• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 5 Desember 2025
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Bantu Praktikum Tuna Netra, Kini Ada Termometer Berbasis Suara

by Redaksi
Kamis, 24 Desember 2020

Surabayatoday.id, Surabaya – Setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang setara dan layak, tak terkecuali bagi mereka yang memiliki keterbatasan khusus. Berdasar hal tersebut, salah satu tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuat terobosan dengan merancang termometer berbasis suara. Termometer ini sebagai sarana praktikum siswa tuna netra dalam mengukur temperatur.

Salah satu dosen dari Departemen Teknik Material dan Metalurgi yang tergabung dalam tim tersebut, Azzah Dyah Pramata menjelaskan saat termometer ini digunakan dapat memunculkan suara secara otomatis sesuai temperatur hasil pengujiannya. Sehingga orang yang melakukan pengujian hanya cukup mendengarkan suara dari termometer tersebut.

BACA JUGA:  ITS Beraudiensi dengan RSUD Mojokerto Siapkan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan

Bagi seorang tuna netra, termometer ini akan sangat membantu mereka dalam melakukan pengukuran temperatur, khususnya bagi seorang siswa yang mengalami keterbatasan tersebut. “Sehingga semua siswa bisa mendapatkan akses yang sama dalam pembelajaran,” ungkap dosen yang pernah meraih penghargaan Young Female Researcher Awards dari Pemerintah Jepang ini.

Prinsip kerjanya, lanjut Azzah, sensor pada termometer tersebut akan mendeteksi besar temperatur dalam jangkauan 0-100 derajat celcius. Selanjutnya, perangkat arduino akan memberikan perintah untuk mengaktifkan suara sesuai dengan besaran temperatur yang dideteksi.

BACA JUGA:  Risma Siap Normalisasi Kali Porong Agar Air Bersih untuk Warga Sidoarjo Bisa Murah

Dosen lulusan Kumamoto University, Jepang tersebut juga menyebutkan, banyak aspek yang harus diperhatikan dalam mendesain termometer ini. “Selain keamanan, sisi ergonomi menjadi hal yang sangat penting dalam perancangannya,” ungkap Azzah.

Berhubung penggunanya tidak bisa melihat, Azzah menjelaskan jika setiap tombol yang ada dibuat sesederhana mungkin dan berbeda bentuknya. Hal tersebut akan memudahkan mereka dalam membedakan fungsinya ketika diraba-raba.

Selain itu, badan termometer tersebut juga terbuat dari polimer daur ulang yang diproses menggunakan printer tiga dimensi.

BACA JUGA:  PT PAL Indonesia Ajak ITS Berkolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045

Saat ini, termometer tersebut telah dilakukan uji coba di Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa A (SMPLB-A) Yayasan Pendidikan Anak-anak Buta (YPAB) Surabaya. Ke depan, Azzah berharap jika prosesnya bisa berkesinambungan dalam menunjang kurikulum pendidikan bagi tuna netra.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPLB-A YPAB Surabaya Drs Eko Purwanto mengaku terbantu dengan adanya termometer tersebut. Pasalnya, siswa tuna netra selama ini masih menggunakan termometer raksa yang harus dibantu dengan orang lain untuk melihat hasil pengukurannya.

“Dengan (termometer) ini, anak-anak bisa melakukan pengukurannya sendiri,” pungkasnya. (ST05)

Tags: Alat Pengukur SuhuITSPendidikanPraktikumTermometerTuna Netra
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Pakar ITS: Siapsiagakan Masyarakat Hadapi Siklon Tropis di Samudera Hindia

Jumat, 5 Desember 2025
Kepala Bappendalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad dalam forum Creative Dialogue: Surabaya Dalam Kartografi Kreatif di Universitas Ciputra.

Pemkot Surabaya Paparkan Strategi Kolaborasi Hepta Helix

Jumat, 5 Desember 2025
Pemkot Surabaya menggelar istighotsah bersama untuk warga terdampak bencana longsor dan banjir bandang Sumatera di lobi lantai 2 Balai Kota.

Pemkot Surabaya Gelar Istighotsah Bersama untuk Keselamatan Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Jumat, 5 Desember 2025

Surabaya Bakal Gelar Cap Kapal Checkmate FIDE Rated Edisi Ketiga

Kamis, 4 Desember 2025

Berita Terkini

Pakar ITS: Siapsiagakan Masyarakat Hadapi Siklon Tropis di Samudera Hindia

Jumat, 5 Desember 2025
Kepala Bappendalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad dalam forum Creative Dialogue: Surabaya Dalam Kartografi Kreatif di Universitas Ciputra.

Pemkot Surabaya Paparkan Strategi Kolaborasi Hepta Helix

Jumat, 5 Desember 2025
Pemkot Surabaya menggelar istighotsah bersama untuk warga terdampak bencana longsor dan banjir bandang Sumatera di lobi lantai 2 Balai Kota.

Pemkot Surabaya Gelar Istighotsah Bersama untuk Keselamatan Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Jumat, 5 Desember 2025

Surabaya Bakal Gelar Cap Kapal Checkmate FIDE Rated Edisi Ketiga

Kamis, 4 Desember 2025

Usung Semangat Progresif, HIMA D4 TLM UMAHA Sukses Gelar Rapat Kerja Tahunan 2025/2026

Kamis, 4 Desember 2025
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In