• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Ranking Stunting Surabaya Turun, dari Urutan 3 Menjadi 34

by Redaksi
Selasa, 21 Desember 2021
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani di salah satu Balai RW di Kelurahan Asemrowo yang saat itu digelar gerakan masyarakat peduli anak stunting.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani di salah satu Balai RW di Kelurahan Asemrowo yang saat itu digelar gerakan masyarakat peduli anak stunting.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani mengunjungi salah satu balai RW di Kelurahan Asemrowo melaksanakan Gerakan Masyarakat Peduli Anak Stunting (Germas Pas).

Di tempat itu, Eri menyatakan bahagia. Sebab, Kota Surabaya ranking stuntingnya turun. Surabaya menduduki nomor urut 34 dari 38 kabupaten/kota se Jawa Timur yang angka stuntingnya tertinggi.

“Padahal, kemarinnya angka stunting di Surabaya menduduki nomor urut 3 se Jawa Timur,” katanya.

Ia menyatakan atas keberhasilan itu, yang hebat adalah masyarakatnya. “Siapa yang hebat? Ya Pak Camatnya atau Bu Camatnya dan lurahnya. Siapa yang lebih hebat lagi? Ya masyarakatnya,” tegas Eri.

BACA JUGA:  PKK Surabaya Dukung Penuh Program Pemerintah Pusat, Fokus Ketahanan Pangan dan UMKM

Dikatakan, dirinya selalu mengatakan bahwa membangun sebuah kota tidak bisa sendirian. Membangun kota harus dengan hati nurani, warganya harus ikut bergerak dan saling membantu.

“Insya Allah itu yang akan saya bangun di Surabaya,” tambahnya.

Meski begitu, ia berharap tiga bulan ke depan Surabaya zero stunting, tidak ada lagi bayi stunting dan gizi buruk. Ia berharap semua pihak untuk bersama-sama membantu supaya Surabaya zero stunting.

Sementara itu, Indah, salah satu bunda yang memiliki anak stunting yang dikunjungi Wali Kota Eri bersama Ketua TP PKK Surabaya mengaku senang. Ia tidak menyangka bakal dikunjungi wali kota. Bagi dia, ini akan menjadi semangat baru untuk terus telaten dan sabar dalam mendidik dan mengasuh anaknya.

BACA JUGA:  Pemkot dan PKK Surabaya Kampanyekan Stop Perkawinan Anak di CFD Taman Bungkul

“Tentu senang banget, tidak pernah menyangka bakal dikunjungi Pak Eri sampai ke rumah,” ujarnya sambil menggendong anaknya.

Menurutnya, program penanganan anak stunting di Kota Surabaya ini sudah sangat bagus. Sebab, didampingi mulai awal hingga akhir atau sampai sembuh dan menjadi anak yang normal.

Ia mengaku juga sampai kenal dengan para petugas di Puskesmas karena setiap kali ada masalah pada anaknya, langsung dibawa ke puskesmas.

“Mulai saya hamil sampai hari ini, saya selalu konsultasi dan didampingi oleh teman-teman puskesmas. Tentunya ini sangat berharga bagi saya, sehingga saya merasa menangani anak saya ini tidak sendirian,” pungkasnya. (ST01)

BACA JUGA:  Sukses Tekan Kemiskinan Ekstrem-Stunting, Sri Mulyani Beri Insentif Rp 19 Miliar ke Surabaya
Tags: Eri Cahyadi34PKK SurabayaStunting
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In