• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Eri Cahyadi-Risma Sinkronisasi Penanganan Banjir di Surabaya

by Redaksi
Senin, 16 Mei 2022
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini mengecek salah satu saluran air untuk penanganan banjir di Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini mengecek salah satu saluran air untuk penanganan banjir di Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan pengecekan rencana pekerjaan penanganan banjir di kawasan Jalan Ahmad Yani sisi barat, Senin (16/5). Pengecekan dilakukan untuk memastikan lelang yang sudah mulai dilaksanakan, titik lokasinya sesuai dengan kondisi di lapangan.

Ada sejumlah titik lokasi yang dilakukan pengecekan oleh Eri di kawasan Surabaya Selatan. Mulai dari saluran di Jalan Ahmad Yani sisi barat, Jalan Gayung Kebonsari (Injoko), Kebonsari Barat, Ketintang, Jambangan, hingga Karah.

“Jadi yang kita lelang hari ini sudah sesuai dengan apa yang kita rencanakan titik-titiknya. Saya bersama Dinas PU Bina Marga ingin memastikan lagi benar tidak titiknya itu yang dilelang, direncanakan,” kata Eri Cahyadi ditemui seusai pengecekan saluran.

Nah, di sela pengecekan itu, Eri menerima telepon dari Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. Mensos Risma yang berada di Surabaya saat itu ingin menanyakan soal penanganan banjir yang sebelumnya sudah direncanakan pada masa kepemimpinannya.

“Kebetulan waktu kita melakukan survei, Bu Risma telepon. Kebetulan saya ada di lapangan, sehingga Bu Risma akhirnya (datang) memberikan arahan kepada kita,” terangnya.

Ternyata, kata dia, pekerjaan saluran di Jalan Ahmad Yani sisi barat yang telah masuk tahap lelang, juga menjadi salah satu rencana Mensos Risma saat masih menjabat Wali Kota Surabaya. Namun demikian, belum sempat perencanaan itu direalisasikan, Tri Rismaharini ditunjuk menjadi Menteri Sosial RI.

BACA JUGA:  Di Setiap Kelurahan, Wali Kota Eri Minta Disiapkan Rumah Sakit Darurat

“Sehingga kita harus meneruskan perencanaan itu. Ada beberapa titik saluran yang memang harus kita sambungkan,” ujar Eri.

Dengan terkoneksinya sejumlah saluran itu, ia meyakini, mulai dari Jalan Gayung Kebonsari (Injoko), Gayungsari Barat, Menanggal, hingga Ketintang, tidak akan mengalami genangan ketika hujan turun. Dia pun menginginkan pekerjaan konektivitas saluran untuk penanganan banjir rampung di musim kemarau.

“Sehingga nanti Insyaallah di musim penghujan berikutnya wilayah ini sudah tidak lagi terjadi banjir. Jadi, Insyaallah penyebabnya sudah kita ketahui semuanya,” jelas Eri.

Ia mengakui, pada tahun 2021 belum bisa maksimal menangani permasalahan genangan. Pasalnya, selain penggunaan anggaran yang sudah diposkan pada tahun sebelumnya, pada masa itu pula anggaran juga lebih diprioritaskan untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Pada tahun 2021 saya dilantik, anggaran itu sudah jadi. Nah, tahun 2022 ini anggaran yang saya gunakan untuk pembangunan seperti penyelesaian banjir,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pemprov Jatim Terima Bantuan Ventilator dan Beasiswa Bagi Anak Terdampak Covid-19 dari Ikatan Alumni ITB

Menurutnya, upaya penanganan banjir di kawasan Surabaya Selatan dapat dilakukan dengan dua cara. Yakni, dengan mengalirkan aliran air langsung menuju ke sungai atau sebelumnya ditampung dahulu melalui bozem. Karena itu, selain pekerjaan konektivitas saluran di kawasan Surabaya Selatan, pembuatan Bozem Jambangan untuk penampungan air sementara juga menjadi rencana pemkot di tahun 2022.

“Di Aquatic (Kolam Renang) Jambangan tanahnya kan besar yang dia menempel dengan saluran Kebon Agung. Maka sebenarnya saluran Ketintang sebelum dibuang ke saluran Kebon Agung itu bisa ditampung dulu ke bozem yang rencana dibangun di belakang Aquatic,” papar dia.

Sebab, kata dia, selama ini saluran di kawasan Jambangan (Taman Jangkar), Karah, hingga Ketintang, hulunya menuju ke Avur Wonorejo Surabaya. Karena jarak aliran air dari hulu ke hilir yang terlalu jauh, maka ke depan akan diputar langsung menuju ke saluran Kebon Agung.

“Jadi, nanti masuknya ke rumah pompa depannya Pom Bensin Kebonsari langsung ke sungai. Sehingga nanti saluran Wonorejo nampungnya tidak terlalu banyak, dia cukup menampung yang dari Ketintang Barat,” katanya.

Hal yang sama juga dilakukan pada saluran di Jalan Gayung Kebonsari atau Injoko Surabaya. Nantinya aliran air di saluran tersebut, akan dibagi menuju ke dua arah untuk penanganan banjir di kawasan itu.

BACA JUGA:  Terima Pengaduan Warga Ala Eri Cahyadi, Lesehan Bareng di Balai Kota dan Berikan Solusi

“Semoga akhir tahun tidak ada banjir di kawasan ini. Karena tahun ini saya yang menganggarkan dan bisa merencanakan sejak awal,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Lilik Arijanto menjelaskan, bahwa pengecekan yang dilakukan Wali Kota Eri Cahyadi bersama Mensos Risma bertujuan untuk mensinkronkan program-program pemerintah kota dengan masa kepemimpinan sebelumnya.

“Karena sebelum Pak Eri Cahyadi kan Bu Risma. Sehingga disinkronkan. Kebetulan di lapangan sudah terlihat bahwa apa yang disampaikan Bu Risma sudah masuk program kita tahun ini,” kata Lilik.

Pada intinya, kata Lilik, kehadiran Mensos Risma itu ingin memastikan rencana sinkronisasi saluran yang belum sempat terealisasi saat masa kepemimpinannya dapat diteruskan di era Wali Kota Eri Cahyadi.

“Intinya Bu Risma khawatir bahwa sinkronisasi pekerjaan yang lalu tidak nyambung dengan sekarang. Ternyata beliau (Bu Risma) ngecek di lapangan itu sesuai semuanya dan sudah kita anggarkan di tahun ini,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Eri CahyadiMensos RismaPenanganan Banjir
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In