SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dalam acara pisah sambut Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II dari Laksamana Muda (Laksda) TNI I.N.G. Sudihartawan kepada Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan tentang pentingnya sinergitas dan strong partnership di antara seluruh jajaran Forkopimda Jatim. Hal ini sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif di Jatim.
Sebab, suasana kondusif di Jatim ini sangat berpengaruh bagi nasional. Dengan kekuatan seluruh Forkopimda Jatim bergerak dan bersatu dengan masyarakat mewujudkan soliditas dan solidaritas sosial.
“Ini penting, karena suasana kondusif di Jatim juga berpengaruh bagi nasional, ibaratnya Jatim tidak boleh batuk karena dropletnya bisa sampai ke Ibu Kota (Jakarta),” ujarnya.
Acara pisah sambut ini sendiri dilaksanakan di atas KRI Bima Suci, Sandar Dermaga Madura Koarmada II. Turut hadir pada acara pisah sambut Pangkoarmada II tersebut, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak beserta Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Elestianto Dardak, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dan PJU Koarmada II.
Sementara itu, Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto berharap untuk dapat meneruskan berbagai langkah dan program yang telah dilakukan oleh Laksda TNI I.N.G Sudihartawan. Untuk itu, pihaknya juga berpendapat bahwa untuk mewujudkannya dibutuhkan sinergi dari seluruh Forkopimda Jatim.
Pada kesempatan yang sama, Laksda TNI I.N.G. Sudihartawan menyampaikan kesan dan pesannya selama menjabat Pangkoarmada II. Selama dirinya menjabat, suasana di Provinsi Jatim sangat nyaman di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah. Selain itu, kondisi Forkopimda Jatim juga guyub rukun.
“Kami bisa melaksanakan tugas menjadi Pangkoarmada II selama 187 hari dengan baik atas bimbingan Gubernur Khofifah dan jajaran Forkopimda Jatim. Suasana di sini seperti keluarga,” tuturnya. (ST02)





