• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Di Perayaan Dharma Santi Tahun Baru Saka 1944, Begini Pesan Gubernur Khofifah

by Redaksi
Senin, 4 April 2022
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri perayaan Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Komplek Pura Segara, Kenjeran.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri perayaan Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Komplek Pura Segara, Kenjeran.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri perayaan Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Komplek Pura Segara, Kenjeran, Minggu (3/4) malam. Dalam kesempatan Dharma Santi yang merupakan rangkaian terakhir Hari Raya Nyepi kali ini, Khofifah menyampaikan pesan agar seluruh umat manusia terus menjaga alam dan kelestariannya.

Menurutnya, perubahan iklim menjadi pekerjaan rumah bersama, bahkan di level global untuk bersama-sama diatasi. “Dalam Dharma Santi Hari Raya Nyepi ini ada proses yang patut dijadikan refleksi bersama yaitu berdialog dengan alam. Bahwa alam butuh istirahat dan alam perlu melakukan recovery untuk menjaga daya dukun alam dan lingkungan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Eri Berharap Penghargaan Proklim Menular ke Kampung Lain

Disampaikannya, Dharma Santi merupakan penutup rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi. Dalam rangkaian Hari Raya Nyepi ada proses menyepi yang manfaatnya sarat untuk memberikan ruang atau kesempatan dan jeda agar alam melakukan recovery.

Meski rangkaiannya sudah ditutup dengan dharma santi ini, tapi Khofifah berpesar agar proses untuk membangun dialog  dengan alam harus terus dilakukan dan tidak menunggu rangkaian Hari Nyepi.

“Malam ini proses Dharma Santi sudah ditutup, tetapi pesan Hari Raya Nyepi adalah untuk memberikan ruang bagi alam untuk dijaga dan dilestarikan  jangan berhenti sampai di sini,” tuturnya.

BACA JUGA:  Borong 6 Penghargaan, Jatim Juara Umum Anugerah DEN 2023

Disampaikan Khofifah, tanggal 30 Maret  kemarin, diperingati hari air sedunia. Sebelumnya juga diperingati hari menanam. Menurutnya, manusia harus berpikir, bagaimana perubahan iklim ternyata menjadi pekerjaan rumah yang tidak sederhana di seluruh dunia.

Dengan demikian, kata Khofifah, nuansa yang menjadi kekuatan Hari Raya Nyepi pada tataran bagaimana alam harus dijaga,  dilindungi, alam harus diberi ruang untuk bernafas dan alam diberi kesempatan untuk recovery terus dilakukan.

“Tolong ruh menjaga alam ini tetap bisa dilakukan dengan membangun sinergi bersama agar terus bergerak,” tegasnya.

BACA JUGA:  Rumah Sakit Diminta Jadi Medical Tourism

Lebih lanjut, Khofifah menambahkan, semangat menjalin kebersamaan dan sinergitas antara umat beragama juga turut membangun keberseiringan menjaga alam. “Membangun hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan Tuhan dan manusia dengan alam,” tandasnya. (ST02)

Tags: Dharma SantiGubernur KhofifahHari Raya NyepiTahun Baru Saka 1944
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Pemkot Surabaya Sigap Tangani Lansia Tinggal di Gubuk 1×2 Meter di Tambaksari

Kamis, 12 Februari 2026
Foto ilustrasi

Rayakan Imlek di Kya-Kya Chunjie Fest 2026, Pemkot Surabaya Hadirkan Budaya Pecinan

Kamis, 12 Februari 2026
Bunda Literasi Kota Surabaya, Rini Indriyani

Pemkot Surabaya Ajak Orang Tua Tanamkan Literasi Anak Lewat Membaca Nyaring

Kamis, 12 Februari 2026
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Kelompok Tani (Poktan) Sendang Biru menggelar panen cabai rawit.

Kendalikan Inflasi Menjelang Ramadan, Pemkot Surabaya Gencarkan Panen Cabai Lokal

Kamis, 12 Februari 2026

Berita Terkini

Pemkot Surabaya Sigap Tangani Lansia Tinggal di Gubuk 1×2 Meter di Tambaksari

Kamis, 12 Februari 2026
Foto ilustrasi

Rayakan Imlek di Kya-Kya Chunjie Fest 2026, Pemkot Surabaya Hadirkan Budaya Pecinan

Kamis, 12 Februari 2026
Prosesi pemakaman jenazah Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono.

Lepas Kepergian Ketua DPRD Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Lanjutkan Perjuangan untuk Masyarakat Miskin

Kamis, 12 Februari 2026
Bunda Literasi Kota Surabaya, Rini Indriyani

Pemkot Surabaya Ajak Orang Tua Tanamkan Literasi Anak Lewat Membaca Nyaring

Kamis, 12 Februari 2026
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Kelompok Tani (Poktan) Sendang Biru menggelar panen cabai rawit.

Kendalikan Inflasi Menjelang Ramadan, Pemkot Surabaya Gencarkan Panen Cabai Lokal

Kamis, 12 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In