• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Jatim Miliki Jumlah Perusahaan Konstruksi Terbanyak di Indonesia

by Redaksi
Sabtu, 29 Januari 2022
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau proyek jalan tol Krian-Legundi, Bunder-Manyar.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau proyek jalan tol Krian-Legundi, Bunder-Manyar.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi yang memiliki perusahaan konstruksi terbanyak di Indonesia selama periode 2020-2021. Dalam rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) pada Desember 2021 lalu, yakni Konstruksi Dalam Angka 2021, Jatim berhasil mengungguli 33 provinsi lainnya dengan total 24.596 perusahaan konstruksi.

Angka tersebut bahkan mengalami kenaikan sebesar 26,59 persen jika dibandingkan tahun 2020 sebanyak 19.430 perusahaan konstruksi. Sedangkan di posisi selanjutnya, ada Provinsi Jawa Tengah dengan total 15.961 dan Provinsi DKI Jakarta 14.505 perusahaan konstruksi.

“Alhamdulillah, ini luar biasa. Perusahaan konstruksi di Jawa Timur tertinggi se-Indonesia. Ada 24.596 kontraktor yang tersebar di seluruh Jawa Timur. Angka ini juga ternyata naik 26,59 persen dari tahun 2020,” tutur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (29/1).

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Pasang Stiker Toko Modern Berjejaring, Tanda Lengkap Kantongi Izin

Dari total 24.596 kontraktor tersebut, terdiri dari 20.280 perusahaan berskala kecil, 2.303 perusahaan berskala menengah dan 102 perusahaan berskala besar. Sedangkan, 1.911 perusahaan lainnya tidak termasuk dalam kualifikasi.

Peningkatan jumlah perusahaan konstruksi ini sendiri, disebut Khofifah merupakan wujud kerja keras dan keseriusan dari seluruh elemen infrastruktur di Jatim. Mereka, lanjut dia, memberikan kontribusi dan dedikasi untuk semua sektor dan semua daerah di Indonesia, bukan hanya di Jawa Timur.

“Walaupun di tengah kondisi pandemi Covid-19, nyatanya pertumbuhan sektor konstruksi terus berjalan. Ini menjadi penguat tagline kita, Optimis Jatim Bangkit,” ucapnya.

BACA JUGA:  Teken Mou dengan Provinsi Jatim, Gubernur Lampung: Saling Menguntungkan dan Membutuhkan

Bahkan, peningkatan jumlah perusahaan konstruksi ini juga bisa menjadi supporter utama dalam realisasi berbagai macam proyek pembangunan infrastruktur Jawa Timur yang tertuang di dalam Perpres No. 80 tahun 2019 tentang Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Kita mendapatkan tugas yang terangkum dalam Perpres No. 80 tahun 2019. Di dalamnya banyak sekali PSN yang diharapkan bisa segera terealisasikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, tren peningkatan kontraktor juga dirasa akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Hal ini mengingat, peran sektor konstruksi berkaitan erat dengan penyerapan tenaga kerja, penanaman modal, jumlah proyek infrastruktur dan bangunan, hubungan timbal balik dengan sektor-sektor pendukung, bahkan menjadi fasilitator dalam pergerakan dan pertumbuhan barang dan jasa.

BACA JUGA:  Penyusunan RKPD 2025 Diselaraskan dengan Prioritas Pemerintah Pusat

“Tentunya kita berharap bahwa perkembangan infrastruktur nantinya akan sejalan dengan naiknya taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat secara umum,” pungkasnya. (ST02)

Tags: JatimKhofifah Indar ParawansaPerusahaan KonstruksiProyek Strategis Nasional
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Berita Terkini

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In