• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Gundih Surabaya Diresmikan Sebagai Kampung Ceria dan Batik Tin

by Redaksi
Sabtu, 25 Juni 2022
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meresmikan Kampung Ceria dan Kampung Batik Tin Gundih.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meresmikan Kampung Ceria dan Kampung Batik Tin Gundih.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Makin banyak kampung ikonik di Surabaya. Kali ini, di Kota Pahlawan ini ketambahan Kampung Ceria dan Kampung Batik Tin Gundih.

Kampung ini berada di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Bubutan. Kampung tersebut diresmikan oleh Wali Kota Eri Cahyadi, Jumat (24/6) malam.

Eri Cahyadi mengatakan kampung ini sudah digagas dalam program cangkrukan pada tahun 2021. Dia meminta camat dan lurah agar dapat menghidupkan masing-masing wilayahnya. Segala persoalan pun dirembuk saat cangkrukan, tak terkecuali konsep pengembangan kampung.

“Jadi kalau kita mau tanya, sebenarnya kampung ini konsepnya siapa? Ini adalah konsep kebersamaan, konsep yang dari gotong-royong pertemuan musyawarah mufakat,” katanya.

Ia melihat Kampung Ceria dan Batik Tin Gundih luar biasa. Bagaimana konsep penataan di RW IV Kelurahan Gundih ini membuat nyaman masyarakatnya. Ada gazebo untuk cangkrukan, bahkan dilengkapi sejumlah fasilitas permainan tradisional anak.

BACA JUGA:  Jatim Raih Dua Penghargaan Indonesian Migrant Worker Award

“Ini yang membuat saya bangga. Karena apa? anak-anak hari ini di Surabaya sebagai penerus bangsa harus bisa bersosialisasi, bertemu satu dengan lainnya untuk berkomunikasi. Tapi kalau kebiasaan bermain gadget, itu orang akan menjadi individualistis dan kapitalis,” jelasnya.

Bagi Eri, Surabaya tidak bisa dijadikan sebagai kota kapitalis. Sebab, Surabaya dibangun dengan gotong-royong dan kebersamaan.
Karenanya, Eri juga menginginkan agar Kampung Ceria dan Batik Tin Gundih Surabaya menjadi destinasi wisata. Untuk memperkuat ikon wisata di kampung ini, pihaknya bakal melengkapinya dengan lampion-lampion di sepanjang sungai di kampung tersebut.

“Sehingga ini akan menjadi kampung yang nyaman, ramah anak. Sehingga anak semakin nyaman untuk bertemu, bersosialisasi dengan teman-temannya,” harapnya.

BACA JUGA:  Eri dan Armuji Ikut Meriahkan World Bicycle Day

Dalam upaya pemberdayaan ekonomi, Eri juga mengapresiasi terbentuknya Kampung Batik Tin Gundih. Dengan kampung batik itu bakal mampu menggerakkan ekonomi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Meski belum lama terbentuk, Kampung Batik Tin Gundih telah menerima pesanan dengan nilai hingga Rp 23 juta. “Saya yakin, kalau semua kampung seperti ini, maka Surabaya quantum lompatannya akan sangat bagus ketika menyelesaikan kemiskinan di Surabaya,” imbuhnya.

Setidaknya, sekarang ini ada 25 warga yang terlibat dalam produksi pembuatan Batik Tin Gundih. Mereka terdiri dari 16 MBR dan 9 warga non-MBR. Sebelumnya mereka pun telah mendapatkan sejumlah pelatihan keterampilan membatik dari Kelurahan Gundih.

Di sisi lain, Camat Bubutan Kota Surabaya, Kartika Indrayana menyampaikan, Kampung Ceria dan Batik Tin Gundih merupakan wujud keberhasilan program cangkruan. Berawal dari diskusi bersama saat cangkrukan itu, akhirnya terbentuk dua konsep kampung tersebut.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Siapkan Rangkaian Meriah HJKS ke-732, Ada Great Sale hingga Pawai Bunga

“Saat cangkrukan itu, kita diskusi dengan Bu Lurah, Pak RW dan warga untuk membentuk kampung seperti ini,” kata Kartika.

Menurutnya, konsep yang diusung Kampung Ceria adalah kegotongroyongan dan swadaya masyarakat. Bagaimana masyarakat bergotong royong menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi seluruh warga, tak terkecuali anak-anak.
“Kita melestarikan permainan-permainan tradisional anak. Ada juga tanaman-tanaman toga, musik dan batik utamanya,” ujar Kartika.

Dia menjelaskan, bahwa Kampung Batik Tin Gundih telah menjadi icon baru batik di RW IV Kelurahan Gundih. Maskot Batik Tin Gundih yang diusung berawal dari penanaman Pohon Tin atau Ara yang dilakukan warga setelah diskusi bersama.

“Makanya kita kasih brandnya Kampung Batik Tin Gundih,” jelas dia. (ST01)

Tags: Batik TinEri CahyadiKampung CeriaKampung GundihPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Berita Terkini

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In