• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 28 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Mulai April 2021; Layanan Kesehatan Warga Surabaya Cukup Pakai KTP, Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak

by Redaksi
Selasa, 16 Maret 2021
Walu Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam penandatanganan nota kesepakatan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kantor Cabang Surabaya.

Walu Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam penandatanganan nota kesepakatan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kantor Cabang Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kantor Cabang Surabaya. Penandatanganan ini terkait kerjasama program Jaminan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage) untuk warga Kota Surabaya. Kegiatan dilakukan di lobi lantai II Balai Kota Surabaya, Selasa (16/3).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, penandatanganan nota kesepakatan bersama ini untuk memastikan bahwa saat ini pendataan warga Surabaya pemegang jaminan kesehatan yang masuk sudah mencapai 90 persen lebih. Maka ke depan seluruh warga Surabaya secara otomatis apabila ingin mendapatkan layanan kesehatan cukup menggunakan KTP.

BACA JUGA:  BMKG dan Pemkot Surabaya Ungkap Penyebab Banjir

“Insya Allah mulai 1 April 2021, seluruh warga KTP Surabaya di manapun rumah sakit yang bekerjasama dengan pemerintah kota, itu cukup dengan KTP sudah bisa dilayani kesehatannya,” kata  Eri Cahyadi.

Dia menjelaskan, bahwa dalam program Universal Health Coverage (UHC) itu sendiri, apabila pemegang jaminan kesehatan pada sebuah kota sudah mencapai 95 persen, maka warga yang sakit cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan. Di sisi lain, program ini juga untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa harus menghadapi kesulitan finansial.

“Sehingga untuk mendapatkan layanan kesehatan, warga KTP Surabaya tidak perlu lagi menggunakan surat keterangan miskin,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bank Jatim Trade Connect Summit 2024, UMKM Jatim Optimistis Go International

Di samping itu, dalam program tersebut, kata Eri, apabila warga sebelumnya membayar BPJS secara mandiri kelas satu, kemudian tiba-tiba tidak sanggup membayar, maka otomatis bisa dimasukkan kelas tiga. Dalam.pembayaran kelas tiga ini menjadi tanggung jawab pemkot.

“Misal ada warga Surabaya sakit di (BPJS) kelas satu, tiba-tiba dia tidak mampu membayar, kemudian dia berubah ke kelas tiga. Nah, ketika mau pindah ke kelas tiga secara otomatis langsung (biaya) dicover oleh pemerintah kota,” terang dia.

Ia menyatakan, bahwa Pemkot Surabaya juga siap menanggung pembayaran BPJS Kesehatan warga Surabaya apabila sudah non-aktif ketika warga itu resign atau tidak lagi bekerja di perusahaan yang menanggung biaya BPJS. “Saya berharap tidak ada lagi warga Surabaya yang sakit dan sedih karena tidak dilayani kesehatannya,” tutur dia.

BACA JUGA:  100 Ton Beras Didistribusikan ke Kios TPID Per Pekan

Optimalisasi layanan kesehatan rupanya tak hanya dilakukan Pemkot Surabaya dari sisi pembiayaan. Sebab, saat ini pemkot sedang menyiapkan SOP batas waktu maksimal pelayanan di puskesmas, mulai dari mendaftar hingga menerima obat.

“Nah, ini yang kita ingin memberikan betul jaminan kesehatan kepada masyarakat. Jangan sampai ada (warga) nanti datang berobat 15 menit, menunggunya 2 jam. Sehingga nanti pelayanannya bisa lebih cepat,” tegas dia. (ST01)

Tags: BPJSJaminan Kesehatan SemestaKTPLayanan KesehatanPemkot SurabayaUniversal Health Coverage
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Pemkot Surabaya Terapkan 76 Titik Parkir Digital

Selasa, 27 Januari 2026

Pembangunan Flyover Taman Pelangi Segera Dimulai

Selasa, 27 Januari 2026

Dari Rumah Padat Karya ke Ruang Publik Kreatif, Viaduct Gubeng Catat Omzet Rp725 Juta

Selasa, 27 Januari 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PW IPHI Jawa Timur.

Wagub Emil Tegaskan Peran IPHI Jaga Kemabruran Haji Sepanjang Hayat

Selasa, 27 Januari 2026

Berita Terkini

Pemkot Surabaya Terapkan 76 Titik Parkir Digital

Selasa, 27 Januari 2026

Pembangunan Flyover Taman Pelangi Segera Dimulai

Selasa, 27 Januari 2026

Dari Rumah Padat Karya ke Ruang Publik Kreatif, Viaduct Gubeng Catat Omzet Rp725 Juta

Selasa, 27 Januari 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PW IPHI Jawa Timur.

Wagub Emil Tegaskan Peran IPHI Jaga Kemabruran Haji Sepanjang Hayat

Selasa, 27 Januari 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau sekaligus melakukan panen bandeng di Kampung Perikanan Budidaya (KPB) “Kampung Bandeng” Desa Pangkhah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik

Sekdaprov Jatim Dampingi Menko Pangan Panen Bandeng di Gresik, Jadi Penguat Ketahanan Pangan Berbasis Pesisir

Selasa, 27 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In