• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 13 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Terima Staf Khusus Presiden, Emil Sampaikan Prioritas Vaksinasi dan Pendidikan Bagi Disabilitas

by Redaksi
Senin, 14 Juni 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Staf Khusus (Stafsus) Presiden bidang Sosial, Angkie Yudistia di gedung Negara Grahadi, Senin (14/6) siang. Dalam pertemuan itu, Wagub Emil menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemprov Jatim terkait pemberdayaan kepada para penyandang Disabilitas, termasuk memprioritaskan pemberian vaksinasi kepada disabilitas.

“Vaksinasi disabilitas dan lansia menjadi prioritas bagi kami. Kami akan dorong semaksimal mungkin karena sampai saat ini vaksinasi untuk lansia masih 26 persen. Bersamaan dengan itu maka kami akan lakukan percepatan,” jelasnya.

Selain itu, persoalan pendidikan untuk para penyandang disabilitas juga menjadi prioritas. Emil menyampaikan perlunya pengintegrasian sekolah inklusif di Jatim dan memaksimalkan wawasan masyarakat terkait sekolah inklusif.

Tidak hanya dari segi vaksinasi dan pendidikan, Emil juga menyampaikan bagaimana peran serta masyarakat penyandang disabilitas untuk pemulihan ekonomi menjadi hal yang sangat penting. Sebab, data BPS tahun 2019 mencatat, sebanyak 4,9 juta jiwa di Jatim merupakan penyandang disabilitas.

BACA JUGA:  Eri Cahyadi Digadang Jadi Pejuang Inklusi di Surabaya

“Kemampuan mereka sendiri lebih banyak pada segi UMKM. Bisa melalui program seperti kampung inklusif di tiap daerah,” terangnya.

Berdasarkan data Dinas Sosial Provinsi Jatim, daerah yang memiliki penyandang disabilitas tertinggi berada di Kabupaten Kediri. Jumlahnya 4.059 orang. Sedangkan jumlah terendah berada di Kabupaten Pasuruan sebanyak 14 orang.

Sementara menyangkut Peraturan Daerah (Perda) tentang Disabilitas agar bisa bersinergi dengan Peraturan Pemerintah (PP), Wagub Emil kembali menyampaikan bahwa perlu adanya peninjauan kembali dan telaah bersama.

“Undang-undangnya tahun 2016, sedangkan Perdanya 2013. Ini perlu ditelaah kembali oleh kami,” sebutnya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Dorong Pemenuhan Aksesibilitas Bagi Penyandang Tunanetra

Untuk mendukung para disabilitas ini, Pemprov Jatim telah memberikan dukungan pembiayaan. Di antaranya pemberian jaminan hidup berupa uang tunai sebesar Rp 300 ribu setiap tiga bulan sekali kepada 3 ribu penyandang disabilitas pada 2020. Sedangkan 2021, targetnya meningkat menjadi 4 ribu penerima.

Selain pemberian dana jaminan hidup, Pemprov Jatim juga memberikan dana hibah sebesar Rp 9 milliar kepada National Paralympic Committee (NPC). Dana tersebut akan dialokasikan untuk pelaksanaan Pekan Paralimpik, September 2021 mendatang.

“Kami juga sedang membangun sebuah unit pelayanan yang akan menampung 500 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Sidoarjo,” sebut Emil.

Dalam kesempatan yang sama, Stafsus Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia mengutarakan, maksud kedatangannya adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat untuk menyampaikan pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas di setiap daerah. Terkait aspek pendidikan, Angkie menyampaikan hal yang sama dengan Emil.

BACA JUGA:  Bersama Nokia-Indosat, ITS Luncurkan 5G Experience Center Pertama di Indonesia

Angkie mengamati, bahwa titik akar permasalahan para penyandang Disabilitas adalah pada persoalan pendidikan.

“Sekolahnya ada, tapi tenaga pendidik dan kurikulum belum siap ya juga tidak akan berdampak. Kami amati bahwa rata-rata permasalahannya adalah pendidikan. Kami akan coba sampaikan kepada kementerian bahwa yang perlu disiapkan adalah seluruh lini pendidikan,” sebutnya.

“Mulai dari tenaga pendidiknya, sekolahnya bahkan hingga kurikulumnya. Agar semua terlaksana dengan baik,” imbuhnya.

Angkie meminta dukungan Pemprov Jatim terkait langkah pemerintah pusat yang akan mendirikan Komisi Nasional Disabilitas. Rencananya akan disahkan Desember 2021 mendatang.

“Mohon dukungannya dari Pemprov Jatim agar bisa bersinergi bersama nantinya,” pungkasnya. (ST02)

Tags: DisabilitasEmil Elestianto DardakPendidikanStaf Khusus PresidenVaksinasi Covid-19
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Dorong Transformasi Layanan Kesehatan, Mahasiswa ITS Rancang Cermin Cerdas

Selasa, 13 Januari 2026

Gubernur Khofifah Temui Menko PMK dan Menkes, Tegaskan Kesiapan RSUD Dr Soetomo Jadi World Class Academic Medical Center dan Jalankan Program Hospital Based

Selasa, 13 Januari 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri peresmian sekolah rakyat di SRT 9 Banjarbaru Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan (BBPPK) Banjarmasin, Jalan Trikora, Landasan Ulin, Banjarbaru Kalimantan Selatan.

166 Sekolah Rakyat Diresmikan Presiden Prabowo di Banjarbaru: Jatim Provinsi dengan SR Terbanyak, 26 Titik 

Selasa, 13 Januari 2026
Direktur Utama PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho

RPH Surabaya Jamin Pasokan Daging Cukup

Selasa, 13 Januari 2026

Berita Terkini

Dorong Transformasi Layanan Kesehatan, Mahasiswa ITS Rancang Cermin Cerdas

Selasa, 13 Januari 2026

Gubernur Khofifah Temui Menko PMK dan Menkes, Tegaskan Kesiapan RSUD Dr Soetomo Jadi World Class Academic Medical Center dan Jalankan Program Hospital Based

Selasa, 13 Januari 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri peresmian sekolah rakyat di SRT 9 Banjarbaru Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan (BBPPK) Banjarmasin, Jalan Trikora, Landasan Ulin, Banjarbaru Kalimantan Selatan.

166 Sekolah Rakyat Diresmikan Presiden Prabowo di Banjarbaru: Jatim Provinsi dengan SR Terbanyak, 26 Titik 

Selasa, 13 Januari 2026
Direktur Utama PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho

RPH Surabaya Jamin Pasokan Daging Cukup

Selasa, 13 Januari 2026
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Fikser saat menemui massa yang berdemo tentang pemindahan tempat pemotongan sapi.

Pemkot Surabaya Tetap Pindahkan Jagal RPH Pegirian Usai Idul Fitri 2026

Senin, 12 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In