• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Di Wonocolo Miliki Rumah Glowing

by Redaksi
Minggu, 26 Juni 2022

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan Rumah Padat Karya (Pakar) di wilayah Kecamatan Wonocolo, Jumat (24/6) lalu.Di peresmian kali ini juga dihadiri oleh jajaran kepala PD, camat, lurah, LPMK dan tokoh masyarakat setempat.

Rumah Pakar di Kecamatan Wonocolo sama seperti yang ada di wilayah Sambikerep, Benowo dan Krembangan, menggunakan lahan atau aset Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk kegiatan ekonomi kerakyatan. Di Rumah Pakar kali ini ada pelbagai usaha, mulai cuci sepeda motor dan mobil, konveksi jahit, cutting stiker hingga servis pendingin ruangan (AC).

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, ekonomi kerakyatan yang ada di Kecamatan Wonocolo bukan hanya ada itu saja, akan tetapi juga ada Kebun Pakar yang di dalamnya ada berbagai jenis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), salah satunya budidaya tanaman hidroponik.

“Jaraknya 200 meter dari sini (Rumah Pakar Wonocolo). Ini lah yang kita tunjukkan kepada masyarakat, bahwa setiap wilayah punya karakteristik berbeda sesuai dengan pasarnya,” katanya.

Seperti di Rumah Pakar lainnya yang dijadikan pemantik semangat Pemkot Surabaya bersama warga untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Kota Pahlawan. Usai meresmikan Rumah Pakar di Kecamatan Wonocolo, ia mengapresiasi Camat Muslich Hariadi telah menggerakkan kegiatan ekonomi kerakyatan sesuai dengan kemampuan warganya.

BACA JUGA:  Eri Ajak PNS Pemkot Berpartisipasi Jadi Orang Tua Asuh bagi Anak MBR

Meskipun disesuaikan dengan pangsa pasar di wilayah Kecamatan Wonocolo, bukan berarti pelaku UMKM di Rumah Pakar itu hanya melayani di tempat itu. Akan tetapi juga bisa melayani permintaan dari wilayah lain, sehingga para pelaku UMKM bisa menjangkau pasar lebih luas lagi ke depanya.

“Ketika sudah ada Rumah Pakar seperti ini, di tempat lain butuh jasa servis AC misalnya, ya datangnya kesini. Kecamatan Wonocolo juga sebaliknya, ternyata misalnya butuh jasa lain, sehingga saling melengkapi. Jadi ini berputar dan tidak saling tumpang tindih,” ujar Wali Kota Eri.

Ia menyebutkan, ketika warga dan arek – arek Suroboyo menggerakkan ekonomi kerakyatan, maka secara otomatis kota ini semakin maju dan makmur. Karena menurut Eri, ketika warga Surabaya saling support dan bergotong royong maka ekonomi kerakyatan akan terus bergerak.

“Ayo kita support produk UMKM Surabaya, kita beli di toko kelontong, jangan malu atau minder. Karena saya sendiri juga memakai produk UMKM Surabaya, baju batik dan sepatu yang saya pakai hari ini produk lokal UMKM kita. Di gawe yo apik, yo dadi lumayan ganteng,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Sampaikan Duka Cita Atas Bencana Banjir Bandang, Gubernur Khofifah: Rakyat NTT Tidak Sendiri

“Rutilahu Perbaiki Rumah Doyong, Makan Keju Ada Penyetan. Dengan Bergotong Royong, Surabaya Semakin Maju, Humanis dan Berkelanjutan” itulah pantun yang diucapkan oleh Camat Wonocolo Muslich Hariadi saat sambutan pada pembukaan Rumah Pakar di wilayah kerjanya. Pantun itu diucapkan di hadapan Eri Cahyadi serta tamu undangan yang hadir, sebagai tanda semangat Muchlis menggerakkan ekonomi kerakyatan di Wonocolo.

Muchlis mengatakan ada sebutan lain Rumah Pakar di Wonocolo sebagai ciri khasnya, yakni Rumah Glowing singkatan dari Galeri Halaman Wonocolo Connecting. “Artinya ini sebagai sentra potensi yang ada di wilayah Wonocolo,” ujar Muslich.

Di dalam Rumah Glowing itu, lanjut Muslich, ada 10 orang warga MBR yang bergerak dibidang konveksi jahit dan bordir, 10 orang lainnya sebagai tukang servis AC, 4 orang di bidang cutting stiker dan cuci sepeda motor dan mobil ada 8 orang.

“Selain itu, 200 meter dari ini ada Kebun Joss atau Kebun Padat Karya yang di dalamnya ada 11 warga MBR yang berdagang di situ. Jadi ada minuman segar dan 10 pedagang kuliner, seperti tahu campur dan sebagainya,” jelasnya.

BACA JUGA:  6 Ambulans Jemput Jenazah Korban Kecelakaan SDI Darul Falah Surabaya di Boyolali

Sementara itu, Koordinator Servis AC Rumah Pakar Wonocolo, Hari Budi Hatmoko mengatakan, setelah mengikuti pelatihan selama tiga hari lalu, ia bersama rekan-rekannya langsung dapat lima kali orderan. Yang pertama di Liponsos Keputih Surabaya, kedua di rumah warga Margorejo. Harga servis pun cukup terjangkau, sekali reparasi cukup mengeluarkan kocek sedikitnya Rp 70 ribu.

Sementara ini, ia bersama timnya mendapatkan fasilitas dua set alat servis, setiap kali ada pelanggan alat itu dibawa ke lokasi pemesan. Ketika selesai, maka alat tersebut dikembalikan ke Rumah Pakar. “Alhamdulillah dapat dua set alat, nanti kita pakai bergantian. Kami harap nanti ada bantuan alat lagi dari Pak Wali, sehingga ketika ramai orderan kami bisa bekerja semua,” kata Hari.

Ketua Koordinator Bordir Rumah Pakar Wonocolo, Khusnul Khotima menambahkan, anggotanya telah mendapatkan fasilitas dari pemkot berupa alat jahit digital yang bisa diatur sesuai dengan motif yang diinginkan. Bukan hanya bantuan alat, anggotanya juga mendapatkan bekal pelatihan selama sepekan untuk menjahit dan bordir. (ST01)

Tags: Eri CahyadiPadat KaryaRumah GlowingWonocolo Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono

Komisi B DPRD Surabaya Dukung Satpol PP Tindak Tegas RHU Bandel Jual Mihol Saat Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In