• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Dosen ITS Raih Penghargaan Chevalier dans L’Ordre des Palmes Academiques dari Pemerintah Prancis

by Redaksi
Sabtu, 27 Maret 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Penghargaan Chevalier dans L’Ordre des Palmes Academiques diberikan kepada dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof Dr Ir Ria Asih Aryani MEng, oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Olivier Chambard. Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya membantu mengirimkan mahasiswa double degree dari Indonesia untuk melanjutkan pendidikan jenjang S2 dan S3 ke Prancis.

L’Ordre des Palmes Academiques merupakan penghargaan bergengsi dunia yang dianugerahkan oleh Pemerintah Prancis kepada akademisi dari seluruh dunia yang telah memberikan kontribusi besar bagi kerja sama antara Prancis dan suatu negara terkait di bidang pendidikan dan kebudayaan.

BACA JUGA:  Sekolah Tatap Muka Berjalan Sesuai Rencana, SMP yang Lain Menyusul di Januari 2021

Salah satu gelar dalam penghargaan ini ialah Chevalier atau ksatria yang diumumkan oleh Perdana Menteri Prancis Jean Castex untuk diberikan kepada Ria pada 4 Maret 2021 lalu. Tak tanggung-tanggung, untuk menyandang gelar ksatria ini, setidaknya butuh waktu 10 tahun pelayanan atau prestasi luar biasa.

Ria sendiri menerima penghargaan ini secara langsung pada 24 Maret 2021 bertempat di Kantor Konsulat Prancis di Surabaya. Ria dinilai berjasa dalam membimbing mahasiswa-mahasiwa jenjang S2 dan S3, khususnya mahasiswa departemen Teknik Sipil di ITS dalam menempuh program pendidikan double degree Indonesia-Prancis.

BACA JUGA:  Bantu Tingkatkan Sertifikasi Keahlian, ITS-DAS Certification Teken MoU

“Saya pernah mengirimkan paling sedikit 20 orang mahasiwa jenjang S2 program double degree untuk melanjutkan pendidikan ke Prancis,” ungkap mantan Wakil Direktur Pascasarjana ITS periode 2011-2015 ini.

Perempuan yang juga pernah meraih penghargaan Prix Mahar Schützenberger ini juga seringkali mendatangkan akademisi dari Prancis untuk memberikan kuliah tamu di Indonesia, serta turut aktif melakukan penelitian yang berkolaborasi dengan peneliti Prancis. “Program kerja sama baik pengiriman mahasiswa dan penelitian dengan pihak Prancis ini sudah saya jalin sejak 1994,” tutur dosen program pendidikan doktor Teknik Sipil ITS yang akan dikukuhkan sebagai guru besar pada 31 Maret mendatang ini.

BACA JUGA:  Deteksi Kesulitan Belajar, ITS Rancang Aplikasi Ujian Cerdas i-Assessment

Alumnus Ecole Entrale de Paris kelahiran Yogyakarta tahun 1956 ini berharap agar capaiannya ini dapat menjadi pintu gerbang yang akan memperluas dan mempermudah program-program kerja sama Indonesia dan Prancis, untuk meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa Indonesia.

“Ke depan saya akan berusaha mengirimkan lebih banyak lagi mahasiswa-mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan S2 dan S3 ke Prancis serta mengundang pengajar-pengajar dari Prancis untu, berbagi ilmu,” pungkasnya bersemangat. (ST05)

Tags: Chevalier dans L’Ordre des Palmes AcademiquesDosenITSPenghargaanPrancis
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026

Wagub Emil Tinjau Longsor di Jalur Nasional Trenggalek–Ponorogo, Pastikan Percepatan Penanganan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026

Wagub Emil Tinjau Longsor di Jalur Nasional Trenggalek–Ponorogo, Pastikan Percepatan Penanganan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 6 Maret 2026

Kasus Hipertensi Tembus 248 Ribu, Pemkot Surabaya Keluarkan Aturan Ketat Konsumsi GGL

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In