• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 5 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Pakar Epidemiologi Unair: Surabaya Pantas Level 1

by Redaksi
Kamis, 16 September 2021
Pakar Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Dr Windhu Purnomo.

Pakar Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Dr Windhu Purnomo.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Kondisi Covid-19 di Surabaya semakin membaik dan berdasarkan asesmen situasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Asesemen itu menunjukkan Kota Surabaya dinyatakan masuk level 1.

Namun, dalam Inmendagri Nomor 42 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali, Kota Surabaya masih PPKM level 3.

Pakar Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Dr Windhu Purnomo mengatakan berdasarkan hasil asesmen Kemenkes, Surabaya memang pantas masuk level 1. Alasannya, dilihat dari kapasitas responnya dan transmisi komunitasnya sudah memenuhi semuanya dan di bawah standart atau level 1 semuanya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Buka Data; 75 Persen Penduduk yang Terkena Covid-19 Adalah Warga di Perumahan Menengah Atas

“Kalau dari hasil asesmen Kemenkes, memang pantas Surabaya level 1. Asesmen ini yang terbaik yang kita punya sekarang, karena sesuai dengan acuan WHO. Berbeda dengan dulu ketika masih pakai warna-warni, itu lebih tidak fair. Kalau yang sekarang ini sudah bagus,” kata Windhu.

Ia juga merinci capaian Surabaya dilihat dari transmisi komunitas dan kapasitas respon. Khusus untuk transmisi komunitas ada tiga indikator, yaitu kasus konfirmasi sudah bagus dengan nilai 8,81 per 100 ribu penduduk. Angka ini sudah di bawah standart Kemenkes 20 per 100 ribu penduduk.

BACA JUGA:  Selama Surabaya Holiday Super Sale, Tiket Wisata Hanya Rp 500

Kemudian untuk rawat inapnya 3,43 per 100 ribu penduduk, angka ini sudah di bawah standart Kemenkes 5 per 100 ribu penduduk. Lalu angka kematiannya, Surabaya sudah 0,65 dan standartnya Kemenkes tidak boleh lebih dari 1.

“Berarti oke semua kalau dilihat dari sini,” kata dia.

Selanjutnya, khusus untuk kapasitas responnya juga ada tiga indikator, yaitu untuk positivity ratenya sudah 0,41 persen dan jauh di bawah 5 persen sesuai standart Kemenkes. Sedangkan untuk tracingnya sekarang di Surabaya sudah 1:20,71 dan standarnya Kemenkes 1:14.

Kemudian untuk BOR-nya sekarang 14,45 persen dan sudah jauh dari standart Kemenkes 40 persen. “Jadi, sudah bagus semuanya dan sudah cocok,” tegasnya.

BACA JUGA:  Khofifah Indar Parawansa Terpilih sebagai Presidium HIMPUNI Periode 2025-2028

Di samping itu, dalam rapat virtual bersama Satgas Covid-19 Surabaya, ia juga memastikan bahwa Surabaya pantas level 1 karena capaian vaksinasinya. Berdasarkan data terbaru dari Dinkes Surabaya, vaksinasi dosis pertama di Kota Surabaya sudah mencapai 101,32 persen dan khusus lansianya sudah mencapai 90,10 persen.

Padahal, dari level 2 ke level 1 itu standart vaksinasi dosis pertamanya 70 persen dan untuk lansianya 60 persen. “Ini sudah luar biasa, sehingga kita pantas di level 1,” tegasnya sekali lagi. (ST01)

Tags: AsesmenCovid-19Level 1PPKMUnair
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah dan Kepala Kanwil BPN Jatim Serahkan 444 Sertipikat Hak Pakai untuk Pemprov dan Tempat Ibadah, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Aset Daerah

Rabu, 4 Maret 2026
Gubernur Khofifah saat menjadi pembicara kehormatan pada Rapat Pimpinan Kodam V/Brawijaya Tahun 2026 yang digelar di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya.

Di Rapim Kodam V/Brawijaya 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi “Nyekrup” Pemprov Jatim–Kodam V/Brawijaya Dukung dan Sukseskan Program Strategis Nasional

Rabu, 4 Maret 2026

Zakat Tembus Rp 18 Miliar, Wali Kota Eri Sebut Masjid Cheng Hoo Simbol Kebersamaan Surabaya

Rabu, 4 Maret 2026

Cari Titik Temu Lebar Sungai Kalianak, Pemkot Surabaya Kedepankan Musyawarah

Rabu, 4 Maret 2026

Berita Terkini

Gelaran Pasar Murah di Sukodadi Diserbu Warga, Gubernur Khofifah Sediakan Harga Bahan Pokok Terjangkau bagi Masyarakat Lamongan

Rabu, 4 Maret 2026

Gubernur Khofifah dan Kepala Kanwil BPN Jatim Serahkan 444 Sertipikat Hak Pakai untuk Pemprov dan Tempat Ibadah, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Aset Daerah

Rabu, 4 Maret 2026
Gubernur Khofifah saat menjadi pembicara kehormatan pada Rapat Pimpinan Kodam V/Brawijaya Tahun 2026 yang digelar di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya.

Di Rapim Kodam V/Brawijaya 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi “Nyekrup” Pemprov Jatim–Kodam V/Brawijaya Dukung dan Sukseskan Program Strategis Nasional

Rabu, 4 Maret 2026

Zakat Tembus Rp 18 Miliar, Wali Kota Eri Sebut Masjid Cheng Hoo Simbol Kebersamaan Surabaya

Rabu, 4 Maret 2026

Cari Titik Temu Lebar Sungai Kalianak, Pemkot Surabaya Kedepankan Musyawarah

Rabu, 4 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In