• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Emil Ajak Generasi Milenial Bawa Narasi Perdamaian, Agama Tidak untuk Dibenturkan

by Redaksi
Minggu, 14 November 2021
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memperingati Maulid Nabi SAW di Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memperingati Maulid Nabi SAW di Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan.

SURABAYATODAY.ID, PEKALONGAN – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengingatkan sekaligus mengajak generasi milenial agar membawa narasi-narasi perdamaian di Sosial Media. Hal ini perlu dilakukan untuk mengikis pesan-pesan yang kontradiktif dengan ajaran Pancasila maupun Bhineka Tunggal. Selain itu, upaya ini menghindarkan generasi milenial dari paham radikalisme.

Dikatakan, anak muda harus bijak dan cerdas menggunakan sosial media agar tidak mudah terpengaruh berita-berita hoax yang kemudian menggiring pola pikir mereka ke paham radikalisme. “Semaksimal mungkin, bawa narasi-narasi perdamaian dalam bentuk tulisan maupun gambar,” pesan Wagub Emil saat memperingati Maulid Nabi SAW di Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan, Minggu (14/11).

Pada acara peringatan Maulid Nabi SAW yang dipimpin Habib M. Lutfhi Ali Yahya beserta para ulama dan habib itu juga dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid beserta jajaran.

BACA JUGA:  Interoperabilitas KRI Frans Kaisiepo-368 Dengan Kosek I Terjalin, Composite Strike Musuh Dihancurkan

Disampaikan Wagub Emil, pada dasarnya, agama tidak untuk diadu. Sebab, supremasi agama sudah tidak ada yang meragukan lagi. Artinya, eksistensi kebangsaan merupakan bagian dari hakikat sebagai manusia berbangsa yang beragama.

“Jadi, bukan berarti berbangsa tidak beragama. Inilah yang ditekankan bahwasannya kebangsaan justru bentuk solidaritas untuk melakukan ikhtiar yang baik,” jelasnya.

Ia mencontohkan, bahwa negara didirikan untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat dari Sabang sampai Merauke. Apabila nilai kebangsaan runtuh, maka salah satu solidaritas dan kesepahaman membangun bangsa akan hilang.

“Ini yang harus kita jaga, bukan diadu atau malah dibentur-benturkan karena pada hakekatnya supremasi Agama tidak ada yang menandingi,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Jabatan Komandan KRI Pulau Raas-722 dan KRI Pulau Rimau-724 Diserahkan kepada Dansatran Koarmada II

Sejauh ini, lanjut Wagub Emil, Habib Lutfhi yang juga menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) merupakan salah satu tokoh yang luar biasa memperjuangkan nilai-nilai agama.

“Salah satunya mengadakan maulid nabi untuk mendoakan bangsa dan negara. Silaturahmi semacam ini memberikan semangat untuk lebih peduli dan bekerjasama utamanya dalam mengupayakan pemulihan Covid-19,” imbuhnya.

Dalam mengantisipasi konten sosial bermuatan radikal, Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan, di zaman era digital yang menjadi sasaran dalam paham radikalisme mayoritas generasi milenial. Oleh karena itu, generasi Milenial harus bisa memilih data yang sesungguhnya dan tidak asal share kejelasannya.

“Di era pandemi, gencar-gencarnya para pelaku radikalisme proses rekrutmen sehingga orang tua juga waspada dan mengawasi putra mereka. BNPT pun selalu melakukan pendekatan dengan hati dalam langkah preventif,” tuturnya.

BACA JUGA:  Cara Penting Agar UMKM Jatim Semakin Kuat, Ini Kata Emil

Lebih lanjut, Boy pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menggunakan media sosial. Diharapkan, penggunaan media sosial dapat dimanfaatkan untuk tujuan yang baik serta dapat secara bijak menilai konten bermanfaat dan yang tidak bermanfaat.

“Karena itu seluruh pihak baik itu jajaran pemerintah, Kementerian/Lembaga, seluruh komponen masyarakat dan organisasi masyarakat perlu bersatu padu membangun kehidupan peradaban dunia maya yg penuh toleransi, penuh semangat saling menghormati, dan tidak menggunakan sosmed dalam konteks untuk kepentingan kejahatan,” tandas mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu. (ST02)

Tags: Emil Elestianto DardakMaulid NabiMilenialPekalonganRadikalisme
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In