SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi diwawancarai Catherine Mwangi, presenter dari KTN TV. KTN TV ini adalah salah satu televisi nasional di Kenya.
Eri diwawancara tentang berbagai programnya yang telah dilakukan selama ini, mulai dari program padat karya, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, hingga program Sambat Nang Cak Eri yang baru saja digelar. Presenter ini juga mewawancarai Rini Indriyani, ketua PKK Surabaya.
Wali Kota Eri menyampaikan terimakasih banyak kepada Dubes RI untuk Kenya dan juga Unirama yang based-nya di Surabaya. Ia juga bersyukur karena produk Unirama bisa tembus ke Negara Kenya, sehingga bisa menjalin kerjasama di sana.
“Alhamdulillah dengan teman-teman pemkot juga bisa ngeklik dan nyambung untuk kerjasama ke depannya,” katanya.
Duntuk diketahui, dipilihnya Kota Surabaya, salah satu alasannya karena memang Unirama based-nya di Kota Surabaya, dan juga setelah berdiskusi dengan salah satu gubernur di Kenya, mereka sangat ingin menjalin kerjasama antar kota atau pun provinsi.
Menurut Eri, kerjasama itu memang harus ada dan sangat penting, karena tidak sebuah kota tidak bisa berdiri sendirian, sehingga ketika ada kerjasama dengan yang lainnya, maka akan berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat dan umatnya.
“Kerjasama apapun dengan negara manapun kita bisa lakukan untuk memberikan yang terbaik bagi warga, apa yang bisa kita support untuk negara itu dan juga sebaliknya,” katanya.
Ia juga bersyukur karena keinginannya untuk kerjasama itu sejalan dengan keinginan salah satu kepala daerah di Kenya. Sehingga ini akan menambah semangat yang luar biasa dari jajaran pemkot.
“Semoga pertemuan hari ini diberikan hikmah oleh Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kita bisa melakukan kerjasama yang lebih baik dan lebih banyak lagi ke depannya. Semoga ini juga bisa membawa hikmah bagi warga Kota Surabaya,” pungkasnya. (ST01)





