• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 13 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Belajar Sejarah Lewat Game, Mahasiswa ITS Ciptakan Permainan ARCADIA

by Redaksi
Minggu, 21 Maret 2021
Contoh tampilan kartu pada permainan ARCADIA, karya tim mahasiswa ITS.

Contoh tampilan kartu pada permainan ARCADIA, karya tim mahasiswa ITS.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Masih banyak siswa sekolah yang kurang tertarik belajar sejarah karena dianggap membosankan. Berawal dari hal tersebut, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas sebuah permainan berbasis teknologi Augmented Reality (AR).

Mereka adalah Hammam Dhiyaurrahman, Muhammad Wahyudin, Daffa Rizdhiya Sadek, Hanif Srisubaga Alim, Nathaniel Bisma Adyatma, dan Annisa Ramadhani yang berasal dari Departemen Teknik Sistem dan Industri, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem ITS. Tim yang diketuai oleh Hammam Dhiyaurrahman ini merupakan bagian dari Research and Development (R&D) Tim Bramunastya ITS.

BACA JUGA:  Mensos Ajak ITS Rancang Kapal dan Kirim GESITS untuk Papua

Para mahasiswa ini menciptakan permainan ini untuk membantu siswa-siswi jenjang SMP dan SMA sederajat dalam meningkatkan rasa nasionalisme. Lewat permainan ini juga sekaligus mempelajari sejarah Indonesia dengan lebih menarik.

Hanif Srisubaga Alim menjelaskan, permainan bertajuk Augmented Reality History Education Card Game (ARCADIA) ini merupakan permainan kartu. Di mana siswa diminta untuk menentukan tokoh sejarah yang terkait dengan peristiwa sejarah yang ditampilkan. “Siswa yang mendapat kartu paling banyak adalah pemenang dari permainan ini,” katanya.

Lebih lanjut, pendiri YadaYouth.id ini memaparkan bahwa timnya berusaha memberikan pendidikan yang seru dan dapat dimiliki oleh semua orang. Hadirnya teknologi AR membuat permainan ini mudah diakses oleh siswa, bahkan dengan ponsel sederhana sekalipun.

BACA JUGA:  Peringati Bulan Bung Karno, Adhy Ziarah ke Blitar

“Selain itu, permainan ini tidak membutuhkan kapasitas penyimpanan yang besar dan tidak memerlukan perangkat pendukung lain,” tambahnya.

Sementara ini belum ada data dan riset yang lebih mendalam untuk membuktikan ARCADIA lebih diminati dibanding permainan konvensional lain. Namun, setelah melakukan pengujian, Hanif yakin bahwa ARCADIA cukup mengasyikan bagi anak-anak dan mampu menambah wawasan mereka terkait peristiwa sejarah.

“Berdasarkan hasil pengujian, tingkat keberhasilan permainan ini dalam meningkatkan nasionalisme siswa mencapai 90 persen,” ungkap Hanif yang juga merupakan co-founder dari Global Millennial Group.

BACA JUGA:  Surabaya PPKM Level 3, Kegiatan Ekonomi Harus Tetap Jalan

Dipaparkan Hanif, saat ini ARCADIA berada dalam tahap pengembangan dan telah berhasil mendulang medali emas pada kategori Social Science di ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2021 yang digelar Indonesian Young Scientist Association (IYSA), Februari lalu. Atas kreativitas dan inovasi yang dihadirkan dalam permainan ini, ARCADIA juga mendapat Special Award dari Malaysia Innovation, Invention, and Creativity Award (MIICA). (ST05)

Tags: ARCADIABelajar SejarahGameITS
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

ITSafe, Langkah ITS Wujudkan Ruang Aman dan Inklusif di Kampus

Rabu, 13 Mei 2026
Bunda Literasi Provinsi Jatim Arumi Bachsin

Arumi Tegaskan Duta Bahasa Provinsi Jatim Ajang Merepresentasikan Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah

Rabu, 13 Mei 2026
Foto ilustrasi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sedang meninjau hewan kurban di Rumah Potong Hewan.

Hewan Kurban Masuk Surabaya Wajib Vaksin PMK dan Kantongi SKKH 

Rabu, 13 Mei 2026
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 PT Siloam International Hospital, Tbk di Tangerang.

Siloam Raup Pendapatan Rp 12,8 Triliun di 2025, Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan

Rabu, 13 Mei 2026

Berita Terkini

ITSafe, Langkah ITS Wujudkan Ruang Aman dan Inklusif di Kampus

Rabu, 13 Mei 2026

Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Apresiasi Capaian Jatim Jadi Role Model Penguatan SDM dan Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 13 Mei 2026
Bunda Literasi Provinsi Jatim Arumi Bachsin

Arumi Tegaskan Duta Bahasa Provinsi Jatim Ajang Merepresentasikan Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah

Rabu, 13 Mei 2026
Foto ilustrasi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sedang meninjau hewan kurban di Rumah Potong Hewan.

Hewan Kurban Masuk Surabaya Wajib Vaksin PMK dan Kantongi SKKH 

Rabu, 13 Mei 2026
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 PT Siloam International Hospital, Tbk di Tangerang.

Siloam Raup Pendapatan Rp 12,8 Triliun di 2025, Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan

Rabu, 13 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In