• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Khofifah Acungi Jempol Kawasan Industri Nganjuk

by Redaksi
Selasa, 2 November 2021
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa peninjauan Kawasan Industri Nganjuk (KING) PT Mitra Saruta Indonesia di Kecamatan Rejoso, Nganjuk.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa peninjauan Kawasan Industri Nganjuk (KING) PT Mitra Saruta Indonesia di Kecamatan Rejoso, Nganjuk.

SURABAYATODAY.ID, NGANJUK – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi perusahaan-perusahaan di Kawasan Industri Nganjuk yang mampu eksis bertahan di tengah pandemi Covid-19. Bahkan tidak sedikit perusahaan yang menurut Khofifah justru menggenjot produktivitasnya. Salah satunya, pabrik sarung tangan yang berada di KING Rejoso.

“Industri sarung tangan pada saat pandemi Covid-19 dan masa PPKM ternyata tidak terkontraksi. Tidak ada pengurangan dan kendala produksi, pun pengurangan pegawai. Ini hal yang menurut saya menjadi semangat bagi Jatim untuk terus bangkit,” ungkap Khofifah.

Hal ini disampaikannya dalam peninjauan Kawasan Industri Nganjuk (KING) PT Mitra Saruta Indonesia di Kecamatan Rejoso, Nganjuk, Senin (1/11). Khofifah mengapresiasi bagaimana Kawasan Indusri Nganjuk dapat mempertahankan performanya bahkan di tengah pandemi.

Sebab, hal ini bukan cuma akan meningkatkan perekonomian Jatim secara keseluruhan. Rencana pembangunan titik-titik KI strategis lainnya juga berpotensi meningkatkan penghasilan daerah dan juga membuka lapangan kerja baru.

BACA JUGA:  Ini Alasan Wali Kota Eri Cahyadi Segel Minimarket yang Tak Sediakan Jukir Resmi

“Produktivitas di tengah pandemi ini masih bisa dijaga, dan semua pihak saling bersinergi dan bekerja keras. Bahkan, direncanakan akan ada pengembangan di titik-titik strategis lain yang bisa turut meningkatkan penghasilan daerah dan membuka lapangan kerja baru,” ungkapnya.

Atas hal itu, Khofifah mengimbau permudahan dan percepatan bagi proses pengajuan izin industri. Khofifah menyebutkan, Pemprov Jatim, pemerintah kabupaten, dan pemerintah pusat memiliki porsinya masing-masing, dan akan membantu percepatannya semaksimal mungkin.

“Pada dasarnya, proses perizinan ini perlu dilakukan percepatan, permudahan, dan akses yang lebih memungkinkan supaya Industri manufaktur di Jatim bisa mendapatkan ruang lebih baik,” ungkapnya.

Khofifah menegaskan, bahwa Pemprov Jatim, pemerintah daerah, dan pemerintah akan saling bersinergi menguraikan dan mengupayakan hal ini. Utamanya agar geliat ekonomi dan industri bisa terus tumbuh sehingga membawa keuntungan berlipat bagi masyarakat dan daerah.

BACA JUGA:  Khofifah Sebut Eri Cahyadi Cocok Jadi Kepala Suku antar Pemda di Provinsi Jawa Timur

Seusai melihat hasil produksi sarung tangan, Khofifah menyebut terdapat sekitar 50-60% dari hasil industri tersebut yang dialokasikan untuk ekspor. Karenanya, upaya untuk memaksimalkan dan memfasilitasi ekspor turut menjadi prioritas bagi Pemprov Jatim.

“50-60 persen produk sarung tangan produksi pabrik ini komoditas ekspor, maka menjadi penting bagi kita untuk meningkatkan dan memfasilitasi akses ekspor di kawasan-kawasan industri,” imbuhnya.

Melihat fakta tersebut, Khofifah mengaku optimistis bahwa keberadaan KING ini dapat mengakselerasi peningkatan ekonomi di Jatim. Sekaligus menjadi daya tarik investor untuk menanamkan investasinya di Jawa Timur. Saat ini, KING yang berupa kawasan peruntukan industri telah ditempati oleh beberapa perusahaan. Antara lain manufaktur sarung tangan, kertas, plastik, lem, dan lain sebagainya.

BACA JUGA:  Ajak Milenial Bangun Gerakan Donor Darah, Manfaatkan Medsos Agar Peminatnya Masif

Sebagai tambahan, Penetapan deliniasi Kawasan Industri Nganjuk (KING) seluas 1.224 Ha akan terbagi menjadi tiga Kawasan meliputi KING 1 seluas 646,06 Ha, KING 2 seluas 341,52 Ha, KING 3 seluas 236,99 Ha. Ke depan, untuk pembangunan lebih lanjut Kawasan Industri, Kabupaten Nganjuk harus segera mempersiapkan lahan, menyediakan Infrastruktur dasar berupa drainase, sampah, IPAL, PJU, Telekomunikasi, Air Bersih, Air Baku, ketersediaan Sumber Daya Manusia.

Sekaligus, melengkapi proses perizinan, serta membahas kebijakan pajak. Semua kelengkapan tersebut di atas terutama kebutuhan infrastruktur dasar diusulkan ke Kementerian/Lembaga terkait baik pusat maupun provinsi. Khofifah berharap bahwa pengembangan KI Nganjuk ini dapat menjadikan Kab. Nganjuk sebagai daerah Industri dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dengan tetap menjaga area pertanian terlindungi. (ST02)

Tags: Kawasan Industri NganjukKhofifah Indar ParawansaKING
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Sosialisasi pembatasan gawai di SMP Negeri 44 Surabaya.

Dispendik Surabaya Gencarkan Sosialisasi Pembatasan Gawai

Rabu, 21 Januari 2026

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In