• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Miliki Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro, Warga Desa Puncu Kediri Kurangi Ketergantungan ke PLN

by Redaksi
Minggu, 20 Desember 2020

Surabayatoday.id, Kediri – Di era sekarang, energi listrik sudah menjadi kebutuhan utama. Hampir semua kegiatan dilakukan dengan memanfaatkan listrik. Karena itu bisa dikatakan, semua orang memiliki ketergantungan ke listrik.

Masalahnya, produksi listrik sangat terbatas. Listrik terbesar masih dimiliki PLN. Bermula dari hal tersebut, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITS melakukan pengabdian masyarakat (Abmas) berupa pemanfaatan aliran air di desa untuk memproduksi energi listrik, sehingga diharapkan bisa meningkatkan perekonomian desa.

Kegiatan KKN Abmas ITS ini dilaksanakan di Desa Puncu, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Pembimbing kegiatan Abmas dan KKN ITS, Ahmad Fauzan Adziima ST MSc, menjelaskan bahwa instalasi teknologi tepat guna berupa Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan listrik desa terhadap PLN.

“Selain itu, pembangunan PLTMH juga ditujukan untuk memanfaatkan potensi daerah Desa Puncu yang memiliki banyak aliran air,” katanya.

BACA JUGA:  Anargya ITS Sabet Enam Gelar Juara di Formula Bharat Pi-EV 2023

PLTMH merupakan pembangkit listrik yang dapat memanfaatkan aliran air dengan kapasitas kurang dari 1 megawatt (MW). Produksi ini didukung oleh aliran air desa yang menurut pantauan tim ITS memiliki debit masing-masing 0,9 meter kubik per detik dengan rata-rata kecepatan aliran 0,5 meter per detik.

“Dari fakta ini dapat disimpulkan bahwa Desa Puncu memiliki potensi untuk dapat menghasilkan 200 – 1.000 watt listrik secara mandiri tanpa harus bergantung pada listrik PLN,” jelasnya.

Pemasangan PLTMH ini, lanjut dosen yang kerap disapa Fauzan ini, diawali dengan analisis keperluan dan juga sambungan pipa air, yang kemudian diikuti dengan instalasi turbin. Selanjutnya turbin ini disambungkan dengan katrol mekanik dan sabuk kipas untuk memutar generator berkapasitas 220 V/13,6 A.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Penuhi Undangan Menteri Luar Negeri Singapura, Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi, Investasi, SDM serta Pendidikan

Saat ini listrik yang dihasilkan masih berkisar pada 160-190 volt atau dengan daya rata-rata 200- 220 watt. “Ke depan akan ada penambahan turbin sehingga mendapat tambahan energi,” ujar dosen Departemen Teknik Instrumentasi ITS ini.

Listrik yang telah dihasilkan nantinya digunakan untuk menyuplai kebutuhan-kebutuhan umum seperti Penerangan Jalan Umum (PJU), tempat penampungan air, dan juga tempat ibadah. Produksi energi listrik secara mandiri ini akhirnya dapat mengurangi ketergantungan Desa Puncu terhadap listrik dari PLN.

“Ini menjadi solusi dan inovasi untuk mengurangi konsumsi energi listrik PLN,” tambah Fauzan.

Lelaki kelahiran 1991 inipun menerangkan, Desa Puncu memiliki kegiatan UMKM produktif dengan komoditas berupa abon cabe dan kopi Kelud. Kegiatan produksi komoditas tersebut masih sangat bergantung pada listrik dari PLN.

BACA JUGA:  Mahasiswa ITS Tingkatkan Kualitas Maggot Melalui Pakan Biofeed dan IoT

Listrik hasil produksi PLTMH ini pun direncanakan akan menyuplai untuk meningkatkan keuntungan dari UMKM Kelompok Swadaya Mandiri Lamor Kelud Sejahtera tersebut.

Fauzan pun mengungkapkan, PLTMH ini memberikan manfaat yang lebih luas lagi kepada masyarakat Desa Puncu. Selain sebagai pembangkit listrik dan penghasil energi, PLTMH ini bisa digunakan sebagai sarana edukasi kepada para pemuda dan anak-anak di desa tersebut.

Selain itu, sejauh progres tahun ini, sejak bulan November lalu tim Abmas dan KKN ITS tersebut telah melakukan penyuluhan kepada para warga setempat mengenai perawatan PLTMH. Ke depan, tim ITS berencana untuk mengadakan kegiatan berupa workshop mengenai pembuatan pembangkit listrik ini.

“Untuk periode tahun berikutnya, akan diadakan workshop untuk membuat desain dan membuat sendiri turbinnya,” ujarnya. (ST05)

Tags: AbmasDesa PuncuITSKediriKKNPembangkit ListrikPendidikanPLNTenaga Mikrohidro
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In