• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Khofifah Pantau Harga Bahan Pokok dan Distribusi Migor di Pasar Besar Kota Pasuruan

by Redaksi
Jumat, 4 Maret 2022
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau harga bahan pokok di Pasar Besar, Kota Pasuruan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau harga bahan pokok di Pasar Besar, Kota Pasuruan.

SURABAYATODAY.ID, PASURUAN – Menjelang bulan Ramadan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau langsung harga bahan pokok di Pasar Besar, Kota Pasuruan, Jumat (4/3). Sekaligus memantau proses pendistribusian 6 ton minyak goreng curah bagi pedagang.

Dalam peninjauan tersebut Gubernur Khofifah didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo beserta jajaran dinas terkait. Pengecekan harga daging, minyak goreng hingga bawang merah, cabai merah dan cabai rawit ditanyakan secara langsung kepada para pedagang. Fakta di lapangan menunjukan bahwa harga daging sapi maupun ayam masih dalam kondisi stabil. Tetapi harga cabai merah, cabai rawit dan bawang merah mengalami kenaikan dua sampai lima ribu per kilonya.

“Alhamdulillah, stok relatif aman meski ada beberapa kebutuhan pokok yang naik seperti cabai merah , cabai rawit dan bawang merah. Kenaikan diduga akibat faktor cuaca,” ungkap Khofifah usai peninjauan.

“Pada dasarnya harga dan supplai daging sapi  stabil. Masih aman kondisinya. Harga daging sapi berada pada kisaran 100.000 hingga 120.000/kg sesuai jenis dan kualitasnya,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Surabaya Bakal Gelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional, Catat Tanggal dan Acara-acaranya

Di pasar tersebut Khofifah juga memantau harga tempe dan tahu. Diketahui, para pedagang lebih memilih menaikkan harga tahu dan tempe namun dengan ukuran yang sama.

“Berbeda saat di Madiun, pedagang lebih memilih harga sama , sizenya dikurangi. Namun untuk di Kediri dan Nganjuk memilih opsi seperti Kota Pasuruan, yakni size sama harga dinaikkan untuk tahu dan tempe,” terangnya.

Khofifah menuturkan, konsumsi kedelai di Jatim untuk sekitar 155ribu pengusaha tempe dan tahu memang 85% masih import dari luar negeri.

Ia pun mengusulkan solusi Food Estate yang ada di Kalimantan Tengah untuk bisa dimanfaatkan  sepanjang tahun sebagai upaya sustainibility mengingat di Jatim dan beberapa daerah lain tanaman kedelei biasanya ditanam sebagai penyela. Misalnya dalam setahun dua kali tanam padi dan sekali tanam kedelai. Sehingga total produksinya tidak bisa memenuhi total kebutuhan pengrajin tahu tempe di dalam negeri.

BACA JUGA:  Menilik Kontribusi Magang Mahasiswa ITS di Perusahaan Inggris

“Kita sudah komunikasikan dengan pemerintah pusat  bagaimana sustainability kedelai bisa dipenuhi oleh Pemerintah antara lain bisa menggunakan Food Estate di Kalimantan Tengah untuk  didedikasikan secara kontinyu penanaman kedeleinya,” kata Khofifah

“Kedelai di Jatim seringkali ditanam selingan. Padi-padi-kedelai. Tidak seutuhnya sepanjang tahun menanam kedelai. Kalau di Food Estate bisa sepanjang tahun menanam kedelai,” tambahnya

Dengan memanfaatkan food estate, Khofifah berharap adanya substitusi import  dari proses penanaman selingan di Jatim agar tidak memilih langsung opsi import dari luar negeri.

Sebagai informasi, Food Estate merupakan konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, bahkan peternakan di suatu kawasan. Food estate menjadi salah satu program strategis nasional tahun 2020 hingga 2024. Luas lahan yang dijadikan food estate di sana meliputi intensifikasi lahan seluas 14.135 hektare dan ekstensifikasi lahan seluas 22.500 hektare.

Secara khusus, Khofifah juga mengecek langsung distribusi minyak goreng bagi pedagang di pasar tradisional . Dirinya berharap minyak goreng yang digelontorkan Pemprov Jatim bersama Kemendag, RNI dan PPI  bisa menjadi stimulus bagi para pedagang tradisional serta menstabilkan supplai dan  harga minyak goreng.

BACA JUGA:  Donasi Surabaya untuk Bencana Sumatra Tembus Rp 1,3 Miliar

“Ketika minyak goreng masih dalam proses  stabilisasi  distribusinya agar   lancar, maka kami minta bupati/walikota tetap   menggelar operasi minyak goreng. Begitu pula terhadap kenaikan beberapa bumbu dapur maka saya mohon para bupati/ walikota secara intensif memantau dan mengintervensi dengan kebijakan dan operasi pasar agar sesuai dengan  daya beli masyarakat,” ungkapnya.

Di hadapan masyarakat yang mengantri minyak goreng, Khofifah mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari kedepan, stok minyak goreng yang tersubsidi oleh Pemerintah akan datang lagi. Dengan jumlah sekitar 4.000 ton yang akan datang di tanggal 9 Maret mendatang. Semoga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat lebih luas lagi.

“Dengan adanya kedatangan minyak goreng kembali, kita berharap kebutuhan masyarakat akan minyak goreng bisa segera terpenuhi,” pungkasnya. (ST02)

Tags: Bahan PokokKhofifah Indar ParawansaKota PasuruanMigorPantau HargaPasar Besar
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In