• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Mahasiswa ITS Canangkan Strategi Konstruksi Hemat Sumber Daya

by Redaksi
Jumat, 11 Desember 2020

Surabayatoday.id, Surabaya -Pembangunan apartemen saat ini diperlukan untuk menopang tempat tinggal masyarakat akibat lahan yang semakin sempit. Namun, tak dipungkiri bahwa dalam membangun infrastruktur tersebut diperlukan sumber daya yang besar.

Melihat hal tersebut, tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menawarkan inovasi proyek pembangunan apartemen dengan menggunakan jenis bekisting peri dan pelat precast. Mereka adalah Ahmad Wisam Abdillah, Kevin Adinugraha Sudijar, dan Mukhammad Zadhi Nashruddin. Ketiga punggawa dari Departemen Teknik Sipil ITS itu menawarkan kedua inovasi tersebut untuk proyek pembangunan salah satu apartemen di Kota Malang.

Ahmad Wisam Abdillah mengatakan inovasi bekisting peri merupakan jenis bekisting yang terbuat dari baja sehingga dapat digunakan berkali-kali sampai proyek apartemen selesai. Dikatakan mahasiswa yang akrab disapa Wisam itu, bekisting peri ini bentuknya hampir sama dengan bekisting kayu konvensional yang pada umumnya digunakan.

BACA JUGA:  30 Persen Pasien Covid-19 Adalah Lansia, Pemkot Surabaya Lakukan Langkah Ini

Namun, jenis bekisting ini dinilai lebih tahan lama dan dapat meminimalisasi terjadinya diskoneksi pada bekisting. “Selain itu, bekisting ini juga mengurangi kemungkinan terjadinya kebocoran pada bekisting,” ungkapnya.

Pada proyek ini, jenis bekisting tersebut digunakan untuk merancang pagar keliling dan kolom apartemen. Tujuannya ialah untuk memangkas durasi proyek agar selesai lebih cepat. “Sebab, apartemen ini memiliki 12 lantai dan terdapat dua lantai bawah tanah untuk parkiran mobil,” jelasnya.

Selain memangkas waktu proyek, bekisting peri ini juga dinilai lebih efisien dari segi sumber daya daripada bekisting kayu. “Penggunaan bekisting ini menyebabkan tidak banyak kayu yang terbuang dan dapat menekan biaya konstruksi,” ungkap mahasiswa angkatan 2017 itu.

BACA JUGA:  Tim Spektronics ITS Sukses Puncaki Podium Chem-E-Car di Jerman

Tak hanya bekisting, tim juga mencanangkan inovasi pelat lantai precast hasil cetakan pabrik. Pelat ini digunakan sebagai inovasi dari pelat cor insitu konvensional yang dinilai lambat waktu pengerjaannya. “Pelat precast ini tinggal pasang memasang saja, sehingga mempercepat durasi proyek,” tuturnya.

Dengan efisiensi, waktu penjadwalan proyek juga dapat ditekan. Sehingga pendayagunaan sumber daya manusia (SDM) proyek nantinya bisa lebih maksimal. “Kami memprediksi proyek dapat selesai dalam waktu 20 bulan 22 hari,” kata mahasiswa bimbingan dosen Mohammad Arif Rohman ST MSc PhD ini.

BACA JUGA:  Hebat, Empat Gubes ITS MasukTop 2% Scientist in the World 2024

Melalui inovasi tersebut, tim Samala60 ini telah berhasil memenangkan juara pertama pada the 5th Construction Management Competition yang diselenggarakan Universitas Negeri Malang pada Civil Days 2020 lalu. Ia pun berharap, inovasi ini dapat menjadi sarana bagi mahasiswa teknik sipil Indonesia untuk memahami implementasi ilmu sipil di lapangan. (ST05)

Tags: ApartemenBekisting PeriInfrastrukturITSPelat Precast
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD bersama Dubes Indonesia

Tingkatkan Jejaring Global, ITS Sambut Kunjungan Dubes Swedia

Jumat, 13 Februari 2026
Ketua Dekranasda Jawa Timur sekaligus Bunda Literasi Jatim Arumi Bachsin

Di DPR RI, Ketua Dekranasda Jatim Gaungkan Gerakan 30 Menit Membaca di Ruma

Jumat, 13 Februari 2026

Pemkot Surabaya Sigap Tangani Lansia Tinggal di Gubuk 1×2 Meter di Tambaksari

Kamis, 12 Februari 2026
Foto ilustrasi

Rayakan Imlek di Kya-Kya Chunjie Fest 2026, Pemkot Surabaya Hadirkan Budaya Pecinan

Kamis, 12 Februari 2026

Berita Terkini

Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD bersama Dubes Indonesia

Tingkatkan Jejaring Global, ITS Sambut Kunjungan Dubes Swedia

Jumat, 13 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di pengadilan tipikor Sidoarjo.

Bersaksi di Pengadilan Tipikor Sidoarjo, Gubernur Khofifah Tegaskan Tuduhan Terima Fee/Ijon Dana Hibah Pokir Tidak Benar

Jumat, 13 Februari 2026
Ketua Dekranasda Jawa Timur sekaligus Bunda Literasi Jatim Arumi Bachsin

Di DPR RI, Ketua Dekranasda Jatim Gaungkan Gerakan 30 Menit Membaca di Ruma

Jumat, 13 Februari 2026

Pemkot Surabaya Sigap Tangani Lansia Tinggal di Gubuk 1×2 Meter di Tambaksari

Kamis, 12 Februari 2026
Foto ilustrasi

Rayakan Imlek di Kya-Kya Chunjie Fest 2026, Pemkot Surabaya Hadirkan Budaya Pecinan

Kamis, 12 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In