setiap kampung harus ada pusat bimbingan konseling dan pembelajaran untuk anak. Tujuannya, ketika ada sebuah permasalahan atau hal – hal yang berkaitan dengan anak bisa cepat tertangani dan diselesaikan dengan baik.

BACA JUGA:  Camat dan Lurah Diminta Kerja Kolaborasi, Atasi Anak Jalanan hingga Bangunan Liar  

“Sehingga ketika sudah ada pusat layanan dan tempat belajar itu, maka RW itu akan menjadi kampung yang ramah anak dan diharapkan tidak ada lagi kekerasan,” terusnya.

Eri pun memberikan contoh keberanian para Pahlawan Nasional seperti Bung Karno (Soekarno) dan Bung Tomo kepada anak – anak, agar tidak pernah takut dan malu ketika mengalami tindak kekerasan atau bullying. “Arek-Arek Suroboyo harus berani, contohlah Bung Karno dan Bung Tomo. Jangan pernah mau diancam dan ditakuti, karena Surabaya ini tempatnya para pejuang,” sebutnya.

Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati menyampaikan, setiap anak mempunyai hak yang sama sebagai warga negara. Jangan sampai melakukan tindakan semena – mena dan diskriminasi terhadap anak, agar kelak menjadi generasi dan pemimpin penerus bangsa hebat.

BACA JUGA:  KRI SIM-367 Dipercaya Ujung Tombak Pasukan Garuda di Wilayah Laut Lebanon

Rita mengatakan, sejauh ini KPAI telah melakukan berbagai upaya untuk melindungi anak-anak di Indonesia. Ketika ada tindakan kekerasan, KPAI dan Pemkot Surabaya akan memberikan perlindungan dan pengawasan.

“Anak-anak jangan pernah takut ketika mengalami tindak bullying dan kekerasan. Bisa melapor ke orang tua biar nanti diselesaikan di Puspaga terdekat. Begitu pula ketika ada masalah dengan orang tua, bisa juga dibantu oleh Puspaga,” pungkas Rita. (ST01)

Tags: Eri CahyadiHari Anak NasionalKomisi Perlindungan Anak IndonesiaKPAI
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In