• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Sekolah Kebangsaan, Pelajar Surabaya Diajarkan Semangat Perjuangan Bung Karno

by Redaksi
Rabu, 15 Juni 2022
Para pelajar Surabaya mengikuti Sekolah Kebangsaan.

Para pelajar Surabaya mengikuti Sekolah Kebangsaan.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –  Bulan Juni diperingati sebagai Bulan Bung Karno, dimana Presiden pertama Republik Indonesia (RI) lahir dan juga wafat di bulan Juni. Untuk memperingati dan juga meneladani semangat perjuangan Soekarno, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Sekolah Kebangsaan.

Sekolah Kebangsaan ini digelar selama tiga hari, mulai Senin (13/6) sampai Rabu (15/6) dan diikuti oleh siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Surabaya. Para peserta diajak untuk belajar tentang sejarah hidup dan juga perjuangan Bung Karno semasa hidupnya di Kota Surabaya

Menariknya, Sekolah Kebangsaan ini diadakan di tempat-tempat yang memiliki nilai historis dan juga filosofis dalam hidup seorang Bung Karno. Senin (13 Juni 2022) diadakan di Rumah Lahir Bung Karno di Jalan Pandean IV. Selasa (14 Juni 2022) diadakan di Kantor Pos Kebon Rojo, yang dulunya merupakan lokasi sekolah Hoogere Burgerschool (HBS) tempat Bung Karno sekolah, dan Rabu (15 Juni 2022) diadakan di Rumah H.O.S. Tjokroaminoto, tempat indekos Bung Karno

BACA JUGA:  Penataan Kawasan Wisata Tunjungan, Ini 9 Titik Parkir yang Disiapkan

Seperti Pakar Sejarah Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Rojil Nugroho Bayu Aji, pada kesempatan tersebut ia memberikan materi mengenai kiprah Soekarno selama berada di Kota Surabaya. Sebab, selama ini masyarakat mengenal sosok Soekarno lahir di Kota Blitar. Namun di Bulan Bung Karno 2022, ia meluruskan bahwa Sang Proklamator lahir di Kota Surabaya pada 6 Juni 1901.

“Karena itu Soekarno dan Kota Surabaya ini sangat dekat karena memiliki kenangan historis, yang harus kita jadikan spirit dan teladan bagi anak-anak SMP,” kata Bayu Aji, Rabu (15/6).

Soekarno yang lahir dengan keterbatasan, dari orang tua seorang yang berprofesi sebagai guru, kemudian pindah dari Pulau Bali dan lahir di Kota Surabaya. Lalu kembali berpindah ke Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Jombang, hingga Kabupaten Mojokerto. Saat di Kabupaten Mojokerto, Soekarno mengenyam pendidikan di Europeesche Lagere School (ELS).

BACA JUGA:  Di Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu, Ada Sepeda Ontel dan Kostum Tonil Monte Carlo

“ELS setara dengan tingkat SD, yang sebelumnya Soekarno pernah di Hollandsch Inlandsche School (HIS). Melalui dua sekolah itu, Soekarno dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan di Hogere Burgerschool (HBS), yakni pendidikan menengah umum pada zaman Hindia Belanda,” ujar dia.

Selama di Kota Surabaya dan bersekolah di HBS, Soekarno tinggal dan menyewa kamar di Rumah H.O.S. Tjokroaminoto. Dengan keterbatasan Soekarno bersekolah, ia menjelaskan bahwa Sang Proklamator mampu menjadi pemimpin sekaligus memerdekakan Bangsa Indonesia.

“Saya mengaitkan keterbatasan Soekarno saat menempuh pendidikan, bahwasanya adik-adik pelajar SMP ini harus belajar, bekerja keras, dan memiliki cita-cita yang tinggi, agar bisa menjadi seperti Soekarno,” jelas dia.

Menurutnya, semangat belajar dan cara Soekarno membangun Bangsa Indonesia dengan keberagaman Bhineka Tunggal Ika dan dasar Negara Pancasila, memberikan warisan keberagaman harus mampu diwujudkan oleh para generasi penerus. Baik Ketuhanan hingga keadilan, termasuk Kebhinekaan yang harus menjadi perekat persatuan Indonesia.

BACA JUGA:  Renungan Hari Pahlawan, Wali Kota Eri Serukan Pemuda Berjuang dengan Teknologi

“Soekarno tokoh yang menginginkan rakyatnya bisa bersatu dari seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Maka, para generasi penerus juga harus menerapkan nilai-nilai gotong-royong Pancasila, termasuk kebhinekaan. Yang nantinya ketika dewasa bisa menggapai cita-cita dan memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara,”pungkasnya.

Sebagai informasi, para pemateri Sekolah Kebangsaan berasal dari para pakar dan pengamat sejarah bergantian memberikan materi menarik tentang sejarah hidup dan juga bagaimana Bung Karno mendapatkan gagasan dan juga pemikiran tentang nasionalisme dan persatuan bangsa.

Dengan adanya Sekolah Kebangsaan ini, diharapkan para pelajar yang merupakan generasi muda penerus bangsa bisa terus meneladani dan sekaligus mengimplementasikan semangat perjuangan Bung Karno dalam kehidupan mereka sehari-hari untuk masa depan bangsa Indonesia. (ST01)

Tags: Bung KarnoPelajar SurabayaSekolah Kebangsaan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In